[review-buku] Papomics


Apa sih yang bikin seseorang tertarik menyomot sebuah buku di rak toko buku?

Sebagai penggemar warna merah dan gambar kartun, kedua elemen ini jadi elemen yang paling berpengaruh. Itulah sebabnya gue tertarik sama cover buku ini:

Papomics

Ditambah lagi dengan temanya tentang para bapak, membuat gue merasakan adanya keterikatan batin. Gue comot satu, gue buka-buka… lho, kok ceritanya ada yang gue kenal?

(lebih…)

Iklan

From MP to WP: More Blogging, Less Drama


Gue memang belajar ngeblog dari jalur yang ‘salah’, yaitu dari Multiply. Kenapa ‘salah’? Karena Multiply itu bukan (sepenuhnya) blog. Multiply adalah blog oplosan, karena dicampur dengan social networking.

Apa bedanya?

Berikut adalah definisi versi gue sendiri, yang gue rangkum dari berbagai sumber:

Blog: sebuah website yang biasanya dikelola secara pribadi, di mana posting-posting tersusun secara kronologis.

Social networking: sebuah layanan online yang memfasilitasi interaksi antar para anggotanya dengan notifikasi real-time dan konsep follow (misalnya: Twitter, Foursquare, Path)

Perpaduannya jadi kayak apa sih?

(lebih…)

Laman: 1 2 3 4 5

List ex-Blogger MP yang kini Blogger WP


Daftarnya komplit, disusun alfabetikal pula. Keren!

Iwan Yuliyanto

Di bawah ini adalah alamat resmi kawan – kawan blogger Multiply yang sudah menjadi blogger WordPress pasca ditutupnya fitur blog Multiply per 1 Desember 2012 (Resmi ditutup fitur blog pada tanggal 20 Maret 2013, dan murni berganti platform menjadi murni e-commercee, namun ternyata kemudian situs tersebut DITUTUP SELAMANYA pada tanggal 6 Mei 2013).

Update terakhir: 15 Desember 2013, 17.15 WIB
Jumlah: Lebih dari 400 WPers ex-MPer.

Semoga Anda menemukan kembali kawan – kawanmu di sini, dan kemudian saling memfollow mereka sebagai bagian dari upaya mempererat jalinan silaturahim.

Lihat pos aslinya 1.526 kata lagi

Posting Tulisan yang Sama di Lebih dari Satu Blog? Awas Dimusuhin Google!


Masih terkait urusan pindahan blog dari Multiply nih. Beberapa bulan lalu, mungkin udah ada firasat kali ye, gue mulai melakukan back-up blog gue di Multiply dengan cara melakukan cross-posting ke Blogspot. Jadi tiap kali bikin posting di Multiply, gue klik tombol cross-posting ke Blogspot yang memang disediakan oleh Multiply. Sehabis itu iseng-iseng gue coba googling untuk ngecek apakah posting baru gue udah tercium keberadaannya oleh Google. Hasilnya, ternyata hanya posting gue di Blogspot yang berhasil ditemukan, sementara yang di Multiply enggak!

Tadinya gue kira ini gara-gara sistem Multiply yang dodol. Ternyata ada penyebab lain*.

(lebih…)

Kehidupan Pasca Multiply (bag. 1)


Walaupun perdebatan masih aja seru soal apakah Multiply sebaiknya menghapus fitur blognya atau enggak, apakah ini keputusan yang tepat, apa iya Multiply tanpa blogger akan lebih menguntungkan, atau apakah Daniel Tumiwa tukang tipu atau bukan, mari kita melakukan apa yang perlu: menyelamatkan blog kita di Multiply.

Itu, kalau lu menganggap perlu menyelamatkan blog lu. Kalo enggak juga nggak papa sik.

Secara umum ada 2 hal yang bisa lu lakukan sekarang, yaitu:

Klik di sini kalo mau tau apa yang bisa dilakukan

ini dia, trik memenangkan sayembaranya Multiply Indonesia!


Udah pada tau kan, bahwa Multiply Indonesia lagi mengadakan sayembara berjudul “Mudik ke Multiply”? Sayembara ini terbuka untuk tiga kategori user: online seller, blogger, dan newbie / reactivated user. Kategori ke tiga ini yang menurut gue menarik.

Mari kita simak aturan mainnya:

Anggota/Aktivasi ulang di Multiply

 

Yang ini adalah buat mereka yang baru bergabung di Multiply, atau sudah pernah bergabung dulu, namun akunnya sempat tidak aktif. Tetap ada kesempatan untuk menang asal banyak beraktivitas di Multiply selama periode yang ditentukan!

 

 

Aturan lomba:

 

· Peserta tidak perlu meregistrasi akun

 

· Peserta adalah akun yang baru aktif atau baru diaktifkan kembali pada 19 Mei 2011-19 Juni 2011

 

· Peserta tidak pernah login dengan akun tersebut sejak 1 Januari 2011 hingga 19 Mei 2011.

 

· Setiap aktivitas baru akan mendapatkan satu poin: log in, upload foto, menambah teman, punya pengunjung blog, post blog, note post

 

· Pemenang akan ditentukan berdasarkan statistik Multiply, yang dihitung sejak 19 Mei 2011 hingga 19 Juni 2011.

 

    • Berbagai bentuk promosi diperbolehkan (voting, donasi, Multiply promote, banner, dan sebagainya)

 

  • Dilarang memuat konten pornografi, isu SARA, dan posting yang memicu kebencian dan mengandung penghinaan

 

 

 

 

Pemenang:

 

Peserta dengan poin tertinggi akan mendapatkan sebuah Blackberry PlayBook

 

Tiga peserta dengan traffic tertinggi selanjutnya akan mendapatkan modem 3G.

 

Perhatikan: poin didapat dengan memperbanyak aktivitas-aktivitas berikut:

  • log in
  • upload foto
  • menambah teman
  • punya pengunjung blog
  • post blog
  • note post

Poin – poin ini menurut gue sangat gampang buat ‘diakali’ – sampe gue sempet ragu sendiri apa iya pihak multiply menetapkan sayembara dengan kriteria segampang ini?

Nggak percaya? Silakan coba trik-trik berikut:


Loginlah seperti ingus

Karena frekuensi login termasuk aspek penambah poin, maka sering-seringlah keluar masuk sistem multiply sesering ingus keluar masuk lubang hidung. Caranya:

  1. kosongkan dulu checkbox “remember me” di login page multiply.
  2. simpan password di layanan pengingat password pada browser.
  3. login ke multiply
  4. klik logout di kanan atas
  5. ulang langkah 3 dan 4 sampe bosen



Foto ngapain diupload…sedot aja!

Salah satu fitur multiply yang sangat indah untuk mengakali jumlah upload foto adalah fitur import dari halaman web lain.
Jadi lu nggak perlu repot-repot milih foto dari harddisk untuk diupload, cukup masukin aja sembarang url yang mengandung banyak foto dan simsalabim… lu punya album foto baru yang berisi banyak foto! Kalo mau liat album foto gue yang tercipta berkat nyedot dari detik.com, klik di sini.

Memang isi albumnya jadi nggak keruan dan nggak jelas juntrungannya, tapi yang penting poinnya nambah, kan!


Pedagang, teman sejati
para newbie

Poin berikut yang bisa diakali adalah menambah jumlah teman. Mungkin kalo lu adalah seorang user baru, atau user yang udah lama non-aktif, lu pesimis dengan poin ini. Siapa sih yang mau bertemen sama anak baru yang belum jelas asal – usulnya, begitu mungkin pikir lu. Apalagi kalo liat user yang sok2an pasang kriteria accept atau decline kaya gini, duh, tambah males
deh.

Tapi tenang, jangan sedih!

Memang begitulah para blogger, suka sok penting dan sok eksklusif. Senangnya pilih-pilih teman. Makanya, kalo lu mau cari contact sebanyak-banyaknya, jangan add para blogger; add-lah para online seller!

Sebagai penjual, para online seller tentunya akan sangat senang kalo ada orang tertarik pada barang dagangannya. Maka, yang perlu lu lakukan adalah 3 langkah sederhana berikut:

  1. klik Marketplace
  2. klik secara acak barang-barang yang terpampang di situ, maka lu akan sampai ke halaman si empunya barang
  3. klik “add as contact” dan tambahkan salam perkenalan “Hai sist, tolong di-add ya, biar saya bisa update terus koleksinya yang keren-keren itu.” Ingat, harus pake ‘sist’ lho ya, kalo enggak maka elu nampak belum menjiwai spirit the sisterhood of online sellers.

Secara statistik, setiap bulannya ribuan online seller baru bermunculan di multiply. Kalo 50% aja mau mengaccept lu sebagai contact, maka udah pasti deh BB Playbook jatuh ke tangan!

Blogpost: carmuk itu menghasilkan

Untuk mengakali aspek yang ini, gue sarankan lu manfaatkan fitur ‘share’ yang ada di bawah setiap posting yang ada di multiply.

Kalo lu klik link ini, maka akan terbuka opsi untuk memuat linknya dalam sebuah blog post baru:

Langkah-langkah yang perlu lu lakukan adalah:

  1. Browsing sana – sini di jagad Multiply sampe nemu halaman yang kira-kira rame, banyak yang ngereply.

 

  • Share halaman tersebut sampe jadi blogpost baru di halaman lu sendiri, mengikuti langkah-langkah barusan. Biar keliatan agak serius dikit, kasih satu – dua kalimat pengantar seperti “baru nemu artikel keren banget, sekedar sharing”. Rada carmuk dikit gak papa lah, yang penting penulisnya nanti merasa dihargai.
  • Setelah jadi, copy url blogpost baru lu, terus paste sebagai reply di blogpost asalnya diiringi ucapan, “nice article gan / boss / sist, ijin share ya di (url)”. Kalo dapet reply kayak gitu, pemilik posting aslinya pasti akan merasa tersanjung 12 dan buru-buru berkunjung balik ke halaman lu. Nambah satu deh poin pengunjungnya.

 

Post note: let it flow, baby!
Poin yang ini bukan main gampangnya untuk direalisasikan. Lu tinggal sering-sering mampir ke halaman postnya Multiply di sini. Tanpa perlu repot-repot lagi, lu tinggal ketik isi post notenya dalam kotak putih dan klik “post” – selesai!

Kalo pertanyaan lu sekarang adalah apa yang harus dipost, tentunya bisa apa aja. Misalnya pagi-pagi post “selamat pagi rekan-rekan semuanya, semoga dalam keadaan sehat wal afiat”. Siangan dikit post “sudah siang, masih tetap semangat kan?” Ntar sorean post “semoga tabah menghadapi kemacetan!”. Atau, lu juga bisa coba bikin “kulnotes”. Kalo di twitter ada “kultwit” – pembahasan suatu materi panjang yang dicicil sebaris demi sebaris lewat twit, kenapa di MP nggak bikin hal yang sama? Jadi, jangan teruskan pembahasan di reply notes-nya, tapi bikin di notes baru secara berseri.

Atau… duh, susah-susah amat bikin kuliah segala di notes. Kenapa nggak bikin satu notes berisi satu kata? Jadi deretan quicknotes lu nantinya akan berbentuk seperti ini:

“Hai…” – 5 minutes ago for everyone
“Teman-” – 5 minutes ago for everyone
“teman” – 5 minutes ago for everyone
“apa” – 4 minutes ago for everyone
“kabar?” – 4 minutes ago for everyone

Bayangkan, cukup dengan menulis 1 kalimat doang, kalian bisa membuat 5 quicknotes! Keren kan? Dan nggak usah terlalu kuatir dianggap nyampah di message board, sapa suruh mereka accept invitation elu, ya gak?

Demikianlah trik juara dari gue, selamat mencoba, semoga sukses!

*gue tidak bertanggung jawab atas segala risiko yang mungkin timbul akibat menjalankan trik ini, antara lain risiko dihujat orang se-MB, digosipin, bahkan diremove dari contact. Risiko tanggung sendiri!

facebook vs. multiply


Mana yang lebih keren, facebook atau multiply? Setelah beberapa bulan ngutak-atik facebook, akhirnya gue bisa menarik kesimpulan. Berikut pandangan gue, dari berbagai segi:

Networking
Untuk urusan memperluas network, FB lebih unggul. Secara intuitif dia aktif menawarkan orang-orang yang mungkin kita kenal, di halaman home. Dan kalo diperhatiin, orang-orang yang ditawarkan FB dalam menu ‘people you may know” itu diurut dari yang jumlah kesamaan teman yang terbanyak. Maksudnya gini: misalnya si A dan si B sama-sama berstatus temannya teman kita, maka si A yang kenal 5 orang dari teman-teman kita akan disodorkan lebih dulu ketimbang si B yang cuma kenal 2 orang dari teman-teman kita.
Selain itu, FB juga rajin mengabarkan teman-teman kita yang kena tag di album orang lain, karena besar kemungkinan si pemilik album ternyata teman kita juga.
Kayaknya, kalo MP berprinsip “buatlah network seperlunya aja”, sedang FB bilang “ayo tambahin dong network lu!”
Aplikasi
Hanya ada di FB, tapi bukan berarti jadi “plus factor” dibandingkan dengan MP. Emang kalo lagi nggak ada kerjaan dan lagi nggak ada yang mau ditulis, asik juga ngutak-atik application, tapi benda ini lebih sering mengganggu. Pernah tercatat 101 application yang minta diapprove, dan dalam sehari gue coba ladenin satu per satu. Eh 2 hari kemudian udah muncul lagi 101 invitation. Edan.
Sharing link dan external pages
Di fitur ini FB juga unggul. Nggak perlu repot2 upload foto, tinggal paste link yang mau dishare dan secara otomatis FB akan menawarkan foto apa yang mau dihotlink dari halaman yang kita post.
Customization
MP jelas lebih unggul, halaman FB nggak bisa dipersonalisasi tampilan warna dan background-nya.
Navigasi
MP menang di sini. Setiap account punya sistem navigasi yang jelas dalam klasifikasi ‘journal’, ‘photos’, ‘calendar’, dsb dalam posisi yang mudah dilihat. Jadi pengunjung bisa dengan mudah menemukan posting-posting yang udah lewat. Sedangkan di FB kadang posisinya nyelip, tergantung dari selera si pemilik account.
Upload Foto
Nah untuk fitur yang satu ini MP jauh lebih unggul. Semalem gue coba upload foto dengan jumlah yang sama ke FB dan MP. MP lewat aplikasi Auto Uploader, FB lewat Java Uploadernya. Hasilnya, foto di MP terupload dalam waktu kurang dari setengah jam, sementara di FB butuh 4 jam lebih! Itupun ternyata error, nggak semua berhasil terupload. Selain itu, ukuran foto di FB selalu diresize ke ukuran kecil, nggak ada opsi untuk menampilkan full size image. Bahkan kalo dibandingkan antara Java Uploader versi MP vs versi FB, MP lebih unggul karena foto yang akan diupload tinggal di-drag-and-drop, sementara di FB harus browse folder. Oh iya, selain itu juga ada batas maksimal 60 foto per album di FB.
Tag Foto
MP sedikit lebih unggul karena untuk tagging foto tinggal klik fotonya dan tambahin tagnya. Di FB harus ada 2 klik tambahan.
Akses Eksternal
Semua tulisan yang kita posting di MP, selama diset ‘everyone’, bisa dibaca semua orang sekalipun bukan anggota MP. Tulisan di FB hanya bisa dibaca para anggota FB. MP lebih unggul di segi ini.
Quote Reply
Di FB kita nggak bisa mengutip reply orang, akibatnya menyulitkan kalo mau mengomentari reply dalam jumlah banyak. MP lebih unggul di sini.
Update Status
Hal kecil yang lumayan membantu untuk saling menginformasikan aktivitas terakhir kepada para teman. Sayangnya di MP nggak ada.
Kesimpulannya, FB ideal untuk memperluas network, kenalan sama temen baru, ketemu temen lama, dan iseng-iseng main application. Tapi untuk ‘etalase’ portfolio, sharing pengetahuan, MP lebih unggul.

lagi iseng? kurang kerjaan? nggak bisa tidur? Nge-Facebox aja gih…


Buat yang rajin mampir di blognya Multiply mungkin udah pada tau ya soal ini, tapi buat gue terobosan MP yang satu ini bener2 menarik – makanya gue share di sini. Great job multiply team!!

Jadi gini: baru-baru ini MP meluncurkan fitur terbarunya yang bernama Facebox. Fitur ini memungkinkan kita untuk ngasih identitas buat contact kita yang muncul di sebuah foto – di album manapun di jagad MP raya ini!

Caranya cukup dengan mengklik wajah yang mau kita namain di foto tersebut, nggak lama kemudian akan muncul sebuah box di mana kita bisa ngisi MP ID orang yang bersangkutan. Contohnya seperti yang gue lakukan terhadap foto Chika dari album pernikahan Ade dan Bayu berikut ini:

(lebih…)

ingin pasang shoutbox di MP? Bisa, boss!!


Kalo ngeliat dari tema pertanyaan yang masuk ke PM gue selama ini, soal shoutbox adalah yang paling banyak peminatnya. Shoutbox memang lumayan berguna untuk berkomunikasi dengan para pengunjung yang non-anggota MP.

Masalahnya, hampir semua shoutbox gratis yang beredar saat ini berbasis javascript – padahal, setting MP nggak memungkinkan untuk memasukkan elemen APAPUN yang berbasis javascript di account MP kita – kecuali untuk member premium – yang mana sekarang pendaftarannya udah ditutup. Sebagaimana pernah gue jelaskan di journal gue yang ini, TADINYA kondisi ini masih bisa diakali dengan memasang shoutbox yang tidak berbasis javascript – misalnya yang berbasis flash. Tapi sayang disayang, bunchball, penyedia layanan shoutbox flash, sekarang telah menghentikan layanannya.

Jadi, gimana? Nggak bisa pasang shoutbox dong?

Bisa, Boss!!

Untuk jelasnya, mari kita ikuti percobaan si Mbot X berikut ini:

1. Pertama-tama, Mbot X mendaftarkan diri ke salah satu layanan shoutbox gratis, misalnya Cbox. Ini sekedar contoh aja lho, karena selain Cbox ada banyak banget penyedia layanan shoutbox – masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Ada yang dlindungi dengan anti-spam, ada yang pake administrator access… macem2 deh. Silakan googling sendiri2 ya untuk menentukan shoutbox yang dirasa paling cocok.

2. Setelah mendaftar, Mbot X mendapatkan HTML code shoutboxnya.

3. Mbot X mengcopy code tersebut ke Notepad. Di bagian awal dan akhir code, dia menambahkan kode pembuka dan penutup html, <html> dan </html>

4. Mbot X mensave file notepadnya tadi menjadi HTML. Pada isian nama file, dia menambahkan “.html” di belakang nama file dan di isian ”save as type” dia memilih ‘”All Files (*.*)”

5. Mbot X membuka MP-nya, dan membuat journal baru (“Post > Blog”). Dia memberi judul dan mengisi journal baru tersebut secara asal-asalan karena nggak penting apa isi dan judulnya – yang lebih penting adalah ATTACHMENT-nya. Dia mengupload file html yang telah dibuatnya di langkah ke 4 tadi dengan mengklik tombol nomor 14 alias tombol paling kanan (gambar paperclip) di toolbar halaman posting journal.

6. Mbot X mensave journal tersebut. Agar tidak mengganggu message board dengan journal yang kurang penting, dia mengaktifkan’Advanced Posting’ dan meng-uncheck pilihan “Post to the message board”. Setelah journal berhasil disave, Mbot X mengcopy link menuju attachment tersebut dengan cara menekan tombol mouse sekunder (biasanya tombol kanan) dan memilih “copy link location” (ini untuk browser firefox, kalo pake browser lain mungkin perintahnya sedikit beda).

7. Mbot X mengedit halaman depan / ‘home’-nya dengan cara mengklik “Customize My Site” dan mengklik “edit” pada kotak di sebelah Welcome Message. Setelah terbuka box editornya, Mbot X mempaste perintah berikut:

<object type=”text/html” data=”http://link_menuju_attachment_file“>

Mbot X mengganti http://link_menuju_attachment_file dengan… yak… betul sekai, dengan link yang dicopynya pada langkah ke . Setelah itu Mbot X mengklik “Save” dan… TADAAAA…. dia sekarang telah memiliki shoutbox!

Selamat mencoba :-))

FAQ tentang Multiply gue


Selama ini cukup banyak pertanyaan yang masuk ke PM / shoutbox gue seputar MP, dan sebagian besar di antaranya menanyakan hal yang sama. Untuk itu, biar lebih praktis, gue satuin aja jawaban2 untuk pertanyaan yang sering muncul di posting yang ini ya!

Gue pingin pasang shoutbox / gambar / ikon / javascript di sebelah kanan halaman kaya elu, gimana caranya?

Kalo elo adalah anggota gold account, lo bisa isi bagian kanan halaman itu dengan mengklik link ini (link sudah mati). Kalo bukan gold account, sayang sekali, nggak bisa customize bagian tersebut.

Gold account itu apa sih?

Gold account adalah bagian dari premium membership yang pernah ditawarkan oleh Multiply (selain gold juga ada diamond dan platinum, kalo ga salah). Dengan membayar sejumlah uang, anggota premium membership memperoleh sejumlah fasilitas tambahan seperti akses untuk menginstall javascript di MP-nya.

Kedengerannya seru. Mau dong ikutan jadi gold account!

Sekarang pendaftaran untuk jadi gold account udah ditutup. User yang dulu udah terdaftar dalam gold account tetap terdaftar sebagai anggota gold account, tapi nggak ada penerimaan anggota baru.

Temen gue yang gue yakin betul bukan anggota gold account kok bisa masang javascript sih di halamannya? Kok gue nggak bisa?

Berarti dia masang javascript itu dulu sekali sebelum multiply melarang pemasangan javascript. Bagusnya multiply adalah, kalo dia bikin sebuah pembatasan / peraturan baru, nggak berlaku surut. Orang yang udah telanjur pasang, nggak akan dicabut.

Tapiiii… ada cara ngakalinnya. Baca jawaban untuk pertanyaan berikut.

Gue ingin banget punya shoutbox, tapi katanya nggak bisa pasang javascript. Trus gimana dong?

Ya berarti harus pasang shoutbox yang basisnya bukan javascript. Bisa coba shoutbox berbasis flash dari bunchball (link sudah mati), misalnya.

UPDATE:

Ternyata ada cara untuk ngakalinnya. Lengkapnya bisa dibaca di tips yang ini.

Gue mau nyoba tips lo tentang pemasangan ikon di address bar seperti yang dibahas di sini, tapi kok muncul warning “javascript / css not allowed”. Kenapa?

Iya, dengan sangat menyesal gue beritahukan bahwa tips itu udah nggak bisa dijalankan lagi.

UPDATE (Desember 2007):

Tapi bisa diakalin dengan cara yang diposting oleh Arya di sini (link sudah mati).

Gue ingin posting market / recipe / link seperti orang2, kok nggak ada pilihan untuk itu dari menu post ya?

Ya, pilihan untuk membuat kedua jenis posting itu memang udah dihapuskan oleh pihak multiply. Seperti udah gue jelasin tadi, buat yang udah pernah posting market dan recipe akan tetap ada, tapi buat yang belum pernah sekarang nggak bisa lagi. Dulu sih bisa diakalin dengan cara yang gue posting di sini, tapi sekarang tips itu udah nggak berlaku lagi.

UPDATE (Desember 2007):

Kabar gembira, sekarang posting market dan recipe udah dimunculin lagi oleh admin MP. Jadi kalian tinggal pilih menu “post” trus bikin deh posting resep dan dagangan kalian!

Gue ingin di halaman depan MP gue muncul pilihan menu blog / video / music / review / calendar / photos, gimana caranya?

Ya harus posting dulu minimal satu posting untuk masing2 kategori.

Gimana sih caranya ngedandanin halaman multiply biar bentuknya jadi kaya gini?

Kumpulan tips and tricknya bisa dibaca di sini (link sudah mati).

Gue pake template dari blogspot gue di multiply, kok hasilnya jadi acak-adul sih?

Ya, karena nama2 classnya pasti beda. Template itu kan pada dasarnya file css, yang bekerja berdasarkan penamaan class pada elemen2. Kalo nama classnya beda ya nggak bisa jalan. Biar lebih jelas baca deh kumpulan posting gue tentang css di sini (link sudah mati).

Gue abis mempercantik MP gue, waktu gue buka di IE nampak baik2 aja tapi kalo dibuka di firefox / browser lain jadi aneh. Kenapa?

Karena ada beberapa perintah yang hanya spesifik bisa dibaca oleh browser tertentu aja. Kalo mau aman, gunakan perintah2 yang umum2 aja.

Gue ingin belajar utak-atik CSS. Program yang paling gampang untuk belajar apaan ya?

Coba deh Macromedia Dreamweaver 8, dengan program itu HTML dan CSS bisa diedit secara terintegrasi.

Ada yang lebih gampang lagi nggak, yang tinggal “drag and drop” gitu?

Setau gue sih nggak ada. Coba tanya yang lain, barangkali ada yang tau.

Di sebelah kanan halaman lo gue liat ada box “random link”. Itu dapet dari mana sih? Mau dong.

Itu boleh nemu dari dynamicdrive.com dan dimodif sedikit. Kalo mau sourcenya, tinggal klik tombol mouse kanan dan pilih “view source” – langsung ketahuan deh. Tapi inget, benda itu menggunakan javascript, yang bukan gold account nggak bisa ikutan pasang.

UPDATE: bisa dipasang, asal menggunakan ‘trik’ tertentu. Baca penjelasan untuk shoutbox.

Gue bukan anggota MP. Gimana caranya gue tau kalo ada posting baru di sini?

Bisa subscribe ke feedburner, udah disediain tempat di sebelah kanan tuh, tinggal masukin alamat e-mail lo di sana. Ikuti beberapa tahapan, nanti setiap kali ada posting baru di sini akan langsung dikirimin alert.

Manfaat Multiply bagi gue


Menjawab pertanyaan Ima di journalnya Wiku, inilah manfaat yang gue rasakan setelah 1,5 tahun ikutan MP:

  1. Promosi dagangan VCO secara mudah dengan jangkauan luas. Sekitar 30% pembeli VCO gue mengaku mendapatkan informasi dari internet, salah satunya ya section market di MP gue ini.
  2. Belajar dan berlatih html secara menyenangkan. Dulu waktu pertama kali join, mau bikin hyperlink aja musti liat contekan dulu. Sekarang bangsanya kode styling aja mah bisa langsung ketik, nggak butuh frontpage
  3. Belajar dan berlatih nulis. Dari reply-reply di MP, gue dapet feedback sebagai acuan untuk terus belajar nulis.
  4. Dapet surprise party waktu ultah, untuk pertama kali dalam hidup gue. Memang pemrakarsanya adalah istri tercinta, tapi jadi lebih seru dengan kehadiran tim rusuh MP!
  5. Bisa nyobain main paintball. Temen2 kuliah / kantor rata2 udah merasa ketuaan untuk main paintball, untung masih ada tim rusuh MP.
  6. Dapet “kado” pernikahan yang berkesan banget. Thanks for coming, guys! It was a day full of magical moments.
  7. Pergi ke kota manapun, bisa ketemu temen. Di Bandung bisa ketemu Tei, di Bali ketemu Deky
  8. Dapet inspirasi untuk bikin proposal unik ke Ida
  9. Dapet informasi berharga sehingga nggak repot waktu perpanjang SIM!
  10. Punya sekumpulan tester untuk game-game baru. Sebuah game nggak akan ketauan seru atau enggaknya sebelum diujicoba. Thanks to tim rusuh MP yang udah jadi tester game waktu di kopdar Cipanas.
  11. Ngerasain malam tahun baru paling seru seumur hidup gue!
  12. Bisa masuk Detikinet
  13. Bisa dapet info tentang nonton bareng Voltus, yang akhirnya memperkenalkan gue dengan Noer yang selalu segar. Nggak nyangka gue bisa nonton lagi salah satu serial paling inspiratif dalam hidup gue.
  14. Bisa beli voucher hotel murah… dan ngajak istri jalan-jalan ke Bali.
  15. Yang paling penting: bisa dapet sekumpulan temen baru yang beraneka ragam latar belakangnya, sehingga bisa dapet pengalaman baru, belajar hal2 baru dari mereka, dan hmmm… dinamika interaksinya lebih seru dari telenovela. Kadang yang offline lebih heboh daripada yang online!

Gimana dengan kalian, manfaat apa yang udah didapat dari Multiply? Apaa… belum join MP? Buruan gih daftar… buruaan… ga nyesel deh!

Keterangan foto: gue, di warnet Atheroz Bandung, sepulang resepsi kawinan temennya Ida tanggal 25 Feb 2006 jam 23.22. Istri sampe bete nungguin.

Behind the scene: Game di Halal Bihalal MP


Whuaaah… capek banget hari ini, tapi seru bangeeet..!

Mungkin nggak banyak yang bisa gue ceritain di sini, mengingat gue nggak sampe 12 jam ikutan dalam acara yang diskedul untuk 2 hari ini, tapi mayan lah ya, itung2 preview buat yang nggak sempet hadir. Gue yakin paling lambat Senin foto2 udah mulai bermunculan di MP. Dan yakinlah, jumlahnya akan buanyaaaakkkk banget!!

Cerita gue dimulai hari Kamis 10 November kemarin. Rapat pleno panitia. Gue dan Ida ngumpul di PlaNgi bareng Iwan, Nozqa, Wiku, Bayu, Ade, Ciput dan tentunya ibu bupati, disusul Wib dan Soraya yang muncul belakangan dan Sigit yang muncul belakangan banget. Ada Nanin juga, nggak sengaja ikutan rapat krn dia baru pulang fitness dan langsung mendaftarkan diri ikut Halal Bihalal. Secara gue kebagian megang game untuk hari Sabtu pagi, semua pada nanya-nanya kayak apa gamenya – dan gue cuma bisa ngasih gambaran selintas aja karena konsep gamenya emang belum gue susun! Hehehe… Toh, besokannya (Jum’at) masih ada hari, pikir gue.

Jum’at 11 November 2005. Pagi-pagi gue udah niat mau cari tukang reparasi tivi, mengingat minggu depan udah mulai ngantor lagi. Eh tau2 ibu gue nitip beliin obat di pasar baru. Abis beli obat pulang ke rumah, sholat Jum’at, pergi lagi untuk urusan “bisnis”, mampir kantor Shanti ngambil pepaya untuk dibawa besok, jemput Ida yang lagi training di Caringin – deketnya Hero Terogong, pulangnya mampir makan bakmi bloon di Theresia, trus sampe rumah pergi lagi ke rumah kakak gue di Sunter untuk minjem mobil. Abis ngambil mobil, gue pesen pastel untuk jatah potluck di Holland Bakery Cikini, belanja-belanja dikit di Hero, baru nyampe rumah. Liat jam, udah jam 9 lewat… trus pikir-pikir: nah lo, gue belum nyiapin apa2 untuk game besok!! Matiiii….!!

Maka malem itu gue ngebut nyiapin game sebisa-bisanya. Yang pertama game Potongan Lagu. Masing-masing peserta dapet 1 kertas kecil bertuliskan satu kata dari sebuah lagu. Waktu nerima kertas itu, mereka nggak tau bahwa itu adalah bagian dari sebuah lagu. Tantangannya adalah gimana cara mereka menemukan kelompoknya (yaitu peserta-peserta yang megang teks dari lagu yang sama) tanpa berunding – hanya dengan membacakan kata yang mereka pegang itu aja.

Berhubung gue nggak tau pasti akan ada berapa jumlah orang yang hadir besok pagi (karena pesertanya kan ada yang dateng sore, ada yang minggu pagi, etc), terpaksa deh gue siapin 5 lagu untuk dipotong-potong: “Aku Seorang Kapiten”, “Naik Kereta Api”, “Topi Saya Bundar”, “Bintang Kecil”, sama “Burung Kakak Tua”.

Dah, beres satu game. Selingan: muncul Bayu dan Ade, Ade-nya mau nginep karena mau berangkat bareng besok. Kembali pada game. Kembali mengalami proses alam di mana kalo udah memasuki tahap desperate dikejar deadline, suka muncul ide-ide yang bermanfaat. Gue tau2 keinget sama game “Win Lose or Draw”: 2 kelompok peserta bersaing adu cepet menebak petunjuk yang digambar di atas flipchart. Tapi berhubung besok belum tentu ada tempat untuk naro flipchart, maka gue modifikasi sedikit jadi game bernama “Body Language”. Cara mainnya: 4 orang maju mewakili kelompok. Kepada wakil kelompok yang 4 orang ini ditunjukkan kartu yang memuat sebuah kata terdiri atas 4 huruf. Tugas wakil kelompok memposisikan tubuhnya sedemikian rupa membentuk huruf sehingga kelompoknya bisa menebak kata apa yang dimaksud.

Sebenernya rada was-was juga untuk make game ini, karena belum pernah diujicoba sebelumnya. Yang namanya game tuh selalu nggak terduga; kadang yang di atas kertas bakal seru ternyata garing, atau sebaliknya – game yang kayaknya udah basi ternyata malah disambut meriah. Tapi, kalo nggak pernah diujicoba kita nggak akan pernah tau ini game akan seru atau garing!

Setelah nemu game ke dua dan nyiapin kartu2 petunjuknya, sebenernya gue masih punya 1 ide game lagi. Konsepnya mirip sama segmen “Tebak Wajah” di kuis Berpacu Dalam Melodi: kepada peserta ditunjukkan 4 potongan gambar wajah secara berurutan di layar, makin lama makin jelas wajahnya tapi makin kecil hadiahnya. Yang terpikir sama gue, karena besok nggak mungkin menampilkan potongan wajah, maka soalnya diganti dengan cuplikan informasi. Makin ke belakang makin jelas siapa yang dimaksud, tapi nilainya makin kecil. Cuma akhirnya ide ini gue drop karena udah kemaleman dan gue juga udah nggak mood nulis2 kartu petunjuk banyak2. Mungkin bisa dipake kapan2.

Selain itu gue juga melengkapi diri dengan sedotan, aqua botol, kertas dan spidol. Alat2 ini fleksibel untuk dipake main game dalam ruangan, bisa jadi banyak kemungkinan. Ditambah dengan game Mystery Guest yang udah beberapa kali gue mainin di kantor2 sebelumnya. Kalo game yang ini andalan deh, pasti bisa bikin suasana jadi seru. Cara mainnya mirip sama kuis Siapa Dia di TVRI dulu. Bedanya, ada 4 orang yang disembunyin di balik layar, tapi hanya 1 yang jadi mystery guest. Sisanya sekedar jadi pengecoh aja. Tugas peserta adalah nebak siapakah yang jadi mystery guest itu, dengan cara mengajukan pertanyaan tertutup (yes / no question). Nanti mystery guestnya ngejawab dengan isyarat yang udah ditentuin, misalnya mengetuk satu kali untuk “Ya” dan dua kali untuk “Tidak”. Tadinya juga sempet kepikiran mau bawain Helium Stick seperti yang gue mainin di acara ini, tapi males bawa2 tongkat pelnya

Seluruh persiapan baru beres jam 1/2 2 saja, dan gue langsung bablass… tidur sampe pagi.

Hari ini, tanggal 12 November; bangun rada kesiangan jam 6, sarapan bubur Tanjung yang nomor 3 terenak di Indonesia, Nanin dateng ontime jam 7 sementara gue belum mandi, dan baru nggelinding jam 8. Sampe lokasi jam 1/2 11 lewat, sementara di jadwal harusnya ice breaker game mulai jam 10. Pritha menyambut Ida dengan pertanyaan,

“Es-nya manaaaaa….?”

“Es apaan??”

“Es breakeeeeerrr….”

Huhuhuhu, nyindir keterlambatan kami rupanya….. maap deh maaaap…!

Game akhirnya baru mulai jam 11 lewat, dibuka dengan game Potongan Lagu. Berhubung jumlah pesertanya 20-sekian, maka gue pake lagu “Topi Saya Bundar” dan “Aku Seorang Kapiten” yang total jumlah potongan katanya 26. Hasilnya sedikit mengejutkan karena yang seharusnya cuma terbentuk 2 barisan ini malah jadi tiga; orang-orang yang kebagian teks ‘Kapiten’ eyel-eyelan nggak mau ngegabung karena masing-masing ngerasa udah melen
gkapi lagunya. Untung akhirnya mereka insyaf dan mau bergabung. Kelompok dengan lagu Topi dinyatakan sebagai pemenang.

Sejak game pertama ini maka peserta terbagi jadi 2 kelompok, kelompok Topi dan kelompok Kapiten. Game ke dua, mendadak gue kepikiran bikin game tambahan. Gamenya ece-ece banget: masing2 kelompok harus mengirim wakil maju. Wakil yang dikirim maju harus memenuhi 5 syarat: (1.) Gabung di MP sebelum 2005 (2.) jumlah contact 100-250 orang (3.) Id-nya mengandung angka (4.) tampilan MP-nya berwarna (nggak putih polos). dan (5.) Pernah jualan sesuatu di Market-nya MP. Wakil yang dikirim ke depan maksimal 5, tapi makin banyak wakil yang dikirim, nilainya makin kecil. Jadi nilai maksimal 50 diberikan untuk kelompok yang bisa memilih 1 wakil yang memenuhi 5 kriteria tsb. Kalo yang dikirim maju 2 orang, maka nilainya 40, dst.

Ini game ece-ece dalam arti kurang seru karena kurang terasa kompetisinya, tapi bagus untuk pengenalan antar anggota kelompok. Untuk bisa ngirim wakil ke depan, mereka harus saling kenalan dulu di kelompok masing-masing kan? Game ini dimenangkan oleh kelompok Kapiten yang ngirim 2 wakil, sementara kelompok Topi kirim 3.

Game berikutnya: Mystery Guest. Kedua kelompok sukses menebak identitas Widji melalui serangkaian pertanyaan yang makin lama makin nggak jelas seperti “Apakah Anda punya pacar di Rawamangun?” “Apakah Anda yang waktu itu ikut Ari jalan-jalan ke rumah Latief?” dan “Apakah Anda mirip Tora?”==> pertanyaan yang ini dianulir karena menyangkut fisik.

Game ke-empat, “Body Language“. Komentar-komentar peserta di awal permainan sempet bikin gue pesimis karena pada bilang ‘huruf apa tuh, nggak jelas!” sementara keempat peraga di depan udah jungkir balik. Shanti malah sampe rebah di lantai demi dedikasinya memperagakan huruf J. Untungnya, setelah lewat beberapa soal peserta mulai bisa menangkap bentuk-bentuk huruf yang diperagakan dan akhirnya seru sendiri. Pheeeewww….. lega. Game ini akhirnya dimenangkan kelompok Kapiten sekaligus mengukuhkan kelompok ini sebagai juara umum.

Jam 12 makan siang, dilanjutkan dengan acara diskusi Forum Multiply For Humanity bersama Ciput. Ini molor 2 jam dari jadwal, seharusnya jam 1 jadi jam 3 aja gitu. Sekitar jam 6 gue Ida dan Nanin beranjak pulang. Ade nggak ikutan pulang, sehingga tempatnya di mobil digantikan oleh Uthe.

Buat panitia, thanks banget buat segala upayanya bikin acara ini terlaksana. Kalian semua emang TOP ABIS !! Ditunggu liputan dan foto-fotonya.

  • Komentar Terbaru

    mbot di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    Tjetje [binibule.com… di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    [sharing HRD] negosi… di [sharing HRD] WASPADA! 5 gelag…
    Koper | (new) Mbot… di Realita, Cinta, dan Rock n…
    mbot di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    ganganjanuar di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    mbot di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
    Tjetje [binibule.com… di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
    mbot di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
    enkoos di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.247 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda. Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke s […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: