Di Balik Jempol Para Om


Awalnya, seorang temen mengomentari suaminya yang lagi berpose untuk difoto, “Nggak usah ngasih jempol, kayak om-om!” Sejak itu gue lantas memerhatikan foto-foto para om-om, dan ternyata bener: banyak om-om, termasuk gue, yang ngacungin jempol kalo disuruh berpose. Yah, mungkin nggak sampe melebihi 50% populasi om -om sih, tapi porsinya cukup signifikan, lah. Maka lahirlah meme ini:

(lebih…)

Cara Gampang Bikin Watermark Pake FastStone Photo Resizer (Freeware)


Berikut ini langkah-langkahnya, menggunakan program gratisan bernama FastStone Photo Resizer yang bisa didownload di sini. Keterangan lengkapnya dibaca di caption masing-masing foto ya!

watermark yang lemah

‘Watermark’ dalam konteks foto online adalah gambar / tulisan, biasanya semi transparan, yang ditambahkan kepada gambar digital sebagai ‘merk’ atau ‘tanda kepemilikan’ atas gambar digital tersebut. Tujuannya adalah supaya kalo gambar digital tersebut dicopy orang, tetap ketahuan dari mana asal-usulnya dan siapa pemilik aslinya.
Ada banyak cara membuat watermark, salah satunya dengan menggunakan program populer ‘Picasa’ keluaran Google. Sayangnya, watermark ala Picasa ini menurut gue terlalu lemah karena nggak bisa diatur ukuran dan posisinya. Begitu kita mengaktifkan perintah untuk ngasih watermark, maka watermark yang muncul ya cuma sekecil itu, dan posisinya selalu di pojok kanan bawah itu (lihat gambar). Watermark model begini menurut gue lemah, karena sangat gampang buat dibuang. Nggak perlu pake program grafis yang canggih-canggih, pake MS Paint pun si maling bisa menghilangkannya dengan sangat gampang.

 

watermark di tengah foto

Gue sendiri lebih suka watermark semitransparan yang melintang di tengah foto, seperti yang muncul di foto-foto koleksinya istockphoto ini. Memang sedikit mengurangi keindahan, tapi yang jelas watermark jenis ini jauh lebih sulit dibuang. Minimal harus pake program grafis sekelas Photoshop, itupun seringkali nggak bisa dibuang secara sempurna.

 

menu faststone photo resizer

Salah satu program yang gue rekomenasikan adalah FastStone Photo Resizer (FSPR); karena selain gratisan, gampang digunakan, juga nggak berat untuk dijalankan di komputer jebot seperti komputer gue ini. download setup filenya juga nggak berat, sebab ukurannya cuma 1.33 MB.
Caranya gampang banget: jalankan program FSPR, maka akan muncul folder tree harddisk lo. Buka folder yang berisi foto, dan pilih foto-foto mana aja yang akan lo pasangi watermark. Klik ‘Add’, maka foto-foto yang udah lo pilih akan pindah ke bagian kanan layar. Abis itu pilih ‘Advanced Options’.

 

menu watermark faststone photo resizer

Setelah lo klik tombol ‘Advanced Options’, akan terbuka window baru yang bentuknya seperti ini. Jangan bingung ngeliat ada menu ‘text’ dan ‘watermark’ di sini. Apa bedanya?
‘Text’, gunanya untuk menambahkan watermark dalam bentuk tulisan. Sedangkan ‘watermark’, untuk menambahkan watermark dalam bentuk gambar (misalnya logo perusahaan}. Untuk gampangnya, pilih aja menu ‘Text’. Lo bisa tambahkan tulisan sesuai selera, juga bisa diatur ukuran, warna, dan posisinya.
Setelah selesai, klik ‘OK’ dan lo akan kembali ke window awal. Di situ lo tinggal klik tombol ‘Convert’, maka gambar-gambar pilihan lo akan dibuatin duplikat yang berwatermark. jangan kuatir, program ini nggak akan ‘menimpa’ / ‘over write’ gambar asli lo, dia hanya membuat duplikatnya aja.

 

watermark dengan faststone

Watermark hasil karya FastStone Photo Resizer. OK, kan? Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

picasa uploader: upload foto FB jadi hore


Waktu posting tentang perbandingan FB vs MP, t4mp4h ngasih tau di reply-nya bahwa foto di facebook bisa diimport dari picasa.
Hari ini gue iseng googling dan berhasil nemu apa yang dia maksud.

Ternyata dengan sebuah tambahan aplikasi kecil, kita bisa mengupload foto-foto dari harddisk langsung ke facebook via software picasa. Ini menolong banget buat kalian yang bernasib sama seperti gue: upload foto ke FB pake java application, nunggu 4 jam, terus dapet message “upload failed”. Yaarggh!

Cara make FB Picasa Uploader ini gampang banget. Pertama-tama tentunya elu harus udah mendownload dan menginstall software Picasa dari Google. Setelah Picasa terinstall, mampir deh ke situs Picasa Uploader. Secara otomatis situs ini akan menscan isi komputer lo sehingga lo bisa langsung menginstall Picasa Uploader dengan sekali klik. Tapi bila karena satu dan lain hal situs ini gagal menemukan instalasi Picasa lo, padahal lo yakin udah menginstall Picasa di komputer lo, maka lo bisa mendownloadnya secara manual. Caranya, kunjungi halaman FAQ ini, baca di bagian ‘Installation’. Di situ ada link untuk mendownload aplikasinya secara manual. Setelah didownload, simpen di folder ‘buttons’ dalam folder tempat lo menginstall Picasa.

Setelah aplikasi ini lo tambahkan, maka di software Picasa lo akan muncul sebuah tombol berlogo FB di sebelah kanan bawah layar, bentuknya kaya gini:


Lo tinggal select foto2 yang mau lo upload ke FB dan klik tombol tersebut, maka proses upload akan berjalan jauh lebih cepat dan terpercaya.

Selamat mencoba!

lagi iseng? kurang kerjaan? nggak bisa tidur? Nge-Facebox aja gih…


Buat yang rajin mampir di blognya Multiply mungkin udah pada tau ya soal ini, tapi buat gue terobosan MP yang satu ini bener2 menarik – makanya gue share di sini. Great job multiply team!!

Jadi gini: baru-baru ini MP meluncurkan fitur terbarunya yang bernama Facebox. Fitur ini memungkinkan kita untuk ngasih identitas buat contact kita yang muncul di sebuah foto – di album manapun di jagad MP raya ini!

Caranya cukup dengan mengklik wajah yang mau kita namain di foto tersebut, nggak lama kemudian akan muncul sebuah box di mana kita bisa ngisi MP ID orang yang bersangkutan. Contohnya seperti yang gue lakukan terhadap foto Chika dari album pernikahan Ade dan Bayu berikut ini:

(lebih…)

%d blogger menyukai ini: