[Menuju Langsing] Ngakunya Cinta, Tapi Kok… (04)


Selama ini gue selalu merasa, dan mengaku, sebagai pecinta makanan.

Buktinya, kegiatan akhir pekan gue selalu melibatkan acara makan di luar. Kalo jalan-jalan ke luar kota, selalu nyari makanan khas setempat.  Kalo temen-temen gue butuh referensi tempat makan yang enak, pasti nanyanya ke gue.

Sampe belakangan ini gue mulai membandingkan diri dengan para pecinta lain, yang bukan makanan.

Pecinta film, misalnya.

(lebih…)

Iklan

[Menuju Langsing] Berdamai dengan Makanan (03)


Sumber

Gue, dan mungkin ribuan orang lain yang bobotnya berada di sisi kanan layar timbangan, punya hubungan cinta tapi benci dengan makanan. Kami sangat doyan makan, tapi akibat dari kedoyanan yang teramat sangat itu membuat kami menderita. Pihak yang kami salahkan sebagai biang keladi? Tentu aja makanannya. Pihak yang menghibur kami kalau lagi kesal? Ya makanan juga. Begitu aja terus, terjebak dalam lingkaran setan tiada akhir.

Atau mungkin kalian lebih akrab dengan skenario berikut: makanan terbagi menjadi makanan jahat dan makanan baik. Kalau kita makan makanan yang “jahat” maka kita harus “dihukum” dengan melaparkan diri sesudahnya, atau dengan olah raga sebagai “penebus dosa“. Kalo yang dimakan adalah makanan “baik“, bebas mau makan seberapa banyak pun. Dijadiin cemilan juga boleh.

Sounds familiar?

Lalu gue menemukan video ini:

Selanjutnya…

[Menuju Langsing] Ketika Perut Nggak Lagi Bisa Diandalkan (02)


 

orang makan pasta
sumber

Setelah beberapa hari menjalani intermittent fasting, gue merasakan sebuah keajaiban, suatu mukjizat, yang belum pernah gue rasakan sebelumnya:

Gue cepet kenyang.

Ini kondisi yang aneh dan cukup meresahkan. Soalnya gini:

Selengkapnya…

[Menuju Langsing] Kenalan (Lagi) dengan Intermittent Fasting (01)


intermittent_fasting

Pembaca lama blog ini mungkin udah mulai apal (baca: bosen) baca upaya-upaya gue melangsingkan badan. Berawal di tahun 2007, waktu lagi rajin-rajinnya ngegym, lalu tahun 2011 waktu jualan suplemen kesehatan, dan terakhir tahun 2015, waktu gue coba-coba nggak minum gula.

Kalo udah sekian lama dan sekian banyak cara gue coba, kenapa gue nggak langsing-langsing juga? Jawabannya adalah karena cara-cara yang gue coba sebelumnya, walaupun efektif dalam waktu pendek, tapi nggak berkesinambungan (sustainable), karena nggak bisa masuk jadi bagian dari kegiatan sehari–hari gue.

Lewat serial posting ini gue mau meninjau ulang kegagalan cara-cara melangsing yang pernah gue coba, sambil melaporkan cara terbaru yang sekarang lagi gue coba, yang sejauh ini udah berhasil bikin bobot gue turun 10 kilo, dan mudah-mudahan akan jadi cara melangsing gue yang terakhir.

Mari kita mulai.

(lebih…)

Coba-Coba Gak Minum Gula Sebulan, Ternyata Begini Akibatnya


infus

Sejak keberhasilannya ‘puasa’ yang manis-manis sebulan penuh, Rafi mulai sering menggugat. 

“Bapak curang! Kenapa cuma aku yang nggak boleh minum manis? Kenapa Bapak boleh?”

“Loh, siapa bilang kamu nggak boleh? Kamu boleh minum manis, tapi… kalo nggak minum manis, dapet hadiah,” jawab gue, “Lagipula, Bapak kan olah raganya jauh lebih banyak daripada kamu.”

Tapi diem-diem gue mikir juga, “Apa iya, konsumsi gula gue udah ideal?”

(lebih…)

Tantangan Manis untuk Rafi


Hari ini, dalam sebuah meeting tentang website intranet, omongan mengarah ke blog.

“Agung memangnya suka ngeblog ya?”

“Oh iya!” jawab gue yakin. “Tapi… udah lama nggak di-update…” sambung gue pelan.

Parah memang, blog ini udah berbulan-bulan nggak di-update. Padahal ngakunya blogger.

Maka dalam rangka Hari Blogger Nasional, gue persembahkan posting baru buat kalian semua, para pembaca blog ini. Kalo masih ada.

Selamat Hari Blogger!

===

IMG_20150802_083159
Seperti anak-anak pada umumnya, Rafi doyan sekali sama segala sesuatu yang manis-manis seperti coklat, es krim, atau minuman botolan. Sebagai orangtua yang sadar kesehatan,tentunya gue dan Ida berusaha membatasi. Selain berpotensi bikin kegendutan, Rafi kelihatannya alergi sama segala sesuatu yang manis-manis. Seringkali abis makan yang manis-manis, dia batuk berdahak selama beberapa hari.

Kami lantas bikin peraturan, Rafi cuma boleh makan dan minum yang manis-manis 1 kali sebulan, yaitu setiap tanggal 30. Secara umum peraturan ini berjalan, dalam arti setiap tanggal 30 dia menikmati makanan dan minuman manis. Masalahnya, di luar tanggal 30 ‘sekali-sekali’ dia juga makan dan minum yang manis-manis. (lebih…)

‘Biggest Loser’ ala orang kantoran


biggest loser logo

Udah jadi hukum alam bahwa segala niat menuju kebaikan itu pasti banyak tentangannya. Salah satunya adalah niat gue menurunkan berat 32 kilo dalam kurang dari setahun.

Komentar-komentar seperti:
 
“…paling baru sebulan juga bosen…”
“…paling baru turun 2 kilo udah naik lagi 3 kilo…”
“…paling timbangannya udah dol…”
dan “paling” – “paling” lainnya sering gue denger dalam 3 bulan terakhir.
Salah satunya dari seorang temen bernama Multi.
Kebetulan Multi nge-gym di tempat yang sama dengan gue, dan tiap kali ketemu di gym selalu mencela-cela cara latihan gue yang menurut dia kurang banyak unsur cardio-vaskulernya. “Lah, treadmill-nya kok sebentar amat, kayak gue dong 1 jam,” demikian teori dari Multi. Sedangkan gue berprinsip, bukan cuma cardio; angkat beban juga perlu untuk menjaga massa otot nggak turun yang akibatnya memperlambat proses penurunan berat (soal ini selengkapnya akan gue bahas di posting yang lain).
Karena kalo dirasa-rasa ocehan si Multi makin berisik, maka pada suatu hari gue bilang sama dia, “gini aja deh, lu dengan cara latihan lu, gue dengan cara latihan gue, kita lihat siapa yang paling cepet turunnya. Kita bikin kompetisi ala The Biggest Loser seperti di tivi.”
Peraturannya sederhana aja:
  1. Pada sebuah hari Senin, seluruh peserta ditimbang.
  2. Hari Senin berikutnya ditimbang ulang.
  3. Peserta yang persentase penurunan berat badannya paling sedikit, harus pake dasi seharian penuh. FYI, buat yang heran denger hukumannya orang kantoran kok pake dasi doang, kantor gue punya tradisi bebas dari dasi. Maklum, bank pasar. Penampilan para pegawainya pun sebisa mungkin mirip dengan penghuni komunitas pasar tradisional. Jadi hukuman pake dasi bagi yang kalah itu cukup mengerikan karena otomatis akan jadi bahan tontonan orang sekantor!
Awalnya Multi menolak berkompetisi dengan berbagai alasan, tapi setelah dikata-katai ‘chicken’, akhirnya dia mau juga. Apalagi saat ada satu orang lagi, namanya Heri, yang dengan suka rela mendaftarkan diri jadi peserta karena kebetulan lagi punya target pribadi menurunkan berat (dan kalo bisa menurunkan angka asam uratnya yang udah dobel digit).
Senin 21 Maret, kami bertiga ditimbang. Waktu itu gue yang paling berat dengan bobot 92,2 kg, disusul Multi di 89,1 kg dan terakhir Heri di 84,9 kg. Dan… kompetisi pun dimulai.
Dasar kompetisi iseng-isengan, iklimnya lebih ke arah saling menyabot program lawan ketimbang berusaha menurunkan berat sendiri. Misalnya,
“Makan siang di mana nih?”
“Di meja aja, udah bawa bekal dari rumah.”
“Alaa… bareng aja yuk, makan steak!”
atau
“Eh, Dapur Cokelat lagi diskon lho! Yuk beli, mumpung murah!”
Kalo akhirnya pergi makan di luar, saat mau pesen makanan juga tunggu-tungguan, saling ingin ngelihat apa makanan yang dipesen lawannya. Di satu kesempatan gue berhasil mengecoh Multi saat makan bareng di Abuba steak Tebet, yaitu dengan membuat dia mengira gue akan menghabiskan steak gue sendirian dan ternyata baru habis setengah porsi gue udah panggil petugas minta dibungkus!
Tanggal 28 Maret, saatnya penimbangan pertama, Heri yang merasa PD dengan penurunan berat sebanyak 9 ons (1,06 %) harus menelan pil pahit karena ternyata gue berhasil turun sekitar 4 kg (4,66%) dan Multi turun nyaris 2 kilo (1,91%). ‘Kehormatan’ pertama memakai dasi dianugerahkan kepada Heri.
Penimbangan berikutnya seharusnya dilakukan tanggal 4 April, tapi karena tanggal segitu Multi lagi tugas keluar kota, maka penimbangan diundur seminggu ke tanggal 11 April.
Kali ini gue yang shock karena perasaan udah turun banyak, taunya pas ditimbang cuma turun 1 ons (0,11 %) sedangkan Heri berhasil balas dendam dengan turun 1,31% dan Multi memimpin dengan penurunan 1,37%. Akhirnya, kena deh gue pake dasi.
Karena udah ngerasain beratnya pake dasi, maka di minggu ini gue berusaha lebih keras olah raga dan ngatur makan.Sedangkan Multi berkeyakinan penuh bahwa roti gandum itu baik untuk diet.
“…emang iya sih,” kata gue, “Tapi kalo lu isi selai coklat sama keju gitu kayaknya agak kurang bermanfaat ya, roti gandumnya…”
Berdasarkan jadwal, hari Senin 18 April kemarin harusnya penimbangan berikutnya, tapi Multi nggak masuk karena sakit. Maka penimbangan diundur ke hari Selasa 19 April.
Untuk menambah ketegangan, hari Jum’at kemarin gue udah beli 1 dasi baru yang super norak dan gonjreng, terbuat dari bahan KW 5 yang bentuknya nggak keruan. Sebagai yang beli, gue aja ngeri ngebayangin harus make dasi bentuknya kaya gitu.
Pagi-pagi, bertiga udah kumpul, dan penimbangan dimulai. Heri naik duluan ke timbangan, dan… yak, dia berhasil turun berat 1,93%! Abis Heri, gue. Ternyata nggak percuma minggu lalunya sempet korban perasaan pake dasi seharian, karena di penimbangan kali ini gue turun 2,62%! Multi yang sebelum penimbangan sempet ngilang ke toilet untuk berusaha menguras segala cairan yang mungkin menambah bobotnya naik dengan tampang kurang PD ke timbangan, dan… yak, bukannya turun, beratnya malah naik 3 ons!
Tentu aja perolehan si Multi merupakan kebahagiaan tersendiri bagi gue, apalagi mengingat minggu lalunya dia yang paling bawel ngeledekin gue yang lagi berdasi. Berikut perjalanan penurunan berat kami bertiga selama 4 minggu terakhir:
Kebetulan di penimbangan terakhir ini scoring boardnya penuh, maka gue tawarkan ke kedua peserta, apakah kompetisi ini mau dilanjutin. Heri yang memang targetnya belum kesampean menyambut gembira, sayangnya Multi ogah-ogahan. “Stress gue tiap minggu mikirin timbangan,” katanya. Yah, masa pesertanya cuma gue dan Heri doang? Nggak seru banget.
Pas lagi ngomong-ngomong gitu, lewatlah anggota divisi tetangga, namanya Bang Yolli.
“Bang Yolli, mau ikutan nggak kompetisi Biggest Loser?”
“Apaan tuh…?
Gue jelasin panjang lebar tentang kompetisinya, dan di tengah-tengah penjelasan gue, Multi nyeletuk, “Kalo Bang Yolli ikutan, gue mau deh ikutan lagi!” Dia ngomong gitu dengan keyakinan penuh bahwa Bang Yolli nggak akan sudi ikut permainan bodoh ini. Taunya…
“Wah kebetulan, saya juga lagi ingin ngurusin badan nih. Ayo deh!” kata Bang Yolli semangat. Multi langsung pucat pasi, tapi apa bo
leh buat, pantang menjilat ludah sendiri. Akhirnya kami berempat sepakat, Rabu 20 April akan melakukan penimbangan badan untuk kompetisi Biggest Loser Kantoran tahap 2!
Siapa yang tertarik bikin kompetisi sejenis di kantornya masing-masing? Lumayan buat seru-seruan, dan bikin hari Senin jadi hari yang ditunggu-tunggu – karena bakal ada tontonan orang gila pake dasi di bank pasar…

[review] The Secret of Slimming: Hypnolangsing


Perkenalan gue dengan buku ini diawali dengan rekomendasi dari Dayana yang kebetulan rajin mengikuti program pelangsingan gue *wink*

Yang menarik dari buku ini adalah tulisan di sampulnya:

“Menurunkan berat badan dengan makan apa saja dan kapan saja”

Hue… yang bener nih?

Ternyata, ibarat iklan operator seluler, kalimat tersebut harusnya diakhiri dengan *syarat dan ketentuan berlaku.

(lebih…)

  • Komentar Terbaru

    arifinlaneaz pada Obrolan Bisnis Misterius
    Risma Budiyani pada Kirimkan email ke si mbot, sel…
    Prasetyo Wardoyo pada siapa yang sering kesetrum sep…
    mbot pada [Menuju Langsing] Kenalan (Lag…
    Josea Agx pada [Menuju Langsing] Kenalan (Lag…
    mbot pada Hidup Mapan Adalah…
    gegelin2 pada Hidup Mapan Adalah…
    Bali trip 2 hari 3:… pada Honeymoon hari 1: tim rusuh MP…
    Bali trip 2 hari 3:… pada Hotel Harris, Kuta Bali
    Bali trip 2 hari 2:… pada Ida dan Misteri Pulau Pen…
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 6.431 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Tautan-tautan Pribadi

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Hal yang Perlu Disiapin Sebelum Nonton "A Quiet Place" 15 April 2018
      Buat yang belum tau, "A Quiet Place" menceritakan kehidupan sebuah keluarga dengan 3 anak yang hidupnya sama sekali nggak boleh berisik, karena kalo bersuara dikit aja bisa diserang oleh 'sesuatu' (no spoiler ahead).Tentunya ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi gue, lantas gimana kalo mereka eek. Mungkin suara ngedennya bisa diredam, s […]
    • Benarkah Pacific Rim Uprising Jelek? 25 Maret 2018
      Soal keputusan untuk nonton atau nggak nonton sebuah film kadang cukup pelik. Di satu sisi, inginnya nonton semua film yang rilis. Di sisi lain, tiket bioskop deket rumah sekarang udah mencapai 60 ribu (harga weekend). Belum termasuk pop corn yang ukuran mediumnya 50 ribu dan air putih di botol 330 ml seharga 10 ribu*. Artinya: filmnya harus beneran dipilih […]
    • Review: Designated Survivor (Serial TV 2016) 15 Maret 2018
      Semua berawal gara-gara Netflix.Di suatu hari yang selo, nyalain Netflix tanpa tau mau nonton apa, tiba-tiba trailer film ini muncul.Ida langsung tertarik. "Nonton ini aja, suami. Istri seneng nonton film yang gini-gini," katanya, tanpa keterangan yang lebih operasional mengenai batasan film yang masuk dalam kategori 'gini-gini'.Ternyata […]
    • Review: Peter Rabbit (2018) Bikin Penonton Doain Tokoh Utama Celaka 11 Maret 2018
      Biasanya film kan dikemas sedemikian rupa biar penonton bersimpati pada tokoh utamanya, ya. Biar kalo tokoh utamanya dalam posisi terancam, penonton deg-degan, berdoa biar selamat sampai akhir film. Khusus untuk film ini, gue sih terus terang doain Peter Rabbit-nya cepetan mati. Digambarkan dalam film ini Peter Rabbit adalah kelinci yang sotoy, sangat iseng […]
    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Diamond Conference Tokyo 2018: Part 1-- Keberangkatan! 8 Mei 2018
      [Senin, 17 April 2018] Jalan-jalan Conference kali ini rasa excitednya agak sedikit beda karenaaaaa ini adalah DIAMOND CONFERENCE PERTAMA AKU... 😍😍😍😍😍😍 Selama ini aku pergi kan untuk Gold Conference, yaitu reward buat title Gold Director and up. Sedangkan seperti namanya, Diamond Conference ini adalah reward khusus buat yg titlenya Diamond and up! Selama ini […]
    • Seminar "Katakan TIDAK Pada Investasi Ilegal"-- MLM vs Money Game. 8 Mei 2018
      Diamond and up Oriflame bersama Top Management Oriflame foto bareng. Tanggal 2 Mei 2017 tahun lalu, sebagai salah satu Diamond Director-nya Oriflame, aku dapat sebuah undangan eksklusif untuk hadir ke acara Seminar Nasional yg diselenggarakan oleh Satuan Tugas Waspada Investasi dan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Judul seminar ini adalah-- KATA […]
    • Sewa Modem Wifi Buat Ke jepang? Di HIS Travel Aja! 26 April 2018
      Ceritanyaaa.. aku dan agung baru aja pulang dari Diamond Conferencenya Oriflame di Tokyo.. Ada banyaaaaak banget yg pengen aku ceritain. Satu-satu deh ya nanti aku posting. Tapi aku mau mulai dari soal INTERNETAN selama di sana.. ahahahaha.. PENTING iniii! Untuk keperluan internetan di tokyo kemarin aku dan agung sempet galau. Mau pakai roaming kartu atau se […]
    • Penyebab Kapas Ini Kotor Adalah... 17 Maret 2018
      Kapas ini bekas aku bersihin muka tadi pagi bangun tidur.. Lhoo kok kotor?Emangnya gak bersihin muka pas tidur?Bersihin dong. Tuntas malahan dengan 2+1 langkah.Lalu pakai serum dan krim malam. Kok masih kotor? Naaah ini diaaaa.. Tahukah teman2 kalau kulit wajah kita itu saat malam hari salah satu tugasnya bekerja melakukan sekresi atau pembersihan?Jadi krim […]
    • Join Oriflame Hanya Sebagai Pemakai? Boleh! 16 Maret 2018
      Aku baru mendaftarkan seseorang yg bilang mau join oriflame karena mau jadi pemakai..Dengan senang hatiiii tentunyaaa aku daftarkan..😍😍😍 Mbak ini bilang kalau udah menghubungi beberapa orang ingin daftar oriflame tapi gak direspon karena dia hanya ingin jadi pemakai aja.. Lhoooooo.. Teman2 oriflamers..Member oriflame itu kan ada 3 tipe jenisnya--Ada yg join […]
    • Semua karena AKU MAU 16 Maret 2018
      Lihat deh foto ini..Foto rafi lagi asyik mainan keranjang orderan di Oriflame Bulungan dulu sebelum pindah ke Oriflame Sudirman sekarang. Tanggal 1 Juli 2010.Jam 00.20 tengah malam. Iya, itu aku posting langsung setelah aku foto.Dan jamnya gak salah.Jam setengah satu pagi. Hah?Masih di oriflame? IyaNgapain? Beresin tupo. Jadi ya teman2, jaman sistem belum se […]
    • Kerja Keras yang Penuh Kepastian... Aku Suka! 15 Maret 2018
      Dari club SBN--Simple Biznet, ada 3 orang yg lolos challenge umroh/uang tunai 40 juta.Sedangkan dari konsultan oriflame se-indonesia raya konon ada total sekitar 60-an orang yg dapat hadiah challenge ini. Inilah yg aku suka dari oriflame.Level, title, cash award, maupun hadiah challengenya gak pernah dibatasin jumlahnya! Mau berapapun jumlah orang yg lolos k […]
    • Tendercare Oriflame: Si Kecil Ajaib 14 Maret 2018
      Buat teman-teman yg pemakai oriflame, atau at least pernah liat katalognya, mungkin pernah dengar atau justru pemakai setia si Tender Care ini.Bentuknya keciiil, mungiiil, lha cuma 15 ml doang.. Eh tapi kecil-kecil gini khasiatnya luar biasa.Tender Care ini produk klasiknya oriflame, termasuk salah satu produk awal saat oriflame pertama kali mulai dagang di […]
    • Sharing di Dynamics Sunday Party 4 Maret 2018
      Agenda hari minggu ini berbagi ilmu dan sharing di acara bulanannya teh inett Inette Indri-- DSP, Dymamics Sunday Party! Yeaaaaay! Teh inet udah lama bilang kalau pengen undang aku kasih sharing di grupnya. Aku dengan senang hari meng-iya-kan. Karena buatku berbagi ilmu gak pernah rugi. Jadilah kebetulan wiken ini aku ke Bandung untuk kasih kelas buat team b […]
    • Kelas Bandung, Sabtu 3 Maret 2018 3 Maret 2018
      Ah senaaaang ketemuan lagi sama team bandungku tersayang..😍😍😍😍😍 Hari ini aku bawain materi tentang mengelola semangat.Ini materi sederhana tapi sangat amat POWERFULL.Karena betul2 bikin ngaca sama diri sendiri.Yang banyak dibahas adalah soal MINDSET. Kelas kali ini Agung Nugroho juga ikut berbagi ilmu..Bapak Diamond kasih kelas juga lhooo..😍😍😍😍😍 Seneng […]
  • Iklan
%d blogger menyukai ini: