Misteri Pudding Berwujud Lemper


pudding madott

Kejadiannya udah lama (buanget), waktu gue lagi kuliah praktik jurusan Psikologi Pendidikan di Fakultas Psikologi UI. Berarti itu sekitar tahun 2015… OK, 1995.

Iya, gue tau itu 23 tahun lalu.

Iya, artinya gue udah om-om. Puas, puas?

Lanjut.

Salah satu kegiatan kami waktu itu adalah bantuin training berjudul “Pelatihan Pengembangan Diri”. Pesertanya adalah murid-murid SMA yang abis ketangkep tawuran, sehingga materi ‘training’ selama kurang lebih seminggu ini didominasi oleh push up, squat jump, sit up, dan baris berbaris sambil nyeker di atas aspal panas biar pada kapok. Mungkin biar ada bobotnya sedikit, dilibatkanlah kami para mahasiswa praktik dari Fakultas Psikologi selama 2 hari untuk memberikan materi-materi yang beneran untuk pengembangan diri.

Selama dua hari mengasuh anak-anak itu, gue mendapati ada kegiatan yang aneh. Setiap jam 10 pagi dan jam 3 sore, terdengar aba-aba bel, lantas anak-anak itu berlarian untuk ngumpul di suatu titik, ngantri pembagian makanan kecil.

(lebih…)

Iklan

Imbuhan Rancu yang Bikin Gawat


bahasa

Beda dengan bahasa Inggris, bahasa Indonesia punya banyak imbuhan.

Sebuah kata dasar, dikasih imbuhan, maknanya bisa berubah. Imbuhannya diganti, maknanya bisa bertolak belakang.

Contohnya imbuhan di-kan dan di-i.

Dua-duanya kata kerja pasif, bedanya: kalo di-kan subyeknya bergerak, dan di-i subyeknya nggak bergerak.

Contoh:

Batu dilemparkan oleh Budi. – Batunya gerak.
Rumah dilempari Batu (oleh Budi). – Rumahnya nggak gerak.

Mobil dijalankan. – Mobilnya gerak.
Jalan setapak dijalani. – Jalan setapaknya nggak gerak.

Permasalahan timbul kala bahasa Indonesia dicampur dialek Betawi, dan muncullah imbuhan di-in. Ini bikin pusing bener, karena di-in bermakna ganda, bisa berarti di-kan, bisa juga di-i. Ini kan jadi nggak jelas, yang mana yang gerak, mana yang gak gerak.

Contoh:

“Gila, batu yang dilemparin sekolah lawan gede-gede banget!” – ini maksudnya ‘dilemparkan’.
“Ancur dah sekolah gue dilemparin batu segede-gede gitu!” – ini maksudnya ‘dilempari’.

“Mobil gue tiap kali dijalanin kok bunyinya aneh, ya?” – ini maksudnya ‘dijalankan’.
“Udah lah, yang penting dijalanin aja dulu, kita lihat nantinya gimana.” – ini maksudnya modus, eh maksudnya ‘dijalani’.

Kalo kata dasarnya cuma ‘lempar’ dan ‘jalan’ masih enak. Jadi runyam kalo udah mulai melibatkan kata-kata tertentu.

Contoh:

“Sari nggak mau dimasukin,soalnya masih capek, mau ngaso dulu.” (Maksudnya
dimasukkan ke daftar peserta piknik).

“Pantesan kok lu kelihatannya lemes banget, rupanya tadi abis dikeluarin ya?” (Maksudnya dikeluarkan dari daftar calon penerima bonus).

Dan…

“Adik meronta-ronta waktu mau dinaikin.”(Maksudnya dinaikkan ke mobil untuk
dibawa ke mantri sunat.)

Demikian kajian bahasa kita kali ini, semoga (walaupun kecil kemungkinan) bermanfaat.

Gambar gue pinjem dari sini.

Antara Bego dan Bloon, Sebuah Kajian Linguistik


daihatsu-bego

Waktu mau makan siang, seorang teman denger seseorang berkata “Bego lu!”; lantas melontarkan pertanyaan penting, “Kenapa ya, orang lebih seneng ngomong ‘bego’ daripada ‘bloon’, padahal artinya kan sama?”

Wah, ini pertanyaan yang menarik sekali!

  (lebih…)

Agar


03092012_Damien_speech_bubbles

Wahai kalian, kroco-kroco kantoran, gue yakin kalian pernah baca/denger Boss bikin kalimat kayak gini:

“Seluruh karyawan agar mengikuti ketentuan… blablabla…”

Atau di surat undangan acara yang berpotensi tinggi dijadikan ajang ngabur, biasanya tertulis:

“Dalam pelaksanaan acara, seluruh karyawan agar datang tepat waktu.”

Perhatiin kata ‘agar’-nya.

(lebih…)

Menteri Dukungan Rakyat Nggak Jelas


ScreenShot2015-01-25at230635-1

“Konstitusi yang akan dukung, bukan dukungan rakyat yang nggak jelas itu,”

kata Menko Polhukam Tedjo Edhy mengomentari aksi dukungan massa di kantor KPK. Akibatnya rakyat pendukung KPK tersinggung, karena merasa dikatain ‘nggak jelas’ oleh Pak Menteri.

Padahal belum tentu yang dimaksud ’nggak jelas’ adalah rakyat loh!

(lebih…)

Terkontal KONTAL


Beberapa hari lalu, pas lagi mau ngambil minum, beberapa orang yang lagi ngerubung di sebuah kubikel manggil.

“Gung, tahun ini kan kita mau bikin kontes sales tingkat nasional, tapi belum nemu namanya. Minta ide dong, nama kontes yang catchy, gampang diinget,” kata salah satu dari mereka.

“OK, gue mikir dulu,” jawab gue sambil melanjutkan perjalanan ke dispenser.

Beberapa menit kemudian, terbukti kebenaran nasehat orangtua bahwa air putih baik bagi kesehatan.

Buktinya gue langsung dapet ide.

(lebih…)

[2012-024] Kenapa harus pake ‘he he he’ sih?


Malam ini iseng-iseng mampir ke Cali Deli, nostalgia tempat jajanan waktu tinggalnya masih nebeng nyokap. Di sana ada tumpukan majalah yang bisa dibaca di tempat. Ida ambil beberapa, salah satunya Cita Cinta edisi Mei 2012 ini.

[2012-018] Singkatan Jenius yang Meleset


Dua hari yang lalu, gue berkunjung ke sebuah rumah sakit dalam rangka medical check-up tahunan waktu ngelihat poster ini:

delapan - deteksi berkala payudara anda
Ini adalah poster kampanye agar para perempuan rajin memeriksa payudaranya sendiri setiap tanggal 8, biar kalo ada penyakit cepet ketahuan. Sekilas kampanye ini cukup cerdas, karena:
  • Bentuk angka 8-nya udah mengingatkan pada bagian mana yang harus rajin diperiksa
  • Tulisan ‘Delapan’-nya bisa dirangkai-rangkai menjadi kepanjangan yang kayaknya cukup iye yaitu “DEteksi berkaLA Payudara ANda”
Tapi apakah benar kepanjangan itu nyambung dengan tema kampanyenya?
Menurut gue agak melenceng, kalo nggak mau dibilang mengarah ke penyalahgunaan.
Permasalahannya terletak pada kata “Deteksi”. (lebih…)

bahasa inggrisnya keluar kantor


Mbak-mbak resepsionis di lantai 16 panik berat karena ujug-ujug datang seorang tamu bule yang nyerocos pake bahasa Inggris. Dalam keputusasaan, dia nelepon Mas Jamal (bukan nama sebenarnya), tetangga kubikel gue.

“Mas, ini ada tamu bule nyari Pak X, tapi Pak X-nya lagi nggak di kantor. Gimana nih?”
“Ya bilang aja lagi keluar kantor,” jawab Mas Jamal
“Iya tau, bahasa Inggrisnya gimana?”
“Lagi ‘out’, gitu.”
“Masa ‘out’ doang? Out apaan?”
“Nggg… jawab aja, out of order, dah!”

Gue nggak berani ngebayangin apa yang terjadi di lantai 16 sesudahnya.

Menulis Secara Cepat, Efisien, Irit Tempat


Belakangan ini gue menemukan beberapa teman gue punya kebiasaan baru saat menulis yaitu menggantikan “nya” dengan “x”. Jadi kalo mau nulis “misalnya” jadi “misalx”. Awalx gue bingung, tapi temen gue itu bilang tujuanx adalah untuk menghemat tempat dan waktu – serta biaya (kalo konteksx adalah lagi ngirim sms). Lagian, toh huruf x sangat jarang dipake, daripada mubazir kan lebih baik dioptimalkan penggunaanx.

Gue pikir-pikir, bener juga pikiranx. Maka gue mulai nyari-nyari huruf apa lagi ya… yang penggunaanx sangat jarang dalam bahasa Indonesia. Maka tibalah gue pada huruf Q. Huruf Q yang sangat jarang ditemukan dalam kosa kata bahasa Indonesia ini menurut gue cocok untuk menggantikan “ng”. Lumayan kan, daripada nulisx 2 huruf dibacax cuma 1 ya mendiq ganti aja jadi q.

Selain itu, gue juga mequsulkan untuk tidak hanya meqganti “nya” yaq di belakaq kalimat, tapi juga yaq di depan atau di teqah. Misalx “Aduh, tidurku tergaqgu deh, karena semalem di rumah baxk xmuk.”

Biar makin irit tempat, kita bisa optimalkan lagi peqgunaan aqka. Misalx, “7an kita qeblog adalah untuk meniqkatkan kemampuan ta2 bahasa.” Bayaqin, udah berapa persen tuh peqiritanx.

Terakhir, kita bisa optimalkan juga peqgunaan huruf “Z” yaq juga jaraq dipake di bahasa Indonesia sebagai peqganti awalan dan akhiran. Jadi kita bisa znulis bxk hal dalam t4 yaq saqat zbatas, contohx kalo kita lagi z-tweet atau z-plurk. Kita tidak perlu lagi zxaqsiz zgunaz dan zuntuqzx dalam era yaq serba efisien ini. Sekian.

help! apa sih bedanya kata kerja, benda, dan sifat dalam bhs Inggris?


Belakangan ini gue lagi jadi guru bahasa Inggris dadakan. Murid gue adalah seorang pegawai kantoran usia 20-an, yang penguasaan bahasa Inggrisnya masih sangat ‘dasar’. Itulah sebabnya mengapa gue yang bahasa Inggrisnya juga ngepas bisa berani-beraninya ngajarin dia.

(lebih…)

Ini Dia Caranya: Mengembalikan Multiply ke Bahasa Inggris


Bukannya sok “ngenggres”, tapi sekedar udah kadung nyaman dengan navigasi MP yang berbahasa Inggris. Makanya waktu beberapa hari lalu MP bikin ‘kejutan’ dengan mengganti navigasinya ke bahasa Indonesia, gue malah jadi senewen.

Tadinya gue ngubek-ubek menu “akunku” (terjemahan dari “my account”) di sudut kanan atas inbox untuk mencari pilihan bahasa, tapi nggak ketemu. Eee… ternyata dia ngumpet di bagian bawah, seperti ini:

Klik link “English”, maka kalian akan dibawa ke halaman baru yang tampilannya seperti ini:

Nah, tinggal pilih deh bendera Amerika yang ada di sebelah kiri, maka navigasi MP kalian akan kembali ke bahasa Inggris.

Semoga membantu.

hati-hati bikin singkatan


Di kantor, gue kerja di tim “Internal Communication”. Berhubung tim seperti ini relatif nggak terlalu banyak dimiliki oleh perusahaan lain (bukan karena susah tapi karena sering dianggep kurang penting), maka gue sering jadi tempat bertanya soal internal communication oleh temen-temen gue.

Salah satu pertanyaan teraneh soal internal communication gue terima beberapa hari yang lalu,

“Gung, kantor gue mau bikin tim internal communication…”

“OK, trus?” Kirain mau nawarin kerjaan, gitu.

“…tapi gue nggak mau ada kata ‘communication’-nya. Karena nanti dianggap overlap sama tim ‘Marketing Communication’-nya. Enaknya tim ini gue kasih nama apa, ya?”

“Hmmm… apa ya? Employee Communication aja, tim gue di BPPN namanya itu, kerjaannya ya kurang lebih mirip kaya tim gue sekarang.”

“Jangan ada Employee-nya, ntar nggak enak sama orang HRD.”

“Pertanyaan lo nyusahin ya…”

“Ya udah deh gue mikir dulu.”

Hari ini, gue ketemu lagi sama si kutu kupret itu dan dia menyampaikan kabar gembira, “Gung! Gue udah nemu nama untuk tim baru itu! Namanya ‘Information Distribution Team’. Keren nggak?”

“Boleh… boleh… yang paling keren adalah jabatan boss tim tersebut ya…”

“Kenapa emang?”

“Jabatannya kan jadi ‘Information Distribution Head’… disingkat jadi ‘IDiH’…”

“Sial lu…”

Setelah berpisah dengan orang itu, gue pikir-pikir lagi, akan lebih repot kalo timnya merangkap menangani bidang lain… misalnya ‘Information Distribution Head of Personal Performance in General Iteration*’… kalo disingkat bisa jadi…

“IDIH PAPA GENIT”

 

*nggak usah nyari jabatan model gini di struktur manapun, orang gue ngasal bikin  

bahasa Inggrisnya ayam kampung, yang (mudah-mudahan) betulan


Buat yang udah baca buku “Ocehan si Mbot” mungkin masih inget, ada sebuah bab yang ‘ngasih tau’ apa bahasa Inggrisnya ‘ayam kampung’. Sumbernya adalah menu sebuah restoran yang menulis ayam kampung sebagai… ah, baca dong bukunya! :-p

Nah, masih terkait dengan perjalanan Tour de Jawa-Sumatera yang mempertemukan gue dengan Mas Kodak sang gadget freak, gue juga mendapat pengetahuan baru tentang ayam kampung dari si ibu-ibu Singapur.

Pangkal pembahasan terjadi waktu kami mampir ke rumah salah satu nasabah yang jualan aneka keperluan ternak, seperti kandang ayam, pakan ayam, ikan, dan sapi, sampe ke vitamin ternak. Pulang dari sana si ibu-ibu Singapur terkaget-kaget liat betapa banyaknya produk ‘vitamin’ dan ‘suplemen’ yang berkhasiat membuat ayam-ayam ternak menjadi lebih cepet gendut. Dia kuatir ‘vitamin’ dan ‘suplemen’ tersebut mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan orang yang mengkonsumsi daging ayamnya.

“…instead of giving the chicken those vitamins, the farmer should let the chicken running around freely, eat natural food,” katanya, “The chicken would be healthier that way. In Singapore and Malaysia, we call it ‘Ayam Kampong’ or ORGANIC CHICKEN.”

Nah, adik-adik, ingat ya… bahasa Inggrisnya ‘Ayam Kampung’ ternyata adalah “ORGANIC CHICKEN”

Susahnya Kenapa


“Setelah lulus SMA nanti, kamu mau kuliah di mana?”
“Di UGM, kak.”
“Kenapa kamu ingin kuliah di UGM?”
“Karena UGM adalah universitas terbaik di kota Jogja, kak.”
“Oh, jadi sebenarnya kamu ingin kuliah di kota Jogja?”
“Iya, kak.”
“Kenapa kamu ingin kuliah di kota Jogja?”
“Karena di sanalah letak UGM, kak…”

Dialog di atas bukan mengada-ada. Itu adalah penggalan wawancara antara gue dengan salah satu calon siswa di sebuah SMA swasta. Sekedar salah satu contoh bahwa ternyata sebuah pertanyaan sederhana yang diawali dengan kata tanya “kenapa” atau “mengapa” jawabannya bisa rumit setengah mati.

(lebih…)

  • Komentar Terbaru

    Feni Febrianti di siapa yang sering kesetrum sep…
    mbot di My Wonder Woman
    bayutrie di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
    p3n1 di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
    enkoos di My Wonder Woman
    Rafi: manggung lagi,… di demi anak naik panggung…
    mbot di My Wonder Woman
    Johana Elizabeth di My Wonder Woman
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 6.575 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Tautan-tautan Pribadi

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Hal yang Perlu Disiapin Sebelum Nonton "A Quiet Place" 15 April 2018
      Buat yang belum tau, "A Quiet Place" menceritakan kehidupan sebuah keluarga dengan 3 anak yang hidupnya sama sekali nggak boleh berisik, karena kalo bersuara dikit aja bisa diserang oleh 'sesuatu' (no spoiler ahead).Tentunya ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi gue, lantas gimana kalo mereka eek. Mungkin suara ngedennya bisa diredam, s […]
    • Benarkah Pacific Rim Uprising Jelek? 25 Maret 2018
      Soal keputusan untuk nonton atau nggak nonton sebuah film kadang cukup pelik. Di satu sisi, inginnya nonton semua film yang rilis. Di sisi lain, tiket bioskop deket rumah sekarang udah mencapai 60 ribu (harga weekend). Belum termasuk pop corn yang ukuran mediumnya 50 ribu dan air putih di botol 330 ml seharga 10 ribu*. Artinya: filmnya harus beneran dipilih […]
    • Review: Designated Survivor (Serial TV 2016) 15 Maret 2018
      Semua berawal gara-gara Netflix.Di suatu hari yang selo, nyalain Netflix tanpa tau mau nonton apa, tiba-tiba trailer film ini muncul.Ida langsung tertarik. "Nonton ini aja, suami. Istri seneng nonton film yang gini-gini," katanya, tanpa keterangan yang lebih operasional mengenai batasan film yang masuk dalam kategori 'gini-gini'.Ternyata […]
    • Review: Peter Rabbit (2018) Bikin Penonton Doain Tokoh Utama Celaka 11 Maret 2018
      Biasanya film kan dikemas sedemikian rupa biar penonton bersimpati pada tokoh utamanya, ya. Biar kalo tokoh utamanya dalam posisi terancam, penonton deg-degan, berdoa biar selamat sampai akhir film. Khusus untuk film ini, gue sih terus terang doain Peter Rabbit-nya cepetan mati. Digambarkan dalam film ini Peter Rabbit adalah kelinci yang sotoy, sangat iseng […]
    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Diamond Conference Tokyo 2018: Part 1-- Keberangkatan! 8 Mei 2018
      [Senin, 17 April 2018] Jalan-jalan Conference kali ini rasa excitednya agak sedikit beda karenaaaaa ini adalah DIAMOND CONFERENCE PERTAMA AKU... 😍😍😍😍😍😍 Selama ini aku pergi kan untuk Gold Conference, yaitu reward buat title Gold Director and up. Sedangkan seperti namanya, Diamond Conference ini adalah reward khusus buat yg titlenya Diamond and up! Selama ini […]
    • Seminar "Katakan TIDAK Pada Investasi Ilegal"-- MLM vs Money Game. 8 Mei 2018
      Diamond and up Oriflame bersama Top Management Oriflame foto bareng. Tanggal 2 Mei 2017 tahun lalu, sebagai salah satu Diamond Director-nya Oriflame, aku dapat sebuah undangan eksklusif untuk hadir ke acara Seminar Nasional yg diselenggarakan oleh Satuan Tugas Waspada Investasi dan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Judul seminar ini adalah-- KATA […]
    • Sewa Modem Wifi Buat Ke jepang? Di HIS Travel Aja! 26 April 2018
      Ceritanyaaa.. aku dan agung baru aja pulang dari Diamond Conferencenya Oriflame di Tokyo.. Ada banyaaaaak banget yg pengen aku ceritain. Satu-satu deh ya nanti aku posting. Tapi aku mau mulai dari soal INTERNETAN selama di sana.. ahahahaha.. PENTING iniii! Untuk keperluan internetan di tokyo kemarin aku dan agung sempet galau. Mau pakai roaming kartu atau se […]
    • Penyebab Kapas Ini Kotor Adalah... 17 Maret 2018
      Kapas ini bekas aku bersihin muka tadi pagi bangun tidur.. Lhoo kok kotor?Emangnya gak bersihin muka pas tidur?Bersihin dong. Tuntas malahan dengan 2+1 langkah.Lalu pakai serum dan krim malam. Kok masih kotor? Naaah ini diaaaa.. Tahukah teman2 kalau kulit wajah kita itu saat malam hari salah satu tugasnya bekerja melakukan sekresi atau pembersihan?Jadi krim […]
    • Join Oriflame Hanya Sebagai Pemakai? Boleh! 16 Maret 2018
      Aku baru mendaftarkan seseorang yg bilang mau join oriflame karena mau jadi pemakai..Dengan senang hatiiii tentunyaaa aku daftarkan..😍😍😍 Mbak ini bilang kalau udah menghubungi beberapa orang ingin daftar oriflame tapi gak direspon karena dia hanya ingin jadi pemakai aja.. Lhoooooo.. Teman2 oriflamers..Member oriflame itu kan ada 3 tipe jenisnya--Ada yg join […]
    • Semua karena AKU MAU 16 Maret 2018
      Lihat deh foto ini..Foto rafi lagi asyik mainan keranjang orderan di Oriflame Bulungan dulu sebelum pindah ke Oriflame Sudirman sekarang. Tanggal 1 Juli 2010.Jam 00.20 tengah malam. Iya, itu aku posting langsung setelah aku foto.Dan jamnya gak salah.Jam setengah satu pagi. Hah?Masih di oriflame? IyaNgapain? Beresin tupo. Jadi ya teman2, jaman sistem belum se […]
    • Kerja Keras yang Penuh Kepastian... Aku Suka! 15 Maret 2018
      Dari club SBN--Simple Biznet, ada 3 orang yg lolos challenge umroh/uang tunai 40 juta.Sedangkan dari konsultan oriflame se-indonesia raya konon ada total sekitar 60-an orang yg dapat hadiah challenge ini. Inilah yg aku suka dari oriflame.Level, title, cash award, maupun hadiah challengenya gak pernah dibatasin jumlahnya! Mau berapapun jumlah orang yg lolos k […]
    • Tendercare Oriflame: Si Kecil Ajaib 14 Maret 2018
      Buat teman-teman yg pemakai oriflame, atau at least pernah liat katalognya, mungkin pernah dengar atau justru pemakai setia si Tender Care ini.Bentuknya keciiil, mungiiil, lha cuma 15 ml doang.. Eh tapi kecil-kecil gini khasiatnya luar biasa.Tender Care ini produk klasiknya oriflame, termasuk salah satu produk awal saat oriflame pertama kali mulai dagang di […]
    • Sharing di Dynamics Sunday Party 4 Maret 2018
      Agenda hari minggu ini berbagi ilmu dan sharing di acara bulanannya teh inett Inette Indri-- DSP, Dymamics Sunday Party! Yeaaaaay! Teh inet udah lama bilang kalau pengen undang aku kasih sharing di grupnya. Aku dengan senang hari meng-iya-kan. Karena buatku berbagi ilmu gak pernah rugi. Jadilah kebetulan wiken ini aku ke Bandung untuk kasih kelas buat team b […]
    • Kelas Bandung, Sabtu 3 Maret 2018 3 Maret 2018
      Ah senaaaang ketemuan lagi sama team bandungku tersayang..😍😍😍😍😍 Hari ini aku bawain materi tentang mengelola semangat.Ini materi sederhana tapi sangat amat POWERFULL.Karena betul2 bikin ngaca sama diri sendiri.Yang banyak dibahas adalah soal MINDSET. Kelas kali ini Agung Nugroho juga ikut berbagi ilmu..Bapak Diamond kasih kelas juga lhooo..😍😍😍😍😍 Seneng […]
  • Iklan
%d blogger menyukai ini: