Mau Berhenti Ngerokok? Gampang, Ini Caranya!


Kalo elu adalah perokok yang lagi nyari cara untuk berhenti, lu sampe di halaman yang tepat. Di posting ini, gue akan cerita tentang apa aja yang gue pelajari dari pengalaman gue berhenti ngerokok, bukan cuma sekali, tapi DUA kali!

Ya, seperti pernah gue ceritain di posting yang ini, gue pernah sukses berhenti ngerokok selama sekitar 11 bulan dari tahun 2011 sampe 2012. Tapi karena sotoy, sok merasa jago udah berhasil ngalahin rokok, gue iseng-iseng ngerokok lagi dan akhirnya… kumat. Tanggal 17 November 2014 gue memulai percobaan kedua untuk berhenti ngerokok, dan sampe sampe posting ini ditulis, hampir 12 bulan kemudian, masih sukses bertahan nggak ngerokok.

Karena berhenti ngerokok itu bikin hidup gue jauh lebih baik, maka di sini gue mencoba berbagi  pengalaman. Kali aja ada yang tertarik nyoba dan merasakan manfaat yang sama. Silakan ditiru kalo merasa cocok! (lebih…)

Kenapa Sebaiknya Stop Pake Blackberry (beserta Aplikasi Penting untuk Pindahan)



Gambar gue pinjem dari sini

Hari ini resmi sudah Blackberry Torch 2 yang gue pake selama lebih dari setahun terakhir pensiun. Dalam posting ini akan gue ceritakan kenapa gue memutuskan untuk stop pake Blackberry, serta langkah-langkah untuk pindah ke Android.

Kenapa Sebaiknya Stop Pake Blackberry?

Blackberry masuk dalam kategori smartphone. Artinya benda itu seharusnya cukup pintar untuk membantu kegiatan kita sehari-hari, lebih pintar dari ponsel biasa. Pada kenyataannya, emang bener sih Blackberry punya beberapa fitur unggulan, tapi dia juga punya sejumlah penyakit bawaan yang bikin repot, yaitu:

(lebih…)

Langkah demi langkah memasak Indomi hampir sehat ala si mbot


Karena desakan masyarakat yang penasaran gimana caranya gue memasak Indomi dengan rasa yang begitu ajaib, inilah video tutorialnya agar kalian dapat merasakan keajaiban yang sama.

Selamat menikmati.

Segala undangan menjadi host acara masak dapat dialamatkan ke akun twitter @mbot

Dari Filmmaking Workshop @america bagian 1: “Naskah yang Buruk = Nasi Pera”


Bertahun-tahun gue ngecap di blog ini tentang film, ngomentarin suatu film kurang ini atau kurang itu, harusnya begini dan kenapa kok begitu, padahal pengetahuan tentang film masih nol. Itulah alasan kenapa gue tertarik banget dengan program @america yang satu ini: Filmmaking Workshop bersama Monty Tiwa.

Buat yang belum tahu, @america yang berlokasi di Pacific Place lantai 3 ini adalah sebuah pusat kebudayaan yang (kayaknya) didanai oleh pemerintah Amerika. Secara rutin mereka bikin aneka acara yang bagus-bagus. Ada hiburan, ada juga yang berbagi pengetahuan. Dulu gue pernah ngajak Rafi waktu acaranya shooting serial ‘Jalan Sesama’ (versi lokal Sesame Street). Setau gue semua programnya gratis. Kalo mau tau lebih banyak, bisa cek di situs resminya.

Monty Tiwa adalah orang serba bisa yang pernah jadi penulis naskah, editor, sutradara, produser, bahkan penulis soundtrack. Karya terbarunya sebagai sutradara adalah Test Pack. Dalam workshop ini, dia akan menceritakan secara ringkas proses pembuatan film dari awal sampai akhir, dibagi dalam 4 pertemuan.

Sesuai dengan motto gue dalam ngeblog yaitu: “berbagi segala hal yang menarik dan / atau berguna” – maka berikut ini hasil rangkuman sesi pertama. Mudah-mudahan menarik dan bermanfaat buat kalian para penggemar film. (lebih…)

Laman: 1 2 3 4 5 6 7

#ComicTips: Demam Panggung


Nyoba reblog…

@ComicKomatKamit

Salah satu pertanyaan yang paling sering gue dapetin dari temen-temen adalah, “Gimana sih caranya supaya nggak demam panggung?”. Mungkin lo juga nanyain hal yang sama. Yuk ah coba kita bahas.

Pertama-tama, coba kita teliti KENAPA orang bisa gugup saat naik ke atas panggung. Untuk segelintir orang, mungkin penyebabnya adalah faktor psikologis yang memang butuh terapi serius. Tapi untuk sebagian besar orang termasuk gue sendiri, sebenernya yang bikin kita gugup itu adalah: FEAR OF THE UNKNOWN. Rasa takut terhadap kemungkinan-kemungkinan buruk yang MUNGKIN terjadi. Padahal itu tuh baru mungkin lho, belum tentu juga kejadian. Tapi memang, seberapa senior pun seorang comic, panggung adalah sebuah tempat yang ajaib. Selalu ada beragam kekhawatiran yang mampir, misalnya:
– “Aduh gue nyiapin materi agak berat nih hari ini, pada ngerti ga ya?”
– “Waktu terakhir gue stand-up disini, mati lampu! Semoga ngga kejadian lagi”
– “Daritadi comic-comic yang lain udah pada kill semua. Penonton udah…

Lihat pos aslinya 350 kata lagi

[2012-030] Kiat Elegan Pamer Colongan di Social Media


Harus diakui: kadang hidup ini berjalan terlalu indah untuk dinikmati sendiri. Sesudah sekian lama lu eneg ngerasain hidup ngebelangsak sementara orang-orang kayaknya pada bahagia amat, akhirnya datang kesempatan untuk nunjukin lu juga OK. Udah bukan jamannya lagi curcol (curhat colongan), sekaranglah waktunya pamcol (pamer colongan).

Tapi… gimana caranya? (lebih…)

[2012-027] Panduan Menghadiri Resepsi Pernikahan bagi Orang Tolol (baca: for dummies)


resepsi pernikahan ida agung bandung 2005

Siapa yang baru-baru ini menghadiri resepsi pernikahan? Gimana, ketemu orang-orang aneh di sana? Yak, sesudah 67 tahun merdeka dan ada 55 juta orang melek internet di negara ini, sangat memprihatinkan melihat masih banyaknya orang salah tingkah di resepsi pernikahan. Yang gue maksud adalah dalam arti sebenarnya, yaitu bertingkah yang salah.

Daripada sebatas prihatin doang tanpa solusi, gue akan mencoba memberikan panduan dasar mengenai adab yang baik dan mudah-mudahan benar, minimal aman, saat mengunjungi sebuah resepsi pernikahan. (lebih…)

Laman: 1 2 3 4 5

[2012-021] Memanfaatkan Grup FB untuk Bikin Outing Seru


panitia outing 2012

Tahun ini, gue kembali menjadi seksi acara untuk kegiatan outing di kantor. Itu artinya jabatan sebagai seksi acara ke 11 dalam 13 tahun terakhir, absennya cuma 2 tahun :-p Absennya di tahun 2004, karena waktu itu gue masih jadi anak baru di sebuah kantor pelayaran yang emang nggak punya budaya outing, dan di tahun 2010 karena sekali-sekali ingin ngerasain outing santai sebagai peserta doang.

Tahun ini, tumben-tumbenan anak-anak di kantor kepikir mau outing yang rada keren dikit: ke Bali. Maka gue dengan senang hati mengajukan diri jadi panitia acara.

Di salah satu rapat panitia, ada anak baru bernama Ketut yang mengajukan usul, permainan selama outing dilakukan sejak seminggu sebelum keberangkatan. Caranya adalah dengan bikin grup di FB, dan peserta diberi tantangan berupa pertanyaan atau tugas lewat grup itu. Poin yang didapat lewat menjawab tantangan di grup FB akan diakumulasikan. Jadi pada hari H pelaksanaan outing, masing-masing kelompok peserta udah poin yang beda-beda dan mereka harus bersaing untuk menambah dan mempertahankan poin tersebut.

Gue awalnya skeptis dengan ide itu. (lebih…)

[2012-009] Kostum Captain America buatan Jl Suci Bandung


Setelah ‘lumayan’ berhasil bikin perisai Captain America, timbul ide baru: “kenapa nggak sekalian bikin kostumnya?” Coba aja liat, cuma gabungan biru, merah, dan putih gini:

gambar dipinjem dari sini

Perisai Captain America Made in Tebet


Setelah nonton The Avengers 2 kali, jelas Rafi jadi keranjingan The Avengers. Awalnya dia bikin sendiri topeng dan sarung tangan Iron Man dari guntingan kertas. Berikutnya dia bikin topeng dan perisai Captain America. Berhubung bahannya dari kertas biasa, tentunya benda-benda yang dia buat dengan susah payah itu gampang rusak.

Kalo kostum Iron Man gue nggak kebayang deh gimana harus memperbaikinya. Tapi kalo perisai Captain America doang sih gampang untuk dibikin versi yang lebih awet.

(lebih…)

Langkah-langkah beli buku di books.istribawel.com


Berawal dari iseng-isengnya Adit dan Ninit dalam menjawab permintaan fans untuk beli buku mereka yang bertanda tangan, akhirnya mereka sekalian buka toko buku online sendiri. Sekarang koleksi bukunya meluas, nggak cuma buku-buku tulisan mereka sendiri tapi juga buku-buku orang, termasuk buku gue 🙂

Keunikan toko online yang beralamat di books.istribawel.com ini adalah semua buku yang dijual di sana bertanda tangan. Tertarik? Berikut langkah-langkah untuk beli buku di sana:
langkah-langkah beli buku di istribawel
 
Pertama-tama, tentunya lu harus berkunjung ke books.istribawel.com trus klik “Register” di sebelah kanan atas.
 
langkah-langkah beli buku di istribawel
Setelah itu, biasa deh, isi data diri seperti kalo elu lagi daftar email.
 
langkah-langkah beli buku di istribawel
Setelah daftar, lu akan lihat bahwa tulisan di kanan atas udah berubah. Itu tandanya elu udah logged-in dan bisa mulai berbelanja. Pilih buku mana yang mau lu beli, misalnya buku ini: 
 
langkah-langkah beli buku di istribawel
Di bagian bawahnya ada tulisan “Buy Now” dalam kotak biru. Klik di situ.
langkah-langkah beli buku di istribawel
Lu akan masuk ke keranjang belanjaan. Misalnya lu mau beli lebih dari satu buku, ubah kotak di bawah tulisan “Qty” lalu klik “Update Bag”. Lu juga bisa balik ke halaman muka, beli buku lainnya, maka akan otomatis terupdate di keranjang belanjaan ini. Setelah puas belanja, klik “Check Out” di kanan bawah.
 
Setelah klik “Check Out”, langkah selanjutnya adalah ganti baju. Lho, buat apa? Lha iya, elu kan harus pergi ke ATM untuk transfer pembayarannya (dengan asumsi lu nggak daftar mobile banking ya… hehehe). Nah, kalo udah bayar, lu dateng lagi ke books.istribawel.com dan klik “Payment Confirmation”:
 
langkah-langkah beli buku di istribawel
Isi lengkap keterngan di halaman ini sebagai bukti bahwa elu udah bayar, maka beberapa jam kemudian elu akan nerima konfirmasi di email tentang status pesanan lu. Biasanya bukunya akan lu terima dalam 3 hari kerja.
 
Selamat belanja!

oriflame sebagai survival tool


oriflame logoNggak kayak Ida yang kayaknya sejak lahir ditakdirkan sebagai manusia Indonesia tulen dalam arti gemar ngobrol ngalor-ngidul sambil berbasa-basi, keterampilan gue di bidang yang satu ini terus terang agak memprihatinkan. Kalo lagi terjebak di situasi penuh orang asing semisal halte bis atau ruang tunggu dokter, gue biasanya masang tampang “JANGAN NGAJAK NGOBROL” sambil berharap batre HP nggak cepet habis biar tetep ada yang dimainin tanpa harus ngobrol sama orang sebelah. Tapi tetep ada aja orang bernyali tebal yang berusaha menembus tampang “JANGAN NGAJAK NGOBROL” gue dan mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan filosofis seperti, “Lagi nunggu juga, Pak?” atau “Ck, lama sekali ya dokternya nggak dateng-dateng… Udah lama juga nunggunya, Pak?”

Kata Ida, bersilaturahim itu memperbesar pahala, tapi sampe sekarang gue masih sulit menemukan apa pentingnya menjawab sebuah pertanyaan yang jawabannya udah diketahui oleh yang nanya, atau pertanyaan yang kalo nggak dijawab juga emangnya kenapa.

Biasanya, alur obrolan ruang tunggu akan berlangsung sebagai berikut:
“Udah lama nunggunya, Pak?”
Enggak, baru sedetik yang lalu gue baru diteleport ke sini dari kapal Enterprise. Mungkin lu lagi ngedip, jadi nggak liat. – “Iya”
“Saya tadi udah buru-buru dari rumah, mana kena macet, eh taunya sampe sini dokternya belum datang. Kena macet juga tadi pak?”
Siapa? Siapa yang nanya? – “Iya, macet.”
“Pemerintah kita itu aneh sih, seharusnya untuk mengatasi kemacetan itu kan… blablabla…”

Top 5 topik obrolan nggak penting biasanya adalah:
1. Macet
2. Cuaca (panas, hujan, banjir)
3. Politik dan Pemerintah (Pejabat asal ngomong)
4. Perekonomian (harga-harga naik)
5. Skandal artis (kalo lagi heboh soal beredarnya video porno)

Nah, untunglah sekarang Ida ikutan Oriflame. Berdasarkan sampling beberapa waktu terakhir, topik Oriflame biasanya ampuh menghentikan ajakan ngobrol basa-basi ala Indonesia. Penyebabnya adalah karena image MLM yang masih cukup ‘mengerikan’ di kalangan masyarakat umum, sehingga mereka ngeri disuruh join. Mungkin dikiranya kalo ikut Oriflame harus minum darah bayi kaya mau babi ngepet.

Nah, udah tau gitu, maka dengan riang gembira gue manfaatkan secar optimal dalam acara-acara ngobrol ala Indonesia sehingga flownya akan menjadi sebagai berikut:
“Udah lama nunggunya Pak?”
“Udah. Tapi untung saya punya bacaan menarik, BROSUR ORIFLAME. Bagus lho Pak! Mau liat? Atau mau join sekalian?”

Sekitar 90% pengajak ngobrol akan melipir dan memilih ngobrol sama orang lain, permisi ke toilet, atau sibuk mainan HP.

Selain itu, Oriflame juga bermanfaat untuk membalas SMS Spam yang nawarin KTA. Ida dan beberapa temennya udah nyoba, setiap kali dapet SMS gelap nawarin KTA, dibalas dengan tawaran join Oriflame. Sejauh ini udah ada 1 orang yang closing 🙂

upload foto fb lebih hore dengan bloom


Dulu gue pernah posting tentang Picasa Uploader sebagai salah satu cara yang relatif mudah dan nyaris bebas error untuk mengupload foto ke Facebook. Tapi belakangan gue menemukan bahwa ternyata Picassa mulai sering rese dan sering ngasih diskon, maksudnya mau ngupload 60 foto yang masuk cuma 56.

Untunglah gue menemukan Bloom.

Aplikasi gratisan ini bahkan lebih gampang lagi penggunaannya ketimbang Picassa Uploader. Salah satu hal yang cukup mengganggu dari Picassa adalah struktur foldernya yang maunya mempermudah user tapi kadang malah bikin repot karena beda dengan struktur folder windows. Sedangkan di bloom, lo tinggal buka folder tempat nyimpen foto, drag and drop ke Bloom dan klik upload. Selesai.

Selain itu Bloom juga mampu mengupload maksimal 200 foto sekali angkut, jauh lebih besar dari batasan Picasa yang cuma 60 foto.

Kelemahannya, tagging foto lewat bloom jauh lebih lelet ketimbang langsung di FB. Jadi sementara ini gue hanya menggunakannya untuk upload foto doang.

Bloom bisa didownload di sini.

penemuan hari ini… masak lebih cepat di cafe world


Buat para pemain cafe world di facebook:

  • …ingin bikin koki kalian bergerak lebih gesit saat memasak?
  • …bosen nungguin si koki bergerak nggak penting dari satu kompor ke kompor lainnya?
  • …kepergok sama boss lagi main FB di kantor gara-gara tanggung mau nutup windows tapi kokinya lagi tanggung masaknya?

Secara nggak sengaja, hari ini gue menemukan solusinya, yaitu: balik aja kompornya!

Jadi rupanya animasi memasak si koki hanya akan terjadi di depan kompor. Kalau bagian depan kompor terhalang sesuatu, maka si koki hanya akan bengong mematung di satu titik dan secara ajaib proses memasak berlangsung dengan sendirinya. Nggak ada animasi koki mondar-mandir dari satu kompor ke kompor lainnya yang bikin lama, permainan jadi berlangsung lebih efektif dan efisien!

Cara untuk memblokir kompornya bisa dengan menaruh sesuatu tepat di depan kompor, tapi kalo gue sih dengan meletakkan kompor mepet dinding, dan bagian depan kompor (yang ada tombolnya) menghadap ke dinding seperti ini:


Perlu diingat bahwa trik ini hanya mempercepat waktu meraciknya aja, dan tidak berpengaruh pada waktu pematangan masakan.

 

Ransel Ajaib dan Peluang Usaha


“Aku dulu punya temen, baik banget. Kerjanya suka ngasih barang-barang mahal-mahal ke temen-temennya”, ungkap Fitri dalam sebuah sesi chatting iseng di tengah malam.
“Trus dia ngasih apa ke Fitri?” tanya gue.
“Tas yang ada radionya.”
“Tas ada radionya? Trus dengerinnya gimana?”

Fitri lantas mendeskripsikan tas tersebut sebagai sebuah ransel biasa, yang di bagian depannya terpasang sebuah radio. Artinya, kalo lagi dipake, radionya menghadap ke belakang. Selain ada radionya, tas ajaib itu juga dilengkapi kemampuan menahan suhu benda-benda di dalamnya, seperti thermos.

“Waaah… lucu banget! Pake dong tasnya ke kantor, ingin liat!”
“Jangan deh. Norak banget tasnya. Mana di sampingnya pake ada hiasan tali-tali gitu.”

tas serba guna tampak belakang

tas serba guna radio

Wah, padahal menurut gue tas ini adalah sebuah ide yang bagus banget lho. Bayangin kalo lagi ngantri di bank, misalnya. Daripada sepi kan bisa setel radio. Sekalian menghibur orang-orang lain, sesama pengantri. Cuma mungkin akan sedikit menimbulkan keributan kalo tau-tau tombol-tombol radionya diutak-atik orang yang berdiri di belakang kita.

“…tapi kau jangan nakal, aku pasti…” [xrrzzkxxkrrzzt… krzzzxxt… krkzzt…] “Kita berjumpa lagi dalam siaran berita Radio Republik Indonesia…”

HEH, MAS! Jangan diganti dong! Saya kan lagi dengerin lagunya!”
“Tapi mbak, saya mau denger berita… biar nambah wawasan, gitu…”
“Eh SONORA aja, SONORA… biar tau di luar macet atau enggak…” seseorang nyeletuk.
“Mau tau macet apa enggak? NGELONGOK AJA MAS, KE JENDELA!Susah amat…”

“Selain itu, tas ini bisa buat usaha juga lho Fit..”
“Usaha apaan?”

Karena dia bisa menahan suhu, tinggal masukin beberapa teh botol plus es batu, trus keliling ke meja-meja di kantor. Pasti laku keras! Nggak usah capek-capek nawarin pula, tinggal setel aja radionya. Begitu orang denger suara radio, mereka udah siap-siap beli teh botol. Mirip tukang getuk lindri, gitu.

Atau bisa dengan memanfaatkan tali-temali di bagian sampingnya untuk gantungin kopi sachet. Thermos isi air panas dimasukin ke ransel, siap deh jualan minuman hangat! Bisa jualan di kantor, atau sambil iseng waktu nunggu bis. Lumayan kan?

tas serba guna termos

“……tiga kali puasa, tiga kali lebaran…”
“KOPI SUSU satu Fit!”

tas serba guna peragaan

Resikonya paling ditanya boss, “Ke mana aja sih? Kok sering ngilang dari meja?”
“Ke bawah boss, ATM.”
“Ke ATM kok sering amat?”
“Maklum boss, duit saya banyak.”

Pesan moral: dari sesuatu yang nampak norak, tersimpan peluang usaha.

Foto dikirimkan oleh Fitri, diperagakan oleh keponakannya yang masih maulu-malu, jadi minta wajahnya dimozaik

%d blogger menyukai ini: