Hidup Mapan Adalah…


Sofitel Nusa Dua Bali

Definisi gue tentang “hidup mapan” adalah kalo gue bisa melakukan berbagai hal yang gue sukai tanpa harus mikir biayanya berapa.

Nggak usah punya mobil mewah, Jakarta macet.
Nggak usah punya rumah gede, capek ngepelnya.
Nggak usah punya tas mahal, malah jadi sasaran begal.

Hidup mapan adalah:

Kalo lagi bosen di Jakarta bisa cusss… terbang ke Bali. Hotel Harris penuh? Ya nginep di Sofitel aja. Selisih harga kamarnya bisa 5 juta, tapi buat orang mapan nggak ada bedanya toh.

Atau sebaliknya: lagi ingin jalan-jalan di Legian, ya Tanaya yang 300 ribu juga hayo. Nggak usah maksa nginep di kawasan Nusa Dua yang elit.

Lagi ingin makan gyu katsu yang dagingnya nggak alot dan tepungnya nggak lepas2, ya tinggal weekend-an di Tokyo. Cuma 5 jam penerbangan, nggak beda dengan ke Bandung naik mobil kan.

Lagi ingin makan lumpia terenak di Indonesia, cus terbang ke Gang Lombok Semarang, penerbangan paling pagi.

Penerbangan paling pagi adanya cuma Garuda, yang 3 juta sekali jalan? Bayar.
Adanya cuma Sriwijaya? Ya ayo juga, yang penting berangkat.

Duit itu sekedar alat untuk hidup bebas mewujudkan keinginan. Kalo duit malah mendatangkan banyak keharusan:

  • nginep HARUS di hotel bintang 5
  • makan HARUS di resto mahal
  • baju/sepatu/tas HARUS merk terkenal
…semuanya hanya karena terbebani standar kepantasan yang berlaku di masyarakat seperti: 
  • “masa udah mapan tidurnya di hotel bintang 3”
  • “masa orang kaya makannya di emperan”
  • “masa orang sukses sepatunya buatan lokal”) maka…

…itu namanya bukan duit menunjang hidup bebas, tapi duit sebagai beban hidup.

Nyari duit itu udah susah, jangan sampe pas ngabisinnya juga dibawa susah.

Demikian renungan pagi ini, dari pinggir kolam Sofitel Hotel yang kamarnya bisa sampe 6 juta per malam (yang masih dibayarin Oriflame, belum bayar sendiri).

Nusa Dua, 19 Februari 2019. Repost dari halaman Facebook pribadi gue.

 

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

2 Komentar

  1. Berarti keputusan impulsifku selama ini udah tepat dong 😛 xixixi

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: