[Menuju Langsing] Ketika Perut Nggak Lagi Bisa Diandalkan (02)


 

orang makan pasta
sumber

Setelah beberapa hari menjalani intermittent fasting, gue merasakan sebuah keajaiban, suatu mukjizat, yang belum pernah gue rasakan sebelumnya:

Gue cepet kenyang.

Ini kondisi yang aneh dan cukup meresahkan. Soalnya gini:

Gue kan mau serius ber-intermittent fasting, maka gue berusaha semaksimal mungkin untuk gak main caplok makanan di luar jadwal makan. Kalo nemu makanan yang menggiurkan sebelum waktu makan, maka makanan itu akan gue simpen. Misalnya waktu malem-malem ‘nggak sengaja’ buka kulkas, trus nemu bakpia yang nampak menggairahkan, maka gue akan ambil plastik ziplock, lantas secara cermat mengemas bakpia itu bak barang bukti di serial CSI, untuk dibawa besok ke kantor. Kalo abis itu ‘kebetulan’ nemu coklat yang nampak asoy, masuk plastik ziplock juga. Istri abis ngupas rambutan, masukin juga barang 15 butir ke Lock N Lock (karena kalo pake plastik ziplock dapetnya cuma sedikit).

Hasilnya, besoknya gue berangkat ke kantor dengan tas penuh plastik ziplock berisi aneka cemilan yang rencananya bakal gue sikat habis saat waktu makan tiba. Maka bayangin betapa mengecewakannya kalo setelah melewati perencanaan yang demikian matang, tau-tau baru makan bakpia 2 potong perut udah nyerah kekenyangan. Napsu besar, kapasitas perut keteteran. Kenapa jadi payah gini, wahai perut?

Ke mana perut yang biasanya sanggup makan sate 20 tusuk pake lontong 2, sambil nunggu sate dikipas ngemil gorengan, setelah sate beres dilanjut es podeng?

Ke mana perut yang tanpa banyak cingcong sanggup menjaga keutuhan kedelapan slice pizza ukuran large agar tetap bersama hingga ujung saluran pencernaan, tanpa ada 1 slice pun yang tertinggal di meja?

Ke mana perut yang nggak pernah galau mau pilih mi ayam atau siomay karena selalu sanggup nampung keduanya sekaligus?

Mungkin, ini baru dugaan gue aja ya, kalo perut kosong selama 18 jam akan menyusut daya tampungnya. Baru diisi sedikit udah langsung kenyang. Padahal gue cuma punya kesempatan makan selama 6 jam yang harus gue manfaatkan seoptimal mungkin, bukan?

Yang kemudian gue lakukan adalah: berusaha lebih keras memanfaatkan waktu makan untuk memasukkan sebanyak mungkin makanan ke dalam perut gue. Pemikiran gue simpel aja: setelah ini gue harus melalui waktu 18 jam tanpa makan, maka gue harus menyimpan bekal sebanyak mungkin biar nggak kelaparan.

Logikanya:

  • Kalo makan sepiring, akan kuat puasa 6 jam
  • Kalo makan 2 piring, akan kuat puasa 12 jam
  • Kalo makan 3 piring, kuat puasa 18 jam

Bener kan?

Ternyata enggak.

Berikut ini dua masalah yang berhasil gue identifikasi.

Masalah pertama: mau pecah vs mau mati

Saat gue berusaha memasukkan sebanyak mungkin makanan ke perut dalam kurun waktu 6 jam itu, hidup gue malah jadi menderita. Rasanya kulit perut gue jadi menipis seperti balon yang kebanyakan ditiup, bisa meletus sewaktu-waktu. Dibawa gerak terasa berat. Ngantukan. Sendawa nggak selesai-selesai. Ringkasnya, seperti yang gue gambarkan di salah satu halaman diary gue berikut ini:

Di awal masa intermittent fasting itu, sensasi perut gue bolak-balik di antara 2 kubu ekstrim:

  • laper lahir batin, mata nanar kalo lihat makanan, otak sibuk merencanakan mau makan apa nanti kalo udah boleh makan
  • kekenyangan sampe mau muntah

Masalah kedua: porsi bukan jaminan

Setelah gue cermati, ternyata porsi makanan nggak selalu berpengaruh terhadap ketahanan lapar.

Ya, kalo gue cuma makan nasi sesendok, pasti dalam waktu singkat akan segera terasa laper lagi.

Tapi antara gue makan nasi sepiring VS gue makan nasi dua piring, titik lapernya akan sama-sama 12 jam. Malah ada kecenderungan, kalo udah melewati titik kenyang tapi masih dipaksakan makan juga, akibatnya akan lebih cepet laper.

Jadi ‘matematika’ porsi yang gue rasakan adalah sebagai berikut:

  • Kalo makan sepiring, lapar datang setelah 12 jam
  • Kalo makan 2 piring, lapar juga datang setelah 12 jam
  • Kalo makan 3 piring, baru 8 jam udah laper lagi

Berdasarkan penemuan ini, gue berkesimpulan:

Paradox makan VS laper:

Kita makan supaya kenyang. Tapi semakin banyak kita makan, semakin mudah merasa laper

si mbot, 2019

Setelah beberapa hari disiksa perut yang terombang-ambing antara kekenyangan atau kelaparan, gue mulai mikir, “kayaknya ada yang salah nih.”

Gue nyoba intermittent fasting supaya sehat, kan? Tapi kenapa prosesnya nggak terasa menyehatkan? Kalo gue meneruskan program ini, apa iya seumur hidup gue akan terus-terusan berada di antara 2 titik ekstrim, antara kelaparan VS mau muntah kekenyangan?

Sebuah video di Youtube menginspirasi gue untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Tapi itu gue bahas nanti aja, di posting berikutnya, ya.

Tinggalkan komentar

5 Komentar

  1. Aku merasa tersindir nih baca ini, karena nanti pulang pasti mie ayam, siomay, sate dll tak beli semua.

    Anyway, ditunggu cerita selanjutnya ya Mas.

    Suka

    Balas
  2. hmm…menarik secara gw lagi nyari bentuk diet yang pas buat gw. beberapa kali diet berantakan dan hasilnya mengecewakan

    Suka

    Balas
  3. Oke, ditunggu. Menarik nih.

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • Komentar Terbaru

    riezal bintan pada job value: solusi keadilan unt…
    pinkuonna pada Momen Pengubah Hidup
    mbot pada Momen Pengubah Hidup
    pinkuonna pada Momen Pengubah Hidup
    mbot pada Momen Pengubah Hidup
    Nita Prihartini pada Momen Pengubah Hidup
    Momen Pengubah Hidup… pada bsmr = belajar sampe mati…
    Crystal House pada siapa yang sering kesetrum sep…
    power indoarabic pada [2012-011] Ajaran ‘sesat…
    power indoarabic pada [2012-011] Ajaran ‘sesat…
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 692 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Tautan-tautan Pribadi

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Hal yang Perlu Disiapin Sebelum Nonton "A Quiet Place" 15 April 2018
      Buat yang belum tau, "A Quiet Place" menceritakan kehidupan sebuah keluarga dengan 3 anak yang hidupnya sama sekali nggak boleh berisik, karena kalo bersuara dikit aja bisa diserang oleh 'sesuatu' (no spoiler ahead).Tentunya ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi gue, lantas gimana kalo mereka eek. Mungkin suara ngedennya bisa diredam, s […]
    • Benarkah Pacific Rim Uprising Jelek? 25 Maret 2018
      Soal keputusan untuk nonton atau nggak nonton sebuah film kadang cukup pelik. Di satu sisi, inginnya nonton semua film yang rilis. Di sisi lain, tiket bioskop deket rumah sekarang udah mencapai 60 ribu (harga weekend). Belum termasuk pop corn yang ukuran mediumnya 50 ribu dan air putih di botol 330 ml seharga 10 ribu*. Artinya: filmnya harus beneran dipilih […]
    • Review: Designated Survivor (Serial TV 2016) 15 Maret 2018
      Semua berawal gara-gara Netflix.Di suatu hari yang selo, nyalain Netflix tanpa tau mau nonton apa, tiba-tiba trailer film ini muncul.Ida langsung tertarik. "Nonton ini aja, suami. Istri seneng nonton film yang gini-gini," katanya, tanpa keterangan yang lebih operasional mengenai batasan film yang masuk dalam kategori 'gini-gini'.Ternyata […]
    • Review: Peter Rabbit (2018) Bikin Penonton Doain Tokoh Utama Celaka 11 Maret 2018
      Biasanya film kan dikemas sedemikian rupa biar penonton bersimpati pada tokoh utamanya, ya. Biar kalo tokoh utamanya dalam posisi terancam, penonton deg-degan, berdoa biar selamat sampai akhir film. Khusus untuk film ini, gue sih terus terang doain Peter Rabbit-nya cepetan mati. Digambarkan dalam film ini Peter Rabbit adalah kelinci yang sotoy, sangat iseng […]
    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Jadi 'Hero' di PBS Workshop di OEC Jakarta! Seruuuu! 5 Desember 2019
      Jadi hari ini jadwalnya aku ke OEC Jakarta dan ikutan PBS Workshop yang oriflame adakan.Aku ingin tambah ilmu, ya khaaaan?Walaupun sudah bikin dan punya link PBS, aku merasa kalau aku tetap harus datang ke workshop ini karena pasti aku akan dapat sesuatu.Karena kunci untuk maju adalah: JANGAN pernah merasa SUDAH TAU. Banyakin belajar. Dan bener aja, aku dapa […]
    • Menghasilkan Uang di Oriflame Lewat Menjual, Begini Caranya! 💰💰🤑 4 Desember 2019
      Masih banyak yang suka bertanya-tanya: Sistem kerja oriflame itu seperti apa sih? Cara kerja oriflame itu bagaimana sih? Mari merapat! Aku akan jelaskan yaaaa.. 😍😍🤗🤗 Jadi, di Oriflame itu ada 2 cara untuk menghasilkan uang. Yang pertama, dengan cara menjual. Yang kedua, dengan cara membangun sebuah team dengan cara mengajak sebanyak mungkin teman kita bergab […]
    • Kenalan Sama Oriflame Lewat Video Ini, Yuk! 😍😍 3 Desember 2019
      Belum pernah tau tentang Oriflame? Atau, sudah pernah tau tapi cuma selewat aja? Yuk kenalan dengan oriflame lewat beberapa fakta menarik di video ini. 😍😍😍😍 Oriflame adalah perusahaan besar yang harus dipertimbangkan kalau teman2 sedang mencari bisnis yang bisa dikerjakan dari rumah atau sambil ngantor. Perusahaan yang pertama kali berdiri di stockholm, swed […]
    • Cerita Dibalik Sebuah Conference Oriflame 😍😍😍 2 Desember 2019
      Aku mau ceritain tentang dibalik sebuah conference international-nya oriflame ya.. Sungguh aku tercengaaaaang banget pas denger penjelasannya di acara Business Day Diamond Conference Sydney, Januari 2019 kemarin. 😍😍😍😍😍 Di oriflame kan ada 2 event konferensi luar negeri-- Gold Conference dan Executive-Diamond Conference. Nah yg naik panggung cerita dan […]
    • Perempuan dan 3 Hal Finansial Penting. 2 Desember 2019
      Turki, Oktober 2019 Di sebuah sesi training yg berkaitan dengan keuangan yg pernah aku hadiri, bapak dan ibu pembicaranya bilang begini, 'Perempuan itu HARUS punya 3 hal ini. Pertama, properti atas namanya sendiri. Kedua, tabungan atas namanya sendiri. Ketiga, rekening proteksi atau asuransi atas namanya sendiri.' 🤔🤔🤔🤔🤔🤔 Pas baru dengar beliau ini […]
    • Kesempatan Hadiah GRATIS Dengan PBS Oriflame di Desember 2019! 1 Desember 2019
      Mau beli produk oriflame dengan harga diskon member? Hematnya 23% lho dari harga katalognya. Lumayaaaan banget kan yaaa.. Nah, kebetulan di bulan Desember 2019 ini, oriflame punya penawaran spesial buat non member yang ingin punya nomer kartu diskon oriflame! Gak cuma bisa belanja hemat diskon 23% tapi juga bisa dapat hadiah GRATIS! 😍😍😍😍 Khusus buat yang bel […]
    • Promo Belanja Oriflame Desember 2019-- Tas Puma Exclusive! 1 Desember 2019
      Tahun 2012, oriflame pernah kerja sama dengan PUMA dan mengeluarkan promo berhadiah tote bag PUMA. Itu aku sukaaaa banget tasnya. Warna hitam dengan lis bagiab atas warna emas elegan. Cakeeeep banget! Udah gitu, siapa yang meragukan kekuatan merk PUMA kan? Sebagai brand olahraga sekelas Nike, Reebok dan Adidas, sudah jelas jaminan mutu buangeeeet! Tas PUMA t […]
    • Essentials Fairness Exfoliating Scrub by Oriflame 1 Desember 2019
      Umumnya, pergantian sel kulit baru akan terbentuk setiap 28 hari sekali. Tapiiiii bertambahnya umur membuat hal ini tidak terjadi secara sempurna.  Akibatnya, terjadi penumpukan sel kulit mati di wajah. Nah, penumpukan sel kulit mati inilah yang bikin wajah jadi keliatan kusam, kalau dipegang rasanya kasar, belum lagi penumpukan sebum di wajah yang bikin kom […]
    • Cara Membuat Link Personal Beauty Store (PBS) Untuk Member Oriflame 28 November 2019
      Sebagai bisnis digital, Oriflame memberikan support kepada para membernya berupa tools digital yang bisa digunakan untuk membesarkan jaringan dan memperluas penjualan. Yang sedang terus digadang2 oleh oriflame saat ini adalah Personal Beauty Store, atau toko online pribadi yang bisa dimiliki oleh setiap membernya. Sudah member oriflame tapi belum punya link […]
    • [Oleh-Oleh Presidential Summit 2019] Apakah Saya Alpha Leader? 28 November 2019
      Hari Senin 25 November 2019 kemarin, jadwalnya datang ke OEC Jakarta, karena mau ikutan kelas ini. Judulnya, Oleh-Oleh Presidential Summit. Presidential Summit ini adalah sebuah sesi khusus saat Top 15 Meeting Leader Oriflame Indonesia di bulan September 2019 kemarin.
%d blogger menyukai ini: