Nampang VS Memotivasi, Apa Bedanya?


21992725_10154874757571367_4844709773421631975_o

Sekitar 2 tahun lalu, gue menyaksikan presentasi seorang boss kantoran di depan kurang lebih 200 orang kroco-kroconya. Di tengah slide presentasinya dia menyelipkan foto dirinya lagi duduk di pantai salah satu pulau di Yunani.

Dia mengantarkan slide tersebut dengan kata-kata yang kurang lebih sebagai berikut,

“Lihat ini. Kalau SAYA, cari idenya di tempat-tempat indah seperti ini. Makanya bisa dapat ide cemerlang seperti bisnis yang kita jalankan sekarang. Beda dengan kalian ya, cari idenya di Jakarta yang panas dan macet, gak heran kalo idenya juga butek. Makanya, kalau mau punya ide cemerlang, pergi ke tempat2 seperti ini.”

Boss itu lantas tertawa, diikuti tawa para kroco, karena apa lagi yang bisa dilakukan kroco selain ikut-ikutan ketawa saat boss ngelawak, bukan?

Tapi gue lantas mikir: apa ya, maksud dia ngomong seperti itu? Memotivasi? Kalau ya, emang berapa banyak sih dari 200 kroco yang diceramahinya itu mampu merasakan seperti dia, di posisi yang bisa jalan-jalan dibayari perusahaan lantas bisa nampang di slide presentasi? Kalaupun ke200 kroco bekerja super keras, berapa lama waktu yang mereka butuhkan untuk sampai di posisi si boss? Lebih dari 10 tahun, mungkin. Kalaupun sampai, berapa tempat yang tersedia? Nggak mungkin ada perusahaan punya boss sampai 200, paling cuma 10an, kan? Lantas gimana dengan yang 190an sisanya? Mau nggak mau ya cari tempat di perusahaan lain. Atau sebaliknya, gimana nasib si boss kalo ada 10 kader kroco yang lebih qualified dari dia? Terpaksa minggir, bukan?

Di situlah perbedaannya dengan Oriflame. Kalau hari ini seorang leader Oriflame memamerkan foto jalan-jalan ke Yunani di depan 200 orang yang baru calon prospekan sekalipun, ke200 orang itu punya peluang yang sama untuk merasakan jalan-jalan gratis. Nggak perlu lama, asal bekerja keras, di bawah 5 tahun pun bisa. Nggak ada batas, ke200 orang itu, kalo mau, bisa punya posisi yang sama bahkan lebih tinggi dari sang leader. Seorang Director Oriflame bisa merekrut 200 orang Director baru tanpa harus kehilangan title Director-nya. Bukannya hilang, malah lebih tinggi title yang didapatnya!

Atau kalaupun kemudian orang-orang yang direkrutnya lebih qualified sehingga punya title lebih tinggi, nggak akan mengurangi penghasilan sang leader kok. Sang leader nggak perlu merasa terancam, karena sistem Oriflame jelas: setiap orang dapat imbalan berdasarkan kualitas kerjanya.

Di Oriflame, saat seorang leader memamerkan reward-reward yang sudah didapatnya, dia sedang mengajak lawan bicaranya untuk merasakan yang sama. Bukan sekedar ingin dikagumi.

Atau, dengan kata lain, itulah bedanya MEMOTIVASI dan SEKEDAR NUMPANG NAMPANG PAKE DUIT PERUSAHAAN.

Salam dari Mykonos, Yunani. Yang mau ngerasain jalan2 ke sini GRATIS, cuma modal setor paspor dan foto visa, kontak aja Syarifah Khalida 08157114356. Mau ngobrol langsung di WA? Klik di sini.

separator1.jpg
Tulisan ini gue buat sesaat sebelum turun ke Mykonos tanggal 24 September 2017 dalam rangkaian Oriflame Gold Cruise 2017 yang gue tulis di sini. Tadinya gue posting di FB, tapi biar gampang digoogling, gue post ulang di sini deh.

 

Iklan
Tinggalkan komentar

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: