Imbuhan Rancu yang Bikin Gawat


bahasa

Beda dengan bahasa Inggris, bahasa Indonesia punya banyak imbuhan.

Sebuah kata dasar, dikasih imbuhan, maknanya bisa berubah. Imbuhannya diganti, maknanya bisa bertolak belakang.

Contohnya imbuhan di-kan dan di-i.

Dua-duanya kata kerja pasif, bedanya: kalo di-kan subyeknya bergerak, dan di-i subyeknya nggak bergerak.

Contoh:

Batu dilemparkan oleh Budi. – Batunya gerak.
Rumah dilempari Batu (oleh Budi). – Rumahnya nggak gerak.

Mobil dijalankan. – Mobilnya gerak.
Jalan setapak dijalani. – Jalan setapaknya nggak gerak.

Permasalahan timbul kala bahasa Indonesia dicampur dialek Betawi, dan muncullah imbuhan di-in. Ini bikin pusing bener, karena di-in bermakna ganda, bisa berarti di-kan, bisa juga di-i. Ini kan jadi nggak jelas, yang mana yang gerak, mana yang gak gerak.

Contoh:

“Gila, batu yang dilemparin sekolah lawan gede-gede banget!” – ini maksudnya ‘dilemparkan’.
“Ancur dah sekolah gue dilemparin batu segede-gede gitu!” – ini maksudnya ‘dilempari’.

“Mobil gue tiap kali dijalanin kok bunyinya aneh, ya?” – ini maksudnya ‘dijalankan’.
“Udah lah, yang penting dijalanin aja dulu, kita lihat nantinya gimana.” – ini maksudnya modus, eh maksudnya ‘dijalani’.

Kalo kata dasarnya cuma ‘lempar’ dan ‘jalan’ masih enak. Jadi runyam kalo udah mulai melibatkan kata-kata tertentu.

Contoh:

“Sari nggak mau dimasukin,soalnya masih capek, mau ngaso dulu.” (Maksudnya
dimasukkan ke daftar peserta piknik).

“Pantesan kok lu kelihatannya lemes banget, rupanya tadi abis dikeluarin ya?” (Maksudnya dikeluarkan dari daftar calon penerima bonus).

Dan…

“Adik meronta-ronta waktu mau dinaikin.”(Maksudnya dinaikkan ke mobil untuk
dibawa ke mantri sunat.)

Demikian kajian bahasa kita kali ini, semoga (walaupun kecil kemungkinan) bermanfaat.

Gambar gue pinjem dari sini.

Iklan
Tinggalkan komentar

5 Komentar

  1. hiyahahahah
    *baru kepikirin #eh kepikiran

    Suka

    Balas
  2. jleb. hahaha

    Suka

    Balas
  3. Contoh terakhir bikin ngakak …
    BTW, ada link sumber info untuk soal bergerak/tidak bergeraknya di-kan dan di-i(in) gak? atau .. cuma intuisi kah?…

    Suka

    Balas
  4. Gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar

    Disukai oleh 1 orang

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: