Ingin Banget Nanya Kepo? Coba Jurus Baru Ini!


pertanyaankepo

Lebaran!

Artinya, waktu untuk bersilaturahim. 

Bersilaturahim, artinya ngobrol-ngobrol. 

Dan buat kita, insan kepo nusantara, ngobrol-ngobrol artinya nanya. 

Celakanya, belakangan makin susah untuk nanya. Liat aja di medsos, orang pada nge-meme-in jawaban nyeleneh untuk pertanyaan favorit Lebaran, seperti ini: 

Lebih kurang ajarnya lagi, masa orang nanya disuruh bayar: 

Bayangin, kalo untuk nanya aja susah, lantas kita ngapain? Masa silaturahim cuma ngemil kastengels doang? 

Solusinya, kita harus selangkah lebih maju. Terinspirasi dari film Hollywood yang judulnya baru tapi ceritanya itu-itu aja, kita harus mampu mengemas pertanyaan basi dalam bentuk yang sulit diantisipasi orang. Bahkan, sebagian malah bukan berbentuk pertanyaan, karena yang penting kan keponya. Berikut beberapa contohnya: 

Cuti

“Cutinya sampe kapan nih?”

“Sampe tanggal 10, Tante.”

“Kalo NGEJOMBLONYA?”

Cuaca panas

“Waduh, panas ya. Ada kertas nggak, buat kipas-kipas? Kalo bisa sih yang ada tulisan nama kamu dan calon mempelai, sama denah gedung resepsi…”

Opor1

“Opornya enak nih. Masak sendiri?”

“Iya, Tante.”

“Wah, masak sendiri aja enak begini. Apalagi nanti kalo BERDUA…”

Opor2

“Opornya enak nih. Masak sendiri?”

“Enggak, Tante. Beli.”

“Trus kamu ngapain aja, cari pacar enggak, masak opor juga enggak.”

Opor3

“Opornya enak nih. Bikin sendiri?”

“Iya, Tante.”

“Nah ini bikin opor aja enak. Coba deh sekali-sekali bikin anak.”

Selamat

“Selamat idulfitri ya…”

“Terima kasih, sama-sama…”

“Tadinya mau bilang selamat LEBARan, tapi takut dikira nyindir.”

Oleh-oleh

(sambil bawa oleh-oleh setoples kue kering) ”Aduh… maaf ya…”

“Maaf kenapa, Tante?”

“Kalo tau kamu sekarang udah BEGINI, harusnya Tante tadi bawain buah segar aja.”

Kebijakan Pemda

“Eh tau nggak, kata Gubernur, orang dari luar Jakarta dipersilakan datang, selama punya pekerjaan di sini.”

“Oh… gitu. Terus kenapa, Tante?”

“Jadi kalo kamu mau nyari jodoh di kampung, nggak perlu kuatir. Daripada di sini nggak laku gini.”

Pohon

“Lihat deh pohon jambu Tante.”

“Kenapa pohonnya, Tante?”

“Itu ditanemnya bersamaan dengan kelahiran kamu loh. Lihat, pohonnya udah segede gini, sementara kamu kawin aja belum.”

Gojek

“Senang ya, sekarang ini ada gojek.”

“Iya, Tante. Lebih praktis.”

“Bukan, jadi kamu bisa ngerasain dianter-jemput, sama di-SMS ‘lagi di mana’”

Punya trik nanya kepo lainnya? Silakan tulis di komentar. Salam kepo! 

Gambar gue pinjem dari kepoabis.com

Iklan
Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

10 Komentar

  1. kok yang tanya ” tante” semua?

    Suka

    Balas
  2. heavendrive

     /  7 Juli 2016

    sehat Mbot??

    Suka

    Balas
  3. Mudik mas?

    Suka

    Balas
  4. kalo ada yg nanya “kapan nikah?”, serang balik dengan nanya “ada yang bisa dimantu?” 😂

    Disukai oleh 1 orang

    Balas
  5. *numpang ngikik di sindang*

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: