[2012-003] Mau gampang? Ya jangan mikir yang susah!


Alkisah, tersebutlah sebuah tes intelegensi bernama IST – singkatan dari Intelligenz Struktur Test, yang disusun oleh psikolog Jerman bernama Rudolf Amthauerpada tahun 1953. Tes ini terdiri atas 9 subtes yang masing-masing mengukur aspek intelegensi yang berbeda-beda. Mulai dari kemampuan analisis verbal, logika numerik, sampai daya ingat. Dan dari ke sembilan subtes ini, ada satu yang bikin gue, sebagai psikolog, benci banget: subtes ke 8 tentang kemampuan ruang.

Lah gimana nggak stress: tugas gue kan menjelaskan cara pengerjaan tes supaya pesertanya bisa ngerjain sesuai aturan. Kalo pesertanya salah ngerti, mereka salah ngerjain, akibatnya hasil tes jeblok. Padahal psikotes kan biasanya terkait dengan masa depan mereka – karena untuk keperluan seleksi pegawai atau sekolah. Artinya, kemampuan gue menjelaskan tes berdampak pada masa depan para peserta. Dan sialnya kok ya si Rudolf Amthauer ini bikin tes susah amat!
Subtes 8 dari IST bentuknya kurang lebih kayak gini nih:
Psikotes-Tes-Kemampuan-Ruang-1
Ada 5 buah kubus yang tiap sisinya punya simbol berbeda. Tugas peserta menentukan kubus di setiap nomor adalah kubus yang mana dari 5 pilihan jawaban yang tersedia, apakah kubus A, kubus B, kubus C, kubus D atau kubus E. Tentunya kubus di setiap nomor soal sudah mengalami perputaran sedemikian rupa sehingga posisinya beda dengan kubus di pilihan jawaban. Artinya peserta harus membayangkan kubus-kubus itu berputar dan berguling dalam benaknya, sebelum bisa menentukan jawaban yang benar.
Kalopun kubusnya beneran ada di depan mata pun nggak mudah membayangkan penampakannya saat posisinya berubah. Lha ini kubusnya hanya dalam bentuk gambar 2 dimensi, jelas makin susah!
Karena tahu subtes ini nggak gampang dipahami, maka menjelang subtes ke 8 gue biasanya bilang,
“…perhatikan baik-baik ya, subtes berikut ini sangat rumit. Awas, jangan sampai salah…”
Tapi udah dibilangin gitu pun orang masih aja kesulitan. Boro-boro menentukan kubus dalam soal, baru sampe pilihan jawabannya aja mereka udah bingung. Biasanya mereka sulit melihat bahwa 5 pilihan jawaban itu memang 5 kubus yang berbeda. Dikiranya itu 1 kubus yang ditampilkan dalam 5 variasi posisi. Hasilnya gue harus nerangin berkali-kali, itu pun dengan diiringi protes dan keluh kesah para peserta yang menganggap tes ini nggak masuk akal.
Nah, setelah bertahun-tahun kerja di bidang yang nggak berhubungan sama psikotes dan terbebas dari hantu IST, baru-baru ini gue dapet obyekan ngetes, dan coba tebak tes apa yang harus gue bawakan… yak, tentu aja IST.
Menjelang tes gue berpikir keras gimana caranya biar subtes 8 nggak jadi masalah. Dan akhirnya gue dapet ide: mengubah pengantarnya!
Kalo dulu gue membawakan subtes 8 dengan peringatan bahwa tes ini akan sulit, kali ini gue coba pendekatan lain. Gue bilang,
“Setelah mengerjakan tes yang susah-susah tadi, sekarang saya akan mengajak Anda sekalian bermain balok. Pasti waktu kecil semuanya pernah main balok, kan? Nah, artinya Anda pasti bisa mengerjakan subtes berikut!”
Selebihnya instruksi gue sama persis seperti yang dulu-dulu, cuma pembukaannya aja yang gue bedain. Eh ajaib, ternyata para pesertanya nggak mengalami kesulitan sama sekali! Cukup diterangin satu kali, mereka bisa mengerjakan soal-soal latihan dengan bener. Rupanya, menyamakan subtes 8 dengan permainan balok masa kecil bikin peserta berpikir tes ini adalah permainan yang fun dan mudah, jadi nggak menakutkan lagi.
Pesan moralnya? Mindset itu penting banget. Kalo lu ngerjain sesuatu yang sebelumnya lu anggap susah, maka lu akan kesusahan. Sebaliknya, kalo lu anggap pekerjaan itu mudah, maka lu juga akan mengerjakannya dengan mudah 🙂
Iklan
Tinggalkan komentar

21 Komentar

  1. paling males liatin test bangun ruang ..errr
    apalagiii kalau dah nempel pengumuman lolos apa gak
    kalau gak lolos rasanya sakit, sudah abisin biaya gede banget, dahusaha maximal.
    eh si tim perusahaan kayak fun aja, ga ada beban hidup ()??

    Suka

    Balas
  2. pasti E!dua kali ngerjain beginian dalam rentang waktu 2007-2010 😀

    Suka

    Balas
  3. wah..banyak yang bilang E ya…padahal kukira A *malah merhatiin soal

    Suka

    Balas
  4. Coba pakai pengantarnya : Ini soal utk setiap org yg bisa ngerjain saya kasi bonus 5 juta. Tunai. Sekarang juga.

    Suka

    Balas
  5. numpang baca lagi :), menarik nih postingannya. kira2 itu jawabannya E. apakah benar?

    Suka

    Balas
  6. jadi jawabannya apa mas aguung? hihihihi

    Suka

    Balas
  7. gue plg benci soal test yg ini… soalnya bkin otak gue jungkir balik sking kerasnya mikir… -_-“

    Suka

    Balas
  8. wah menarik juga nih cara memotivasi orang 🙂

    Suka

    Balas
  9. Setujuuuu….. Kalo saya biasanya mengaitkan dengan subtes sebelumnya mas, dgn ngomong “Nah, untuk sub tes yang ini pada prinsipnya sama dengan yang sebelumnya, cuma beda bendanya aja, Kalo tadi kita main puzzle sekarang kita main balok.” Biasanya sih lebih cepat ngerti daripada pake contoh benda langsung dipraktekin di depan peserta, malah lebih gak mudheng 😛

    Suka

    Balas
  10. anjir ini ngabisin lima menit sendiri buat mikir jawaban itu balok; nggak tahu jawabannya yang mana.Edun gimana coba bisa lolos dapat kerjaan kalau balok aja guwe gak bisa :(*btw, kenapa sih tes balok-balok itu penting untuk cari kerjaan? Kan udah bukan rahasia lagi kalau para PNS itu ditest begituan lolos, tapi kalau urusan kerjaan jauh dari hasil yang diinginkan*

    Suka

    Balas
  11. Ngerti koook, tapi kan senapsaran ama jawaban.. B bukan? *teuteup

    Suka

    Balas
  12. Haha… Kok malah jadi tebak2an kubusnya gini. Pesa moralnya kan bukan ituuuu…

    Suka

    Balas
  13. Kok gw gak bs jawab yah. Jeblok dong. Gagal jadi cpns

    Suka

    Balas
  14. kayaknya E *liatin gambar* 😀

    Suka

    Balas
  15. sepertinya D kalau hanya itu jawabannya, tapi kalau ada pilihan semua gambar a-e salah aku milih yg semua salah.

    Suka

    Balas
  16. kayak test CPNS aja,Gung hehe…

    Suka

    Balas
  17. mbot said: Pasti waktu kecil semuanya pernah main balok, kan?

    kalau pesertanya pada teriak “Enggakkkkk”kira-kira diapain ya ? 😀

    Suka

    Balas
  18. Hm, kubus E? *sambil merem melek* *maklum passing midnight*

    Suka

    Balas
  19. Itu soalny jwbnny mana?? *malesmikirMau bikin buku lg ya?

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    mbot di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    Tjetje [binibule.com… di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    [sharing HRD] negosi… di [sharing HRD] WASPADA! 5 gelag…
    Koper | (new) Mbot… di Realita, Cinta, dan Rock n…
    mbot di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    ganganjanuar di Yang Terjadi Pada Bahu Ayah In…
    mbot di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
    Tjetje [binibule.com… di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
    mbot di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
    enkoos di OGC 2017: Udah Pernah ke Roma,…
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.241 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda. Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke s […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: