[Herbalife Diary 010] kalo gak dicatat, gimana mau meningkat


“Gue udah rajin olah raga lho, tapi emang dasar nasib nggak langsing-langsing juga!”

Andaikan gue dapet 5.000 perak setiap kali denger orang ngomong gitu, gue udah pindah rumah ke Pondok Indah.

Maksud gue, saat gagal melangsing orang sering terlalu cepet menumpahkan kesalahan pada hal-hal yang nggak bisa dikontrol (dan nggak bisa membela diri) seperti nasib, genetik, bawaan, tulang besar, dllsb tapi di saat yang bersamaan sama sekali nggak merasa perlu menilai secara obyektif hal-hal yang seharusnya bisa dikontrol seperti porsi olah raga.

Dan untuk bisa menilai secara obyektif apa bener aktivitas olah raga kita udah termasuk kategori “rajin”, nggak ada cara lain kecuali mencatat.

Minimal ada 2 manfaat nyata yang bisa kita dapet kalo menjalani program melangsing sambil mencatat, yaitu:

1. memastikan kita berlatih secara konsisten

Percaya deh, ingatan kita itu suka nipu. Kadang kita merasa udah berlatih 3 kali seminggu, padahal kenyataannya terakhir kita olah raga adalah 2 minggu yang lalu. Kalo aktivitas olah raga lu tercatat, maka lu bisa tau persis seberapa sering lu olah raga. Kalo dengan porsi itu progres melangsingnya masih mandek, ya tinggal ditambah aja porsinya. Jadi nggak perlu frustrasi dan menyalahkan nenek moyang yang kebetulan gendut-gendut semuanya.

2. memantau apakah kebugaran kita meningkat

Seperti yang pernah gue bahas di journal yang ini, gue mencatat aktivitas gue di gym. Seberapa banyak dan seberapa sering porsi latihan beban gue tulis di sebuah buku kecil yang gue bawa-bawa waktu nge-gym. Dengan demikian kalo gue baca di catatan bahwa bulan lalu gue sanggup leg-press dengan beban 70 kilo, misalnya, dan bulan ini mendadak baru dikasih beban 50 kilo udah serasa mau semaput, maka gue tau bahwa kondisi gue menurun. Prinsipnya, tujuan utama program pelangsingan adalah menjadi sehat dan bugar. Sedangkan langsing itu cuma efek sampingnya. Artinya, kalo angka di timbangan mengecil tapi kapasitas stamina menurun, ada yang salah dengan program pelangsingan kita. Dan itu cuma bisa dikenali kalo kita rajin mencatat.

Untungnya, jaman sekarang teknologi udah makin canggih, kita nggak perlu sepenuhnya tergantung pada notes dan bolpen untuk mencatat. Berikut beberapa hal yang bisa lu lakukan untuk mencatat aktivitas olah raga lu:

Endomondo
Ini adalah situs yang menyediakan aplikasi pemantau olah raga. Dengan menginstall aplikasinya di perangkat yang terhubung dengan GPS, maka kita bisa mencatat rute jogging / jalan kaki / bersepeda kita, berapa kecepatan rata-ratanya, dan berapa kalori yang terbakar. Aplikasinya juga bisa jalan di berbagai platform, mulai dari Blackberry sampe Android. Bonusnya, dia juga menyediakan tantangan bulanan di mana para penggunanya bisa saling berkompetisi. Tentang situs ini akan gue posting lebih lengkap besok-besok (kalo inget). Silakan mampir ke situsnya, www.endomondo.com kalo mau tau lebih banyak.

Speedometer sepeda
Dengan memasang benda ini di sepeda, lu bisa menghitung jarak dan kecepatan tempuh selama bersepeda. Ada beberapa jenis yang bisa sekalian menghitung pembakaran kalori. Gue sarankan beli yang tipe wireless, karena pemasangannya mudah dan nggak ngerepotin kalo suatu kali nanti lu mau ganti sepeda.

Jam tangan penghitung detak jantung
Jam model gini biasanya terhubung secara wireless dengan sebuah detektor yang dililitkan di dada. Dengan alat ini kita bisa tau apakah kita telah mencapai zona detak jantung yang efektif untuk pembakaran lemak. Beberapa tipe juga dilengkapi dengan data historikal, untuk memantau perkembangan stamina kita.

Pedometer
Benda ini menghitung jumlah langkah berdasarkan getaran tubuh kita. Dengan memasukkan panjang langkah kaki dan berat badan kita, dia juga bisa menghitung jarak tempuh dan kalori yang terbakar. Pemakaiannya gampang banget, tinggal dikantongi atau dipasang di ikat pinggang. Cuma berhubung dia bekerja dengan menghitung getaran, saat naik bajaj sebaiknya dimatiin dulu biar nggak kacau hitungannya.

Body scanner
Ini adalah timbangan ‘ajaib’ yang bisa mengukur massa otot dan persentase lemak tubuh. Dengan bantuan benda ini, kita bisa tahu apakah saat berat kita menurun kita telah berhasil membakar lemaknya, atau justru membuangi ototnya. Alat ini juga dilengkapi dengan data historikal untuk membandingkan kondisi kita sekarang dengan saat pengukuran terakhir.

Intinya, di jaman serba gampang seperti sekarang ini, untuk mencatat pun kita udah semakin dipermudah. Jadi, jangan buru-buru merasa gagal sebelum mencatat upaya kita secara akurat, ya!

Iklan
Tinggalkan komentar

25 Komentar

  1. fidaatje said: mas, makasih udah berbagi. aku skrg sudah mulai olahraga renang dan lari. makan besar cuma makan siang ajaa. tp msh ngopi dan makan roti kl pagi. msh butuh herbalife gak?

    olah raganya berapa kali seminggu? Upayakan minimal 3 kali dengan durasi minimal 30 menit ya. Sarapan rotinya sehat atau enggak tergantung dari jenis rotinya dan apa isinya. kalo roti gandum yang diisi sayuran sih sehat. kalo roti biasa yang diisi selai jelas enggak. yang jelas kalo sarapannya pake herbalife kebutuhan nutrisinya terpenuhi deh 🙂

    Suka

    Balas
  2. pedometer bisa dibeli di apotik atau toko olah raga. kisaran harganya antara 70rb smp 300rb

    Suka

    Balas
  3. Mas Mbot,beli pedometer dimana ya? Kisaran harga berapa?

    Suka

    Balas
  4. mas, makasih udah berbagi. aku skrg sudah mulai olahraga renang dan lari. makan besar cuma makan siang ajaa. tp msh ngopi dan makan roti kl pagi. msh butuh herbalife gak?

    Suka

    Balas
  5. agusdidin said: hmmm… gitu ya?gue mau nyoba nih, selama ini gue selalu berusaha disiplin.cuman ya kadang godaan itu datang bertubi2. tau2 ada temen yg ulang tahun lah, jadi deh makan pizza. besoknya ada lagi yg ulang tahun lah, makan pula donat jco. ancuuurrr… :Dblom lagi suka ada teman yg sengaja beli gorengan lalu diletakkan di meja umum yg kebetulan ada di sebelah kubikel gue… dan gue cuma bisa nahan napas biar baunya gak kecium.. :'(and it’s happen everyday.

    kalo undangan ulang tahun, yah demi sopan santun nggak bisa dihindari. Tinggal porsinya aja yang perlu dikelola. Atau sebelum berangkat makan kenyang dulu. Kalo soal tergoda gorengan, bayangin aja makanan itu ibarat bensin campur yang siap dituang ke tanki bensinnya Ferrarri terbaru – miris sendiri pastinya.

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    Feni Febrianti di siapa yang sering kesetrum sep…
    mbot di My Wonder Woman
    bayutrie di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
    p3n1 di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
    enkoos di My Wonder Woman
    Rafi: manggung lagi,… di demi anak naik panggung…
    mbot di My Wonder Woman
    Johana Elizabeth di My Wonder Woman
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 6.575 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Tautan-tautan Pribadi

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Hal yang Perlu Disiapin Sebelum Nonton "A Quiet Place" 15 April 2018
      Buat yang belum tau, "A Quiet Place" menceritakan kehidupan sebuah keluarga dengan 3 anak yang hidupnya sama sekali nggak boleh berisik, karena kalo bersuara dikit aja bisa diserang oleh 'sesuatu' (no spoiler ahead).Tentunya ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi gue, lantas gimana kalo mereka eek. Mungkin suara ngedennya bisa diredam, s […]
    • Benarkah Pacific Rim Uprising Jelek? 25 Maret 2018
      Soal keputusan untuk nonton atau nggak nonton sebuah film kadang cukup pelik. Di satu sisi, inginnya nonton semua film yang rilis. Di sisi lain, tiket bioskop deket rumah sekarang udah mencapai 60 ribu (harga weekend). Belum termasuk pop corn yang ukuran mediumnya 50 ribu dan air putih di botol 330 ml seharga 10 ribu*. Artinya: filmnya harus beneran dipilih […]
    • Review: Designated Survivor (Serial TV 2016) 15 Maret 2018
      Semua berawal gara-gara Netflix.Di suatu hari yang selo, nyalain Netflix tanpa tau mau nonton apa, tiba-tiba trailer film ini muncul.Ida langsung tertarik. "Nonton ini aja, suami. Istri seneng nonton film yang gini-gini," katanya, tanpa keterangan yang lebih operasional mengenai batasan film yang masuk dalam kategori 'gini-gini'.Ternyata […]
    • Review: Peter Rabbit (2018) Bikin Penonton Doain Tokoh Utama Celaka 11 Maret 2018
      Biasanya film kan dikemas sedemikian rupa biar penonton bersimpati pada tokoh utamanya, ya. Biar kalo tokoh utamanya dalam posisi terancam, penonton deg-degan, berdoa biar selamat sampai akhir film. Khusus untuk film ini, gue sih terus terang doain Peter Rabbit-nya cepetan mati. Digambarkan dalam film ini Peter Rabbit adalah kelinci yang sotoy, sangat iseng […]
    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Diamond Conference Tokyo 2018: Part 1-- Keberangkatan! 8 Mei 2018
      [Senin, 17 April 2018] Jalan-jalan Conference kali ini rasa excitednya agak sedikit beda karenaaaaa ini adalah DIAMOND CONFERENCE PERTAMA AKU... 😍😍😍😍😍😍 Selama ini aku pergi kan untuk Gold Conference, yaitu reward buat title Gold Director and up. Sedangkan seperti namanya, Diamond Conference ini adalah reward khusus buat yg titlenya Diamond and up! Selama ini […]
    • Seminar "Katakan TIDAK Pada Investasi Ilegal"-- MLM vs Money Game. 8 Mei 2018
      Diamond and up Oriflame bersama Top Management Oriflame foto bareng. Tanggal 2 Mei 2017 tahun lalu, sebagai salah satu Diamond Director-nya Oriflame, aku dapat sebuah undangan eksklusif untuk hadir ke acara Seminar Nasional yg diselenggarakan oleh Satuan Tugas Waspada Investasi dan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Judul seminar ini adalah-- KATA […]
    • Sewa Modem Wifi Buat Ke jepang? Di HIS Travel Aja! 26 April 2018
      Ceritanyaaa.. aku dan agung baru aja pulang dari Diamond Conferencenya Oriflame di Tokyo.. Ada banyaaaaak banget yg pengen aku ceritain. Satu-satu deh ya nanti aku posting. Tapi aku mau mulai dari soal INTERNETAN selama di sana.. ahahahaha.. PENTING iniii! Untuk keperluan internetan di tokyo kemarin aku dan agung sempet galau. Mau pakai roaming kartu atau se […]
    • Penyebab Kapas Ini Kotor Adalah... 17 Maret 2018
      Kapas ini bekas aku bersihin muka tadi pagi bangun tidur.. Lhoo kok kotor?Emangnya gak bersihin muka pas tidur?Bersihin dong. Tuntas malahan dengan 2+1 langkah.Lalu pakai serum dan krim malam. Kok masih kotor? Naaah ini diaaaa.. Tahukah teman2 kalau kulit wajah kita itu saat malam hari salah satu tugasnya bekerja melakukan sekresi atau pembersihan?Jadi krim […]
    • Join Oriflame Hanya Sebagai Pemakai? Boleh! 16 Maret 2018
      Aku baru mendaftarkan seseorang yg bilang mau join oriflame karena mau jadi pemakai..Dengan senang hatiiii tentunyaaa aku daftarkan..😍😍😍 Mbak ini bilang kalau udah menghubungi beberapa orang ingin daftar oriflame tapi gak direspon karena dia hanya ingin jadi pemakai aja.. Lhoooooo.. Teman2 oriflamers..Member oriflame itu kan ada 3 tipe jenisnya--Ada yg join […]
    • Semua karena AKU MAU 16 Maret 2018
      Lihat deh foto ini..Foto rafi lagi asyik mainan keranjang orderan di Oriflame Bulungan dulu sebelum pindah ke Oriflame Sudirman sekarang. Tanggal 1 Juli 2010.Jam 00.20 tengah malam. Iya, itu aku posting langsung setelah aku foto.Dan jamnya gak salah.Jam setengah satu pagi. Hah?Masih di oriflame? IyaNgapain? Beresin tupo. Jadi ya teman2, jaman sistem belum se […]
    • Kerja Keras yang Penuh Kepastian... Aku Suka! 15 Maret 2018
      Dari club SBN--Simple Biznet, ada 3 orang yg lolos challenge umroh/uang tunai 40 juta.Sedangkan dari konsultan oriflame se-indonesia raya konon ada total sekitar 60-an orang yg dapat hadiah challenge ini. Inilah yg aku suka dari oriflame.Level, title, cash award, maupun hadiah challengenya gak pernah dibatasin jumlahnya! Mau berapapun jumlah orang yg lolos k […]
    • Tendercare Oriflame: Si Kecil Ajaib 14 Maret 2018
      Buat teman-teman yg pemakai oriflame, atau at least pernah liat katalognya, mungkin pernah dengar atau justru pemakai setia si Tender Care ini.Bentuknya keciiil, mungiiil, lha cuma 15 ml doang.. Eh tapi kecil-kecil gini khasiatnya luar biasa.Tender Care ini produk klasiknya oriflame, termasuk salah satu produk awal saat oriflame pertama kali mulai dagang di […]
    • Sharing di Dynamics Sunday Party 4 Maret 2018
      Agenda hari minggu ini berbagi ilmu dan sharing di acara bulanannya teh inett Inette Indri-- DSP, Dymamics Sunday Party! Yeaaaaay! Teh inet udah lama bilang kalau pengen undang aku kasih sharing di grupnya. Aku dengan senang hari meng-iya-kan. Karena buatku berbagi ilmu gak pernah rugi. Jadilah kebetulan wiken ini aku ke Bandung untuk kasih kelas buat team b […]
    • Kelas Bandung, Sabtu 3 Maret 2018 3 Maret 2018
      Ah senaaaang ketemuan lagi sama team bandungku tersayang..😍😍😍😍😍 Hari ini aku bawain materi tentang mengelola semangat.Ini materi sederhana tapi sangat amat POWERFULL.Karena betul2 bikin ngaca sama diri sendiri.Yang banyak dibahas adalah soal MINDSET. Kelas kali ini Agung Nugroho juga ikut berbagi ilmu..Bapak Diamond kasih kelas juga lhooo..😍😍😍😍😍 Seneng […]
  • Iklan
%d blogger menyukai ini: