penemuan hari ini… ngajarin persenan


Hari ini gue lagi bertugas ngajarin sebuah rumus perhitungan keuntungan produk ketika tiba-tiba mentok pada sebuah materi yang nggak gue sangka-sangka: para murid gue nggak bisa menghitung dalam persen!

Satu perhitungan dalam rumus yang gue bahas hari ini memberikan informasi bahwa 18% dari total adalah 72. Yang ditanyakan adalah berapa totalnya?

Tadinya gue coba tunggu barangkali ada di antara mereka yang dapet ilham, tapi ternyata mereka sama sekali nge-blank tentang bagaimana menghitung nilai total dari nilai persentase. Akhirnya di detik-detik terakhir menjelang keputusasaan, gue dapet ide.

Begini langkah-langkah penjelasan yang gue buat:

“Bayangkan sebuah rumah yang punya 100 kamar dengan ukuran dan kapasitasnya sama persis.”

“Kita ketahui bahwa 18 kamar dari rumah itu mampu menampung 72 orang. Yang ingin kita ketahui adalah berapa kapasitas total rumah tersebut.”

“Kalau 18 kamar mampu menampung 72 orang, jadi berapa kapasitas per kamarnya?”

“72 orang dibagi 18 kamar, = 4 orang per kamar”

“Kalau setiap kamar bisa menampung 4 orang, dan kamarnya ada 100, berapa kapasitas total rumah itu?”

“4 orang dikali 100 kamar = 400 orang”

Ilustrasi kamar-kamaran ini ternyata cukup membantu mereka memahami konsep perhitungan persen. Silakan dicoba buat kalian yang juga lagi kerepotan ngajarin persen-persenan 🙂

Iklan
Tinggalkan komentar

13 Komentar

  1. ternyata matematika masih menjadi musuh masyarakat ya? .. sampe ada artis yg bilang 1000persen .. gimana tuh? … nunjuk diri sendiri yg lg ngajar matematika… hihihihi … (tadi amper reply mas Denny .. tp batal pas liat ternyata dari bahasa batak toh …oalaaaah …

    Suka

    Balas
  2. ngajar dimana sih gung ?

    Suka

    Balas
  3. @semuanya: masalah para murid ini kayaknya masih belum ngerti betul konsep persenan, jadi perlu ilustrasi yang menggambarkannya

    Suka

    Balas
  4. knapa ngga (18/100) x N = 72trus nyari N, nah kan tinggal dibagi aja

    Suka

    Balas
  5. kalo itunganku 100/18 X 72 = 399.9999999

    Suka

    Balas
  6. kalo dulu ngajarin anak tetangga soal matematika2an gini pake analogi krupuk.. 🙂

    Suka

    Balas
  7. dbaonkagain said: astaga.Gw rasa mereka perlu tau sejarahnya, bahwa istilah persen itu muncul karena orang ga mau susah. Istilah sebenar dan semestinya itu PERSErkaliN. Karena kepanjangan disingkat PERSEN.Perserkalin (diucapkan dengan logat batak) itu adalah singkatan : Per Seratus di kali N.So, 18 perserkalin sama dengan 72 itu kalau ditulis dalam notasi matematik ya jadi 18 per seratus kali N = 72 (18/100 x N) = 72

    kayaknya lebih gampang ngingetin yang ini deh ketimbang ingetin jumlah kamar… ^___^V

    Suka

    Balas
  8. Cuman mo bilang, dbaonk hebat hehheheheh*Agung juga hebat kok, tapi itu mah biasa*

    Suka

    Balas
  9. dbaonkagain said: astaga.Gw rasa mereka perlu tau sejarahnya, bahwa istilah persen itu muncul karena orang ga mau susah. Istilah sebenar dan semestinya itu PERSErkaliN. Karena kepanjangan disingkat PERSEN.Perserkalin (diucapkan dengan logat batak) itu adalah singkatan : Per Seratus di kali N.So, 18 perserkalin sama dengan 72 itu kalau ditulis dalam notasi matematik ya jadi 18 per seratus kali N = 72 (18/100 x N) = 72

    Kok tumben enggak panjang, mas? :p*btw, kemaren m’Agus sempet berkomentar bahwa sangat terkesan dengan respon-mu loh, mas! Kata m’Agus, “Replyan kayak gini ini bukan cuma panjang tapi ada isinya. bukan sekedar junk”. (plok plok plok!)*m’Denny gitu, loooh!

    Suka

    Balas
  10. mungkin karena dideskripsikan dengan kamar, mas?coba seandainya diganti dengan tusuk gigi, misalnya.dijamin mereka ilfil dan lebih enggak mudeng.btw, dulu pernah ada salah satu asistenku yang tiba-tiba nanya soal persen. Katanya, “Bu, persen itu apa?”. Trus pas ta’ terangin dengan deskripsi lingkaran yang dibagi-bagi (yang 1/4 ini namanya 25%, yang 3/4 itu 75%) … eeh ternyata dia tambah bengong.”Bu, saya enggak ngerti, Saya mo ngelanjutin ngepel aja dulu, deh!”, lanjutnya kemudian sambil ngambil Super Pel.

    Suka

    Balas
  11. *mumetmodeon*

    Suka

    Balas
  12. astaga.Gw rasa mereka perlu tau sejarahnya, bahwa istilah persen itu muncul karena orang ga mau susah. Istilah sebenar dan semestinya itu PERSErkaliN. Karena kepanjangan disingkat PERSEN.Perserkalin (diucapkan dengan logat batak) itu adalah singkatan : Per Seratus di kali N.So, 18 perserkalin sama dengan 72 itu kalau ditulis dalam notasi matematik ya jadi 18 per seratus kali N = 72 (18/100 x N) = 72

    Suka

    Balas
  13. Siaaapppp…ajarin ke syapa ya tapi?huhuu…

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: