“Sebelah Mata” yang Kecolongan!


Buku yang tadi siang nyampe ke rumah gue ini berawal dari sebuah PM dari si blogger kambuhan. Katanya ada kiriman buku buat gue. Ternyata inilah dia.

Buku bersampul minimalis ini adalah proyek sosial yang pernah dibahasnya di sebuah posting. Idenya cukup unik, yaitu menyumbangkan keuntungan dari penjualan buku untuk rumah panti asuhan. Bukan dalam bentuk uang, tapi dalam perangkat multimedia (TV, DVD, dan ensiklopedia). Bukunya sendiri berbiaya cetak 17.790 dan berongkos kirim sekitar 6.000an. Kalo mau nyumbang, ya tinggal bayar lebih besar dari 17.790 + 6.000an. Kelebihannya itulah yang disumbangkan.

Ada 12 tulisan dari 12 penulis dalam buku ini:

  • Ceracau Tentang Kematian – Kiki Raihan
  • Mimpi Indah – M. Fajri Siregar
  • Warisan – Dbaonk
  • Saya Harus Menyebut Profesi Kalian Apa?? – Lucky Kyko
  • Si Aku, Si Mbah Surip dan Segelas Kopi Hitam – Luc Del Mar
  • Prespektif Alternatif Part XVI : “Saya Gila, atau Gila?!” – Koben De Bast Ard
  • Pendekar Sufi – Nadzir Albanna
  • Kenapa sih Gak Boleh Becanda Pake Kata “Autis Lo!”? – Silly
  • Jangan Main-main dengan Marsis-mu – Radnan Akyara
  • Di Batas Tepi Hari – Teuku Aditya Oktafiano
  • Things in a Day – Astri Widiyastuti
  • Tuhan, Maafkanlah Candaan Saya – Nila Nurul Hidayati

Karena berangkat spontanitas ide untuk merangkum notes para penulisnya di jejaring facebook, maka jangan heran kalo kalian merasa gagal menemukan benang merah antar tulisan di buku ini. Tapi… ya emangnya harus, gitu, untuk menyambungkan benang merah dalam sebuah antologi? Seperti yang tersirat di sampulnya, secangkir kopi hitam, tulisan-tulisan dalam buku ini ibarat celotehan sekumpulan orang yang lagi nongkrong sambil ngopi. Yang ditulis ya apa yang mereka anggap penting, atau mengganggu, atau menggelisahkan pikiran mereka.

Seperti misalnya tulisan karya Dbaonk berjudul “Warisan” adalah pemikiran njelimet seorang bapak yang nyentrik tapi diam-diam gelisah dalam usahanya membesarkan anak menjadi manusia yang berahlak baik. Caranya antara lain adalah dengan berbagi semua hal, termasuk mendengarkan musik Barry Manilow. Nggak kebayang gimana seorang bocah 9 tahun di era millennium baru bisa menikmati Barry Manilow, tapi yang jelas 15 tahun yang akan datang dia pasti akan jadi juara kuis tebak lagu edisi oldies.

Atau tulisan berjudul “Kenapa sih Gak Boleh Becanda Pake Kata ‘Autis Lo!’? karya Silly, berisi hari-hari penuh kejutan dan ketegangan milik seorang ibu dari anak penderita autis, yang antara lain pernah menemukan daging tangan si anak menempel pada besi panas setrika. “Tapi ini bukan keluhan kok,… karena saya selalu sadar… Tuhan itu ARSITEK YANG MAHA AGUNG. KaryaNya tidak pernah gagal. Tidak satupun mahkluk yang diciptakanNya, yang merupakan produk gagal,” katanya. Dan kitapun diajaknya untuk sedikit pake daya empati sebelum make kata-kata “autis” dalam candaan sehari-hari.

Dari 12 tulisan aneka gaya itu, pembaca diajak melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Tentang bagaimana sesuatu yang bagi kita mungkin biasa aja, bisa jadi sumber kegelisahan bagi orang lain. Itulah mungkin yang menyebabkan sebuah antologi menjadi menarik.

Kalopun ada kelemahan dari buku ini adalah, ukuran dan ketebalan huruf yang bisa ujug2 berubah gitu aja dari satu cerita ke cerita lain, plus naskah yang gue curigai bener-bener dipindah 100% dari notes FB ke buku tanpa proses editing – sehingga meloloskan kesalahan dasar seperti ‘dimana’.

Tapi ya sudahlah. Itu toh cuma kelemahan kecil dari sebuah ide yang sangat bagus. Kelemahan yang lebih besar justru pada proses seleksi para penulisnya. Di kata pengantarnya jelas-jelas tertulis:

“Buku ‘Sebelah Mata’ adalah buku yang isinya merupakan kompilasi tulisan para penulis di rimba dunia cyber yang belum pernah menelurkan buku sebelumnya.”

Padahal jelas-jelas salah satu penulisnya pernah menerbitkan buku berikut:

.

Artinya kurator buku ini telah kecolongan! Kalo mau tau apa isi bukunya nanti gue review di posting yang berbeda.

Iklan
Tinggalkan komentar

19 Komentar

  1. 😀 maaf belum juga bisa posting… ini aja tertanggal 8 Juni 2010 dana donasi yang terkumpul di irvi itu ada Rp 858.260makasih banyak ya atas supportnya..:)

    Suka

    Balas
  2. seneeeeng.. alhamdulillah…yang dah pada punya banyak pengalaman mau bimbing kami… makasih banyak yaa…untuk updatan donasi segera irvi publish… sedikit curhat.. ini saya lagi belajar ngeblog… heuhue.. dongnya saya.. selama ini cuma ngulik FB aja… makasih banyak ya semuanya.. T_T, i’m so melting

    Suka

    Balas
  3. cindil said: gimana cara dapetin tu buku?

    to cindil… kenalin saya irvi yang ngurusin pemesanan buku Sebelah Mata, kalo mau ikut donasi gampang aja..untuk cetakan ke 2 ini, harga produksinya 18.600,kalo mau tinggal sms aja ke no irvi : 0856-2266-460trus bukunya mau dikirim ke alamat mana….:)ditunggu yaa… makasih banyak yaa atas partisipasinya..

    Suka

    Balas
  4. wikan said: sial, kok gue dibawa2 :))

    Buaahahahahahaa

    Suka

    Balas
  5. sial, kok gue dibawa2 :))

    Suka

    Balas
  6. Baiklah.Ijinkan, saya membuat jurnal di sini untuk beberapa penjelasan.Pertama, terimakasih tak terhingga dulu pada agung mbot untuk reviewnya.Mudah-mudahan bermanfaat untuk nambah-nambah amal jariah.Kedua, perlu dijelaskan supaya jangan salah kredit, ini bukan proyek saya.Saya cuma diajak berpartisipasi oleh Nadzir Albanna, atau tepatnya salah satu tulisan yang saya muat di notes facebook diminta untuk diikutsertakan dalam antologi ini.Lebih lanjut bisa dibaca di jurnal ini.Selanjutnya saya akan cerita dikit alasan kenapa saya minta satu buku dikirim ke Agung Mbot. Cerita ini kiranya dapat berguna untuk ummat. Khususnya dalam menyikapi buku dan proyek Sebelah Mata ini.Tanpa bermaksud menyampaikan tembang pupujian, Agung Mbot adalah salah satu netter yang saya kenal dalam kehidupan di dunia maya yang saya anggap punya jalan pikiran yang lurus. Terus terang tidak banyak orang yang saya angkat dalam daftar pribadi yang demikian. Tidak di dunia nyata, apalagi di dunia maya.Kalau boleh sebut, Agung, Bayu adalah salah dua nama dari lingkaran komunitas mpers (khususnya lingkaran yang jadi pembaca jurnal mbot ini) yang saya anggap bisa saya percaya wajib dimasukan dalam daftar tersebut.Lurus, bukan semata berarti baik hati. Karena sesungguhnya banyak orang baik. Tapi yang bisa mikir lempeng kayak penggaris tanpa terkontaminasi terlalu banyak aspek emosionil atau aspek-aspek lain yang berpotensi mengurangi derajat kelurusan sebuah pikiran, itu tidak dimiliki banyak orang.Dalam bahasa sehari-hari mungkin istilah yang dekat adalah bijak. Walaupun menurut saya pribadi tidak terlalu pas juga itu istilah. Betul sebagaiman pengertian kata “bijak”, dalam istilah lurus yang saya maksudkan ada persoalan keluasan pandangan yang dimiliki mereka –dan ini akan bicara tentang pengalaman dan pengetahuan di berbagai bidang, bergaul dengan berbagai jenis orang–. Tapi dalam diri mereka juga jelas terlihat punya selera humor untuk mengkritisi tanpa tendensi negatif. Selain itu ada juga persoalan lain-lain seperti tak punya kepentingan. Entah urusan duit, eksis, jadi seleb atau alasan-alasan kepentingan lain yang juga bisa mengurangi kelurusan sebuah pemikiran.Sekali lagi ini menurut saya bukan kualitas yang dimiliki banyak orang. Tidak orang tua, apalagi –maaf– yang mungkin lebih muda. Yang tua seringkali tampil bijak, tapi terlalu kolot. Yang muda sering juga pandai berkata bijak, tetapi dengan kekurangan pengalaman mereka, kata-kata bijak itu seringkali saya lihat kosong tanpa isi. Tak heran apabila nanti giliran dihantam pengalaman pribadi, kata-kata bijak itu mudah sekali menguap. Lurusnya Agung dan/atau Bayu, adalah persoalan mampu melihat, cukup jeli mengamati segala aspek, lalu menilai baik dengan dimensi basis nilai yang mereka miliki maupun memperhitungkan basis nilai yang dimiliki orang lain. dan terlebih lagi mampu konsisten untuk tetap bersikap netral tanpa jadi pengecut. Karena faktor lurus itu, mengapa Agung sering saya kerjai untuk menjadi orang pertama yang menilai sebuah karya. Dan karenanya menurut saya ia orang yang tepat kalau anda membutuhkan sebuah pertimbangan. Bayu, kalau beliau nggak terlalu banyak kerjaan juga pastinya akan saya kerjain juga. Hanya karena status Agung di facebook senantiasa rame dengan game-game online, maka saya anggap beliau pasti punya cukup waktu luang untuk dikerjain.Oke. Itu alasan pertama yang mungkin bermanfaat untuk membuka wacana anda, atas pertanyaan (yang sebetulnya tidak pernah ditanyakan) : “Kenapa harus Agung”.Alasan kedua adalah terkait proyek ini.Ini proyek sosial yang digagas dan digarap oleh anak-anak muda. Sekali lagi saya tidak terlibat terlalu jauh. Mulai dari ide dasar sampai penggarapan akhir semua dikerjakan tim yang saya percaya terdiri dari anak-anak muda.Mereka anak muda yang bisa dipercaya. Setidaknya, saya punya keyakinan untuk menjamin itu. Jadi jangan kuatir dana yang anda donasikan akan melenceng dari peruntukannya.Terkait soal anak muda, berhubung saya sudah jadi bapak seorang anak yang sebentar lagi mau beranjak remaja, saya merasa jadi keasyikan tersendiri kalau kita yang tua-tua memberi kesempatan mereka yang muda-muda untuk mencoba. Mencoba untuk berbuat. (Apalagi kalau berbuat untuk orang lain). Dan yang nggak kalah asyik adalah membiarkan mereka menikmati proses berdarah-darah, meler-meler ingus dan keringetan.Tapi masalahnya, ini adalah proyek sosial.Ada persoalan –yang dalam bahasa mentereng kita bilang– dana publik.Dana publik ini jadi lebih berat ketimbang pajak, karena bobotnya murni adalah amanah. Dan lebih berat lagi karena amanah itu untuk anak yatim.Dan, satu detil soal yang tak boleh dilupakan, penarikan donasi ini dilakukan dengan menjual.Ya. Buku ini mau dalam bahasa apapun harus diletakkan pula dalam dimensi “menjual”.Oleh karenanya, hal-hal itu menurut saya menyebabkan proyek ini harus dikawal. Bukan semata soal kepercayaan. Untuk persoalan perolehan dan tetek bengek lainnya, tim penggagas sudah menyiapkan sebuah blog beralamat di http://bukusebelahmata.wordpress.com. Pada saatnya, di sana bisa dilihat pembaharuan dan publikasi data teknis terkait dana dan penyaluran. Jadi -Insya Allah keyakinan saya benar – soal kepercayaan atas dana, saya bisa katakan cukup aman.Yang lebih penting adalah soal : bagaimana anak-anak muda ini berusaha.Saya orang yang setuju dengan kata-kata mutiara : persetan ide kreatif, karena yang lebih penting adalah usaha keras untuk merealisasikannya.Gagasan besar, Ide kreatif, inovatif seperti bikin tusuk gigi listrik itu bisa muncul di benak sembarang orang. Tapi tidak semua orang punay kemauan keras untuk mewujudkannya.Dalam usaha keras itulah, anak-anak muda ini harus terus juga dikawal.Dikritisi, disumbang saran, digoblok-goblokin atau disalah-salahin kalau perlu, tetapi tetap sambil didukung duluan.Karena meraka bukan orang tua nggak tahu diri yang bikin acara sederhana aja nggak becus. Mereka masih anak-anak muda yang penuh semangat, dan tidak pada tempatnya dipatahkan, tanpa diberikan solusi dan dukungan.Bukan karena mereka nggak pintar. Mereka jelas lebih pinter-pinter ketimbang saya. Tapi sepintar apapun mereka, dari hasil karya yang sudah dihasilkan ini kiranya bisa dilahirkan banyak kritik untuk menyempurnakannya langkah mereka di kali yang berikut.Review Agung Mbot di atas, kurang lebih menjawab apa yang saya inginkan tanpa harus saya katakan duluan. Itu kenapa anda harus percaya kalau saya katakan Ia bukan sembarang orang. Ia cukup punya kejelian. Dan memang saya nggak ngomong apa-apa sebelumnya. Tapi kita bisa lihat bersama-sama, kritik yang disampaikan halus, tetap dalam nuansa supporting, tapi bukannya tanpa kritik. Dan untuk itu, saya pribadi mengucapkan banyak terimakasih.Bagi tim yang menerbitkan buku, sambil terus menyempurnakan segala teknis langkah yang disiapkan untuk realisasi tahap berikut, ada baiknya dibaca baik-baik jurnal ini, karena disitu ada kritik.Pesan saya kalau boleh nitip-nitip. Pada anda sekalian yang berminat untuk mendukung proyek ini : kawal-lah proyek ini. Kawal bukan hanya dengan mendukung pembelian buku dan donasinya, mengawasi atau mungkin ikut terlibat lebih jauh dalam pelaksanaan dan penyalurannya, tetapi juga kawal dengan memberikan masukan dan kritik pada tim yang terlibat di dalamnya.Dan pada tim yang bergelut dengan aktivitas ini, saya ucapkan selamat, serta sedikit mengi
    ngatkan : percayalah kalau anda sedang mengawali dan melakukan sesuatu yang besar. Karenanya terimalah segala macem masukan yang diberikan. Apapun bentuknya. Jadikan amunisi yang berharga bukan untuk mencerai-beraikan apa yang sudah dimulai. Tapi untuk menyempurnakan.Terakhir…Yang nulis sok tua ini bukan saya.Ini oom wikan yang ngabajak id saya.Percayalah.Saya suka menipu.TerimakasihSentaby,DBaonk*sering-sering nulis begini kayaknya obat gue cepet abis dueeeh.*

    Suka

    Balas
  7. wah tercolongi deh

    Suka

    Balas
  8. Setuju dengan penghentian penggunaan kata autis apalagi untuk pengguna BB tuh.

    Suka

    Balas
  9. baru sadar.jangan-jangan Silly yang di Sebelah Mata ini Silly yang pernah aku kenal jaman masih ng-blogspot kali, ya? ada data penulisnya kan, mas? boleh di-share sedikiiit? pleasee ….*datanya DBaonk mah enggak usah

    Suka

    Balas
  10. nymediana said: shant..biar ngirit ongkir, barengan yuk

    mauuu..mpers jogja, ayo sapa mau ikutan pesen bareng mb VAnny ..biar hemat ongkir, kelebihan duitnya ntar makin banyak yg disedekahin 🙂

    Suka

    Balas
  11. Boleh tu, pengen ikutan bantu. gimana cara dapetin tu buku?

    Suka

    Balas
  12. mbot said: boleeeeh… silakan 🙂

    hiyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….. kirain nyang punya lapak dah bobo kek giniiiii …. hihihihihihi

    Suka

    Balas
  13. boleeeeh… silakan 🙂

    Suka

    Balas
  14. lindungganteng said: Gimana ya… Gue ngerasa candaan “autis loe” kok biasa aja… Nggak menghina juga… Kalo pun ada yang becandaan sama gue si kencot, si pincang, si kaki pedog, dll nya kok gue cuek aja yak…? Apa emang gue nya yg ndableg kali yaaaaa….???

    baca disini deh saiii ..http://munama.multiply.com/journal/item/260/STOP_Penyalahgunaan_kata_AutisAutismebuat Kangmas Mbot, mangap pasang link dimarih yak..klo nda bowle tar aq apus lagi …

    Suka

    Balas
  15. Gimana ya… Gue ngerasa candaan “autis loe” kok biasa aja… Nggak menghina juga… Kalo pun ada yang becandaan sama gue si kencot, si pincang, si kaki pedog, dll nya kok gue cuek aja yak…? Apa emang gue nya yg ndableg kali yaaaaa….???

    Suka

    Balas
  16. makasih yaa Mas Agung buat reviewnya….buat temen-temen yang minat sedekah atau donasi lewat buku sebelah mata bisa via YM irvi_uno atau sms aja ke 08562266460. Saat ini cetakan pertama udah abis stocknya, buat cetakan kedua Insya Allah kekurangan2 seperti font dsb akan diperbaiki. Makasih banyaak..:)

    Suka

    Balas
  17. konsep sedekah yang unik…*shant..biar ngirit ongkir, barengan yuk..

    Suka

    Balas
  18. gimana caranya pesen ? *ketahuan belum ngeklik link yg dikasih di atas*

    Suka

    Balas
  19. mbot said: tulisan berjudul “Kenapa sih Gak Boleh Becanda Pake Kata ‘Autis Lo!’? karya Silly, berisi hari-hari penuh kejutan dan ketegangan milik seorang ibu dari anak penderita autis

    iyah bener..jadi inget, ada temen MP yg punya anak autis.. dia crita perjuangan nyah mempunyai anak autis.. ampe trenyuh gituuuu …maka nyah dia paling nda suka candaan “Autis Lo”.. krn rasa nyah menghina dan nda sensitif banget, huhuhuhuhu

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    Feni Febrianti di siapa yang sering kesetrum sep…
    mbot di My Wonder Woman
    bayutrie di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
    p3n1 di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
    enkoos di My Wonder Woman
    Rafi: manggung lagi,… di demi anak naik panggung…
    mbot di My Wonder Woman
    Johana Elizabeth di My Wonder Woman
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 6.575 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Tautan-tautan Pribadi

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Hal yang Perlu Disiapin Sebelum Nonton "A Quiet Place" 15 April 2018
      Buat yang belum tau, "A Quiet Place" menceritakan kehidupan sebuah keluarga dengan 3 anak yang hidupnya sama sekali nggak boleh berisik, karena kalo bersuara dikit aja bisa diserang oleh 'sesuatu' (no spoiler ahead).Tentunya ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi gue, lantas gimana kalo mereka eek. Mungkin suara ngedennya bisa diredam, s […]
    • Benarkah Pacific Rim Uprising Jelek? 25 Maret 2018
      Soal keputusan untuk nonton atau nggak nonton sebuah film kadang cukup pelik. Di satu sisi, inginnya nonton semua film yang rilis. Di sisi lain, tiket bioskop deket rumah sekarang udah mencapai 60 ribu (harga weekend). Belum termasuk pop corn yang ukuran mediumnya 50 ribu dan air putih di botol 330 ml seharga 10 ribu*. Artinya: filmnya harus beneran dipilih […]
    • Review: Designated Survivor (Serial TV 2016) 15 Maret 2018
      Semua berawal gara-gara Netflix.Di suatu hari yang selo, nyalain Netflix tanpa tau mau nonton apa, tiba-tiba trailer film ini muncul.Ida langsung tertarik. "Nonton ini aja, suami. Istri seneng nonton film yang gini-gini," katanya, tanpa keterangan yang lebih operasional mengenai batasan film yang masuk dalam kategori 'gini-gini'.Ternyata […]
    • Review: Peter Rabbit (2018) Bikin Penonton Doain Tokoh Utama Celaka 11 Maret 2018
      Biasanya film kan dikemas sedemikian rupa biar penonton bersimpati pada tokoh utamanya, ya. Biar kalo tokoh utamanya dalam posisi terancam, penonton deg-degan, berdoa biar selamat sampai akhir film. Khusus untuk film ini, gue sih terus terang doain Peter Rabbit-nya cepetan mati. Digambarkan dalam film ini Peter Rabbit adalah kelinci yang sotoy, sangat iseng […]
    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Diamond Conference Tokyo 2018: Part 1-- Keberangkatan! 8 Mei 2018
      [Senin, 17 April 2018] Jalan-jalan Conference kali ini rasa excitednya agak sedikit beda karenaaaaa ini adalah DIAMOND CONFERENCE PERTAMA AKU... 😍😍😍😍😍😍 Selama ini aku pergi kan untuk Gold Conference, yaitu reward buat title Gold Director and up. Sedangkan seperti namanya, Diamond Conference ini adalah reward khusus buat yg titlenya Diamond and up! Selama ini […]
    • Seminar "Katakan TIDAK Pada Investasi Ilegal"-- MLM vs Money Game. 8 Mei 2018
      Diamond and up Oriflame bersama Top Management Oriflame foto bareng. Tanggal 2 Mei 2017 tahun lalu, sebagai salah satu Diamond Director-nya Oriflame, aku dapat sebuah undangan eksklusif untuk hadir ke acara Seminar Nasional yg diselenggarakan oleh Satuan Tugas Waspada Investasi dan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Judul seminar ini adalah-- KATA […]
    • Sewa Modem Wifi Buat Ke jepang? Di HIS Travel Aja! 26 April 2018
      Ceritanyaaa.. aku dan agung baru aja pulang dari Diamond Conferencenya Oriflame di Tokyo.. Ada banyaaaaak banget yg pengen aku ceritain. Satu-satu deh ya nanti aku posting. Tapi aku mau mulai dari soal INTERNETAN selama di sana.. ahahahaha.. PENTING iniii! Untuk keperluan internetan di tokyo kemarin aku dan agung sempet galau. Mau pakai roaming kartu atau se […]
    • Penyebab Kapas Ini Kotor Adalah... 17 Maret 2018
      Kapas ini bekas aku bersihin muka tadi pagi bangun tidur.. Lhoo kok kotor?Emangnya gak bersihin muka pas tidur?Bersihin dong. Tuntas malahan dengan 2+1 langkah.Lalu pakai serum dan krim malam. Kok masih kotor? Naaah ini diaaaa.. Tahukah teman2 kalau kulit wajah kita itu saat malam hari salah satu tugasnya bekerja melakukan sekresi atau pembersihan?Jadi krim […]
    • Join Oriflame Hanya Sebagai Pemakai? Boleh! 16 Maret 2018
      Aku baru mendaftarkan seseorang yg bilang mau join oriflame karena mau jadi pemakai..Dengan senang hatiiii tentunyaaa aku daftarkan..😍😍😍 Mbak ini bilang kalau udah menghubungi beberapa orang ingin daftar oriflame tapi gak direspon karena dia hanya ingin jadi pemakai aja.. Lhoooooo.. Teman2 oriflamers..Member oriflame itu kan ada 3 tipe jenisnya--Ada yg join […]
    • Semua karena AKU MAU 16 Maret 2018
      Lihat deh foto ini..Foto rafi lagi asyik mainan keranjang orderan di Oriflame Bulungan dulu sebelum pindah ke Oriflame Sudirman sekarang. Tanggal 1 Juli 2010.Jam 00.20 tengah malam. Iya, itu aku posting langsung setelah aku foto.Dan jamnya gak salah.Jam setengah satu pagi. Hah?Masih di oriflame? IyaNgapain? Beresin tupo. Jadi ya teman2, jaman sistem belum se […]
    • Kerja Keras yang Penuh Kepastian... Aku Suka! 15 Maret 2018
      Dari club SBN--Simple Biznet, ada 3 orang yg lolos challenge umroh/uang tunai 40 juta.Sedangkan dari konsultan oriflame se-indonesia raya konon ada total sekitar 60-an orang yg dapat hadiah challenge ini. Inilah yg aku suka dari oriflame.Level, title, cash award, maupun hadiah challengenya gak pernah dibatasin jumlahnya! Mau berapapun jumlah orang yg lolos k […]
    • Tendercare Oriflame: Si Kecil Ajaib 14 Maret 2018
      Buat teman-teman yg pemakai oriflame, atau at least pernah liat katalognya, mungkin pernah dengar atau justru pemakai setia si Tender Care ini.Bentuknya keciiil, mungiiil, lha cuma 15 ml doang.. Eh tapi kecil-kecil gini khasiatnya luar biasa.Tender Care ini produk klasiknya oriflame, termasuk salah satu produk awal saat oriflame pertama kali mulai dagang di […]
    • Sharing di Dynamics Sunday Party 4 Maret 2018
      Agenda hari minggu ini berbagi ilmu dan sharing di acara bulanannya teh inett Inette Indri-- DSP, Dymamics Sunday Party! Yeaaaaay! Teh inet udah lama bilang kalau pengen undang aku kasih sharing di grupnya. Aku dengan senang hari meng-iya-kan. Karena buatku berbagi ilmu gak pernah rugi. Jadilah kebetulan wiken ini aku ke Bandung untuk kasih kelas buat team b […]
    • Kelas Bandung, Sabtu 3 Maret 2018 3 Maret 2018
      Ah senaaaang ketemuan lagi sama team bandungku tersayang..😍😍😍😍😍 Hari ini aku bawain materi tentang mengelola semangat.Ini materi sederhana tapi sangat amat POWERFULL.Karena betul2 bikin ngaca sama diri sendiri.Yang banyak dibahas adalah soal MINDSET. Kelas kali ini Agung Nugroho juga ikut berbagi ilmu..Bapak Diamond kasih kelas juga lhooo..😍😍😍😍😍 Seneng […]
  • Iklan
%d blogger menyukai ini: