“Sebelah Mata” yang Kecolongan!


Buku yang tadi siang nyampe ke rumah gue ini berawal dari sebuah PM dari si blogger kambuhan. Katanya ada kiriman buku buat gue. Ternyata inilah dia.

Buku bersampul minimalis ini adalah proyek sosial yang pernah dibahasnya di sebuah posting. Idenya cukup unik, yaitu menyumbangkan keuntungan dari penjualan buku untuk rumah panti asuhan. Bukan dalam bentuk uang, tapi dalam perangkat multimedia (TV, DVD, dan ensiklopedia). Bukunya sendiri berbiaya cetak 17.790 dan berongkos kirim sekitar 6.000an. Kalo mau nyumbang, ya tinggal bayar lebih besar dari 17.790 + 6.000an. Kelebihannya itulah yang disumbangkan.

Ada 12 tulisan dari 12 penulis dalam buku ini:

  • Ceracau Tentang Kematian – Kiki Raihan
  • Mimpi Indah – M. Fajri Siregar
  • Warisan – Dbaonk
  • Saya Harus Menyebut Profesi Kalian Apa?? – Lucky Kyko
  • Si Aku, Si Mbah Surip dan Segelas Kopi Hitam – Luc Del Mar
  • Prespektif Alternatif Part XVI : “Saya Gila, atau Gila?!” – Koben De Bast Ard
  • Pendekar Sufi – Nadzir Albanna
  • Kenapa sih Gak Boleh Becanda Pake Kata “Autis Lo!”? – Silly
  • Jangan Main-main dengan Marsis-mu – Radnan Akyara
  • Di Batas Tepi Hari – Teuku Aditya Oktafiano
  • Things in a Day – Astri Widiyastuti
  • Tuhan, Maafkanlah Candaan Saya – Nila Nurul Hidayati

Karena berangkat spontanitas ide untuk merangkum notes para penulisnya di jejaring facebook, maka jangan heran kalo kalian merasa gagal menemukan benang merah antar tulisan di buku ini. Tapi… ya emangnya harus, gitu, untuk menyambungkan benang merah dalam sebuah antologi? Seperti yang tersirat di sampulnya, secangkir kopi hitam, tulisan-tulisan dalam buku ini ibarat celotehan sekumpulan orang yang lagi nongkrong sambil ngopi. Yang ditulis ya apa yang mereka anggap penting, atau mengganggu, atau menggelisahkan pikiran mereka.

Seperti misalnya tulisan karya Dbaonk berjudul “Warisan” adalah pemikiran njelimet seorang bapak yang nyentrik tapi diam-diam gelisah dalam usahanya membesarkan anak menjadi manusia yang berahlak baik. Caranya antara lain adalah dengan berbagi semua hal, termasuk mendengarkan musik Barry Manilow. Nggak kebayang gimana seorang bocah 9 tahun di era millennium baru bisa menikmati Barry Manilow, tapi yang jelas 15 tahun yang akan datang dia pasti akan jadi juara kuis tebak lagu edisi oldies.

Atau tulisan berjudul “Kenapa sih Gak Boleh Becanda Pake Kata ‘Autis Lo!’? karya Silly, berisi hari-hari penuh kejutan dan ketegangan milik seorang ibu dari anak penderita autis, yang antara lain pernah menemukan daging tangan si anak menempel pada besi panas setrika. “Tapi ini bukan keluhan kok,… karena saya selalu sadar… Tuhan itu ARSITEK YANG MAHA AGUNG. KaryaNya tidak pernah gagal. Tidak satupun mahkluk yang diciptakanNya, yang merupakan produk gagal,” katanya. Dan kitapun diajaknya untuk sedikit pake daya empati sebelum make kata-kata “autis” dalam candaan sehari-hari.

Dari 12 tulisan aneka gaya itu, pembaca diajak melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Tentang bagaimana sesuatu yang bagi kita mungkin biasa aja, bisa jadi sumber kegelisahan bagi orang lain. Itulah mungkin yang menyebabkan sebuah antologi menjadi menarik.

Kalopun ada kelemahan dari buku ini adalah, ukuran dan ketebalan huruf yang bisa ujug2 berubah gitu aja dari satu cerita ke cerita lain, plus naskah yang gue curigai bener-bener dipindah 100% dari notes FB ke buku tanpa proses editing – sehingga meloloskan kesalahan dasar seperti ‘dimana’.

Tapi ya sudahlah. Itu toh cuma kelemahan kecil dari sebuah ide yang sangat bagus. Kelemahan yang lebih besar justru pada proses seleksi para penulisnya. Di kata pengantarnya jelas-jelas tertulis:

“Buku ‘Sebelah Mata’ adalah buku yang isinya merupakan kompilasi tulisan para penulis di rimba dunia cyber yang belum pernah menelurkan buku sebelumnya.”

Padahal jelas-jelas salah satu penulisnya pernah menerbitkan buku berikut:

.

Artinya kurator buku ini telah kecolongan! Kalo mau tau apa isi bukunya nanti gue review di posting yang berbeda.

Tinggalkan komentar

19 Komentar

  1. 😀 maaf belum juga bisa posting… ini aja tertanggal 8 Juni 2010 dana donasi yang terkumpul di irvi itu ada Rp 858.260makasih banyak ya atas supportnya..:)

    Suka

    Balas
  2. seneeeeng.. alhamdulillah…yang dah pada punya banyak pengalaman mau bimbing kami… makasih banyak yaa…untuk updatan donasi segera irvi publish… sedikit curhat.. ini saya lagi belajar ngeblog… heuhue.. dongnya saya.. selama ini cuma ngulik FB aja… makasih banyak ya semuanya.. T_T, i’m so melting

    Suka

    Balas
  3. cindil said: gimana cara dapetin tu buku?

    to cindil… kenalin saya irvi yang ngurusin pemesanan buku Sebelah Mata, kalo mau ikut donasi gampang aja..untuk cetakan ke 2 ini, harga produksinya 18.600,kalo mau tinggal sms aja ke no irvi : 0856-2266-460trus bukunya mau dikirim ke alamat mana….:)ditunggu yaa… makasih banyak yaa atas partisipasinya..

    Suka

    Balas
  4. wikan said: sial, kok gue dibawa2 :))

    Buaahahahahahaa

    Suka

    Balas
  5. sial, kok gue dibawa2 :))

    Suka

    Balas
  6. Baiklah.Ijinkan, saya membuat jurnal di sini untuk beberapa penjelasan.Pertama, terimakasih tak terhingga dulu pada agung mbot untuk reviewnya.Mudah-mudahan bermanfaat untuk nambah-nambah amal jariah.Kedua, perlu dijelaskan supaya jangan salah kredit, ini bukan proyek saya.Saya cuma diajak berpartisipasi oleh Nadzir Albanna, atau tepatnya salah satu tulisan yang saya muat di notes facebook diminta untuk diikutsertakan dalam antologi ini.Lebih lanjut bisa dibaca di jurnal ini.Selanjutnya saya akan cerita dikit alasan kenapa saya minta satu buku dikirim ke Agung Mbot. Cerita ini kiranya dapat berguna untuk ummat. Khususnya dalam menyikapi buku dan proyek Sebelah Mata ini.Tanpa bermaksud menyampaikan tembang pupujian, Agung Mbot adalah salah satu netter yang saya kenal dalam kehidupan di dunia maya yang saya anggap punya jalan pikiran yang lurus. Terus terang tidak banyak orang yang saya angkat dalam daftar pribadi yang demikian. Tidak di dunia nyata, apalagi di dunia maya.Kalau boleh sebut, Agung, Bayu adalah salah dua nama dari lingkaran komunitas mpers (khususnya lingkaran yang jadi pembaca jurnal mbot ini) yang saya anggap bisa saya percaya wajib dimasukan dalam daftar tersebut.Lurus, bukan semata berarti baik hati. Karena sesungguhnya banyak orang baik. Tapi yang bisa mikir lempeng kayak penggaris tanpa terkontaminasi terlalu banyak aspek emosionil atau aspek-aspek lain yang berpotensi mengurangi derajat kelurusan sebuah pikiran, itu tidak dimiliki banyak orang.Dalam bahasa sehari-hari mungkin istilah yang dekat adalah bijak. Walaupun menurut saya pribadi tidak terlalu pas juga itu istilah. Betul sebagaiman pengertian kata “bijak”, dalam istilah lurus yang saya maksudkan ada persoalan keluasan pandangan yang dimiliki mereka –dan ini akan bicara tentang pengalaman dan pengetahuan di berbagai bidang, bergaul dengan berbagai jenis orang–. Tapi dalam diri mereka juga jelas terlihat punya selera humor untuk mengkritisi tanpa tendensi negatif. Selain itu ada juga persoalan lain-lain seperti tak punya kepentingan. Entah urusan duit, eksis, jadi seleb atau alasan-alasan kepentingan lain yang juga bisa mengurangi kelurusan sebuah pemikiran.Sekali lagi ini menurut saya bukan kualitas yang dimiliki banyak orang. Tidak orang tua, apalagi –maaf– yang mungkin lebih muda. Yang tua seringkali tampil bijak, tapi terlalu kolot. Yang muda sering juga pandai berkata bijak, tetapi dengan kekurangan pengalaman mereka, kata-kata bijak itu seringkali saya lihat kosong tanpa isi. Tak heran apabila nanti giliran dihantam pengalaman pribadi, kata-kata bijak itu mudah sekali menguap. Lurusnya Agung dan/atau Bayu, adalah persoalan mampu melihat, cukup jeli mengamati segala aspek, lalu menilai baik dengan dimensi basis nilai yang mereka miliki maupun memperhitungkan basis nilai yang dimiliki orang lain. dan terlebih lagi mampu konsisten untuk tetap bersikap netral tanpa jadi pengecut. Karena faktor lurus itu, mengapa Agung sering saya kerjai untuk menjadi orang pertama yang menilai sebuah karya. Dan karenanya menurut saya ia orang yang tepat kalau anda membutuhkan sebuah pertimbangan. Bayu, kalau beliau nggak terlalu banyak kerjaan juga pastinya akan saya kerjain juga. Hanya karena status Agung di facebook senantiasa rame dengan game-game online, maka saya anggap beliau pasti punya cukup waktu luang untuk dikerjain.Oke. Itu alasan pertama yang mungkin bermanfaat untuk membuka wacana anda, atas pertanyaan (yang sebetulnya tidak pernah ditanyakan) : “Kenapa harus Agung”.Alasan kedua adalah terkait proyek ini.Ini proyek sosial yang digagas dan digarap oleh anak-anak muda. Sekali lagi saya tidak terlibat terlalu jauh. Mulai dari ide dasar sampai penggarapan akhir semua dikerjakan tim yang saya percaya terdiri dari anak-anak muda.Mereka anak muda yang bisa dipercaya. Setidaknya, saya punya keyakinan untuk menjamin itu. Jadi jangan kuatir dana yang anda donasikan akan melenceng dari peruntukannya.Terkait soal anak muda, berhubung saya sudah jadi bapak seorang anak yang sebentar lagi mau beranjak remaja, saya merasa jadi keasyikan tersendiri kalau kita yang tua-tua memberi kesempatan mereka yang muda-muda untuk mencoba. Mencoba untuk berbuat. (Apalagi kalau berbuat untuk orang lain). Dan yang nggak kalah asyik adalah membiarkan mereka menikmati proses berdarah-darah, meler-meler ingus dan keringetan.Tapi masalahnya, ini adalah proyek sosial.Ada persoalan –yang dalam bahasa mentereng kita bilang– dana publik.Dana publik ini jadi lebih berat ketimbang pajak, karena bobotnya murni adalah amanah. Dan lebih berat lagi karena amanah itu untuk anak yatim.Dan, satu detil soal yang tak boleh dilupakan, penarikan donasi ini dilakukan dengan menjual.Ya. Buku ini mau dalam bahasa apapun harus diletakkan pula dalam dimensi “menjual”.Oleh karenanya, hal-hal itu menurut saya menyebabkan proyek ini harus dikawal. Bukan semata soal kepercayaan. Untuk persoalan perolehan dan tetek bengek lainnya, tim penggagas sudah menyiapkan sebuah blog beralamat di http://bukusebelahmata.wordpress.com. Pada saatnya, di sana bisa dilihat pembaharuan dan publikasi data teknis terkait dana dan penyaluran. Jadi -Insya Allah keyakinan saya benar – soal kepercayaan atas dana, saya bisa katakan cukup aman.Yang lebih penting adalah soal : bagaimana anak-anak muda ini berusaha.Saya orang yang setuju dengan kata-kata mutiara : persetan ide kreatif, karena yang lebih penting adalah usaha keras untuk merealisasikannya.Gagasan besar, Ide kreatif, inovatif seperti bikin tusuk gigi listrik itu bisa muncul di benak sembarang orang. Tapi tidak semua orang punay kemauan keras untuk mewujudkannya.Dalam usaha keras itulah, anak-anak muda ini harus terus juga dikawal.Dikritisi, disumbang saran, digoblok-goblokin atau disalah-salahin kalau perlu, tetapi tetap sambil didukung duluan.Karena meraka bukan orang tua nggak tahu diri yang bikin acara sederhana aja nggak becus. Mereka masih anak-anak muda yang penuh semangat, dan tidak pada tempatnya dipatahkan, tanpa diberikan solusi dan dukungan.Bukan karena mereka nggak pintar. Mereka jelas lebih pinter-pinter ketimbang saya. Tapi sepintar apapun mereka, dari hasil karya yang sudah dihasilkan ini kiranya bisa dilahirkan banyak kritik untuk menyempurnakannya langkah mereka di kali yang berikut.Review Agung Mbot di atas, kurang lebih menjawab apa yang saya inginkan tanpa harus saya katakan duluan. Itu kenapa anda harus percaya kalau saya katakan Ia bukan sembarang orang. Ia cukup punya kejelian. Dan memang saya nggak ngomong apa-apa sebelumnya. Tapi kita bisa lihat bersama-sama, kritik yang disampaikan halus, tetap dalam nuansa supporting, tapi bukannya tanpa kritik. Dan untuk itu, saya pribadi mengucapkan banyak terimakasih.Bagi tim yang menerbitkan buku, sambil terus menyempurnakan segala teknis langkah yang disiapkan untuk realisasi tahap berikut, ada baiknya dibaca baik-baik jurnal ini, karena disitu ada kritik.Pesan saya kalau boleh nitip-nitip. Pada anda sekalian yang berminat untuk mendukung proyek ini : kawal-lah proyek ini. Kawal bukan hanya dengan mendukung pembelian buku dan donasinya, mengawasi atau mungkin ikut terlibat lebih jauh dalam pelaksanaan dan penyalurannya, tetapi juga kawal dengan memberikan masukan dan kritik pada tim yang terlibat di dalamnya.Dan pada tim yang bergelut dengan aktivitas ini, saya ucapkan selamat, serta sedikit mengi
    ngatkan : percayalah kalau anda sedang mengawali dan melakukan sesuatu yang besar. Karenanya terimalah segala macem masukan yang diberikan. Apapun bentuknya. Jadikan amunisi yang berharga bukan untuk mencerai-beraikan apa yang sudah dimulai. Tapi untuk menyempurnakan.Terakhir…Yang nulis sok tua ini bukan saya.Ini oom wikan yang ngabajak id saya.Percayalah.Saya suka menipu.TerimakasihSentaby,DBaonk*sering-sering nulis begini kayaknya obat gue cepet abis dueeeh.*

    Suka

    Balas
  7. wah tercolongi deh

    Suka

    Balas
  8. Setuju dengan penghentian penggunaan kata autis apalagi untuk pengguna BB tuh.

    Suka

    Balas
  9. baru sadar.jangan-jangan Silly yang di Sebelah Mata ini Silly yang pernah aku kenal jaman masih ng-blogspot kali, ya? ada data penulisnya kan, mas? boleh di-share sedikiiit? pleasee ….*datanya DBaonk mah enggak usah

    Suka

    Balas
  10. nymediana said: shant..biar ngirit ongkir, barengan yuk

    mauuu..mpers jogja, ayo sapa mau ikutan pesen bareng mb VAnny ..biar hemat ongkir, kelebihan duitnya ntar makin banyak yg disedekahin🙂

    Suka

    Balas
  11. Boleh tu, pengen ikutan bantu. gimana cara dapetin tu buku?

    Suka

    Balas
  12. mbot said: boleeeeh… silakan🙂

    hiyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….. kirain nyang punya lapak dah bobo kek giniiiii …. hihihihihihi

    Suka

    Balas
  13. boleeeeh… silakan🙂

    Suka

    Balas
  14. lindungganteng said: Gimana ya… Gue ngerasa candaan “autis loe” kok biasa aja… Nggak menghina juga… Kalo pun ada yang becandaan sama gue si kencot, si pincang, si kaki pedog, dll nya kok gue cuek aja yak…? Apa emang gue nya yg ndableg kali yaaaaa….???

    baca disini deh saiii ..http://munama.multiply.com/journal/item/260/STOP_Penyalahgunaan_kata_AutisAutismebuat Kangmas Mbot, mangap pasang link dimarih yak..klo nda bowle tar aq apus lagi …

    Suka

    Balas
  15. Gimana ya… Gue ngerasa candaan “autis loe” kok biasa aja… Nggak menghina juga… Kalo pun ada yang becandaan sama gue si kencot, si pincang, si kaki pedog, dll nya kok gue cuek aja yak…? Apa emang gue nya yg ndableg kali yaaaaa….???

    Suka

    Balas
  16. makasih yaa Mas Agung buat reviewnya….buat temen-temen yang minat sedekah atau donasi lewat buku sebelah mata bisa via YM irvi_uno atau sms aja ke 08562266460. Saat ini cetakan pertama udah abis stocknya, buat cetakan kedua Insya Allah kekurangan2 seperti font dsb akan diperbaiki. Makasih banyaak..:)

    Suka

    Balas
  17. konsep sedekah yang unik…*shant..biar ngirit ongkir, barengan yuk..

    Suka

    Balas
  18. gimana caranya pesen ? *ketahuan belum ngeklik link yg dikasih di atas*

    Suka

    Balas
  19. mbot said: tulisan berjudul “Kenapa sih Gak Boleh Becanda Pake Kata ‘Autis Lo!’? karya Silly, berisi hari-hari penuh kejutan dan ketegangan milik seorang ibu dari anak penderita autis

    iyah bener..jadi inget, ada temen MP yg punya anak autis.. dia crita perjuangan nyah mempunyai anak autis.. ampe trenyuh gituuuu …maka nyah dia paling nda suka candaan “Autis Lo”.. krn rasa nyah menghina dan nda sensitif banget, huhuhuhuhu

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    apinn95 di [2012-003] Mau gampang? Ya jan…
    Sandra Buana Sari di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    omnduut di Manusia Ibarat Kertas…
    Rezky Yayang Yakhami… di Kenapa Orang Tersinggung?
    fe13bi di Kenapa Orang Tersinggung?
    mbot di Kenapa Orang Tersinggung?
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Jepret!

    Dia nggak bilang pejalan kakinya manusia kan... Siapa tau yang dimaksud tokek. 
#spanduk #koplak #superindo #tokek #pengumuman #tebet Hati2 kalo nanya sama psikolog asal jeplak gini

#whatsapp #psikolog #chat #konsultasi Kamu seperti... #jemuran #hujan #inget #gombal #meme Silakan add, @bangjoni udah live di Line! Pentingnya grammar
#stiker #sticker #grammar #fail #jakarta #traffic #car Bang Joni akan live di Line! 
#chat #bangjoni One question: HOW? 
#bajaj #jakarta #parkir #got #ajaib #koplak Psychology Class of 91 Silvery Reunion. 
Reunion, reunited. Today. 
#reunion #friends #ui #psikologiui #psikologi #silvery Simbol status
#rokok #cukai #50ribu #harga #meme
  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
    • Battle of Surabaya: Menikmati Seriusnya Proses Jualan Film 23 Maret 2015
      Seumur-umur jadi penggemar film Indonesia, baru kali ini gue ngelihat film yang upaya pemasarannya seserius ini. Bayangin aja, filmnya belum jadi, tapi trailernya udah didaftarin ikut lomba. Eh, masuk nominasi di Golden Trailer Award, bahkan menang di International Movie Trailer Festival. Ngomong-ngomong, baru sekarang loh gue tau ada festival untuk trailer […]
    • Preview: Tomorrowland (2015) 11 Maret 2015
      Gue pertama kali nonton teaser trailer film ini tahun lalu, dan langsung memutuskan akan nonton. Adegannya bikin penasaran banget: ada seorang cewek ABG yang mendadak bisa pindah lokasi saat menyentuh sebuah pin berlogo T. Pin apa itu? Kenapa dia bisa mindahin orang? Pindahnya ke mana? Sukses banget trailernya bikin orang penasaran ingin nonton film ini.Baru […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda.Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke se […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: