jadi, apa gunanya beli BB resmi?


Sekitar 2 minggu yang lalu BB Gemini 8520 gue ngadat. Tombol powernya nggak berespon kalo dipencet. Efek sampingnya, kalo gue pake nelepon maka gue nggak akan bisa mengakhiri panggilan telepon itu kalo lawan bicaranya nggak nutup duluan. Akibatnya kalo dipake nelepon dan yang dipanggil nggak ngangkat, maka gue harus bengong nunggu dulu sampe muncul nada sibuk karena panggilan gagal.

Selain kerusakan pada tombol power, gue juga merasa tombol huruf H-nya rada keras dibandingkan tombol-tombol lainnya. Maka gue pikir, sekalian aja gue bawa ke tempat service untuk dua keluhan ini.

Karena BB gue ini adalah BB Telkomsel versi resmi yang gue beli pas launching di Grand Indonesia beberapa bulan yang lalu, maka pergilah gue ke Malifax, perusahaan importir sekaligus penyedia jasa service resmi untuk BB-nya Telkomsel. Kebetulan lokasinya di Graha Aktiva Kuningan deket sama kantor gue, tinggal jalan kaki nyampe.

Gue mulai merasakan ada yang aneh pada saat penyerahan unit, khususnya pada klausul mengenai void garansi. Berdasarkan penjelasan petugasnya dan tulisan di bon tanda terimanya, disebutkan bahwa “apabila klaim kerusakan ternyata akibat kelalaian pemilik, maka pengguna wajib membayar biaya USD 50 dan unitnya dikembalikan tanpa diperbaiki.”

Ini aneh banget, karena kalo gue bandingkan dengan persyaratan di service center Sony Ericsson, misalnya, bila kerusakan ternyata akibat kelalaian pemilik, maka pemilik akan dikenai biaya perbaikan dan penggantian spare part seperti biasa. Sedangkan ini, biaya USD 50-nya belum termasuk perbaikan, cuma buat ngecek doang! Kata petugasnya, biaya ini adalah untuk mengirimkan unit gue ke RIM untuk didiagnosa secara lengkap.

Berhubung gue yakin 100% bahwa gue tidak pernah melalaikan BB gue dalam bentuk apapun, rajin dikasih makan setiap hari dan nggak pernah diajak ujan-ujanan, maka gue teken lah perjanjian aneh tersebut.

Gue juga minta dikasih unit pengganti selama unit gue direparasi, dan dengan alasan mereka nggak punya unit Gemini untuk dipinjamkan (katanya importir resmi?) maka baru keesokan harinya gue dipinjemin sebuah BB seri 8320. Btw, handset pinjeman itu ternyata masih berisi data-data orang yang pernah dipinjami sebelum gue, termasuk address book, contact di BBM sampe e-mail push-nya pun masih konek! Untung gue orang baik-baik, kalo enggak gue bisa mengacak-acak kehidupan orang itu dengan sangat leluasa berbekal data yang ada di handheldnya. Pesan moral: buat yang abis dipinjemin BB oleh tukang service, jangan lupa lakukan prosedur wipe handheld untuk menghapus data kalian dari unit itu. Kalo nggak tau caranya bisa baca petunjuknya di sini.

Sampe di titik ini mungkin kalian bisa menebak apa hasil diagnosa seharga USD 50 itu… yak, betul aja, beberapa hari kemudian gue dapet email dari Malifax yang mengabarkan bahwa garansi gue void karena kerusakannya akibat kesalahan gue yaitu “unitnya kena cairan”. Artinya gue harus bayar USD 50 yang kalo dikurs berdasarkan kurs Malifax sama dengan 450 ribu rupiah dan disertai himbauan agar gue segera datang kembali ke kantor mereka untuk mengembalikan unit pinjeman dan mengambil kembali unit gue yang belum diapa-apain itu.

Gue reply e-mail itu dengan bilang, kalo gue hanya akan ambil kembali unit gue bila dua keluhannya (tombol power macet dan tombol H keras) udah diberesin. Dijawab lagi oleh petugasnya bahwa untuk itu mereka bisa “membantu” dengan mengirimkan unit gue kepada rekanan service mereka, tentunya dengan tambahan biaya di luar yang USD 50 tadi. Karena udah tanggung dan gue ingin BB gue cepet beres lagi seperti sedia kala, maka gue setujui penawaran tersebut.

Tadi siang, tibalah saat yang berbahagia bagi gue untuk mengambil kembali si Gemini gue yang abis diopname. Unit pinjeman gue pulangin, Gemini gue terima dan gue tes… OK, tombol power beres. Tapi… kok tombol H-nya masih keras? Selain itu ada kejutan lainnya yaitu semua data gue hilang!

Waktu gue tanyakan kedua keanehan ini kepada petugasnya, maka jawabannya adalah:

  1. Di klausul tanda terima udah tertulis bahwa ada resiko data hilang saat diservis, tapi dia bersedia berbaik hati untuk mencarikan backupnya; ‘barangkali’ sebelum memutuskan untuk mengoprek BB gue dia mendapatkan secercah ilham untuk memback-up datanya.

  2. Dia sama sekali tidak merasakan keanehan apapun pada tombol H, sekalipun di jarak kurang dari 30 cm dari kedua bola matanya telah gue peragakan betapa tombol H itu butuh tenaga yang jauh lebih besar untuk menekannya dibandingkan tombol-tombol lainnya. Biasanya setelah gue demonstrasikan bahwa tombol H-nya keras, petugas akan mengambil unit gue, menekan keras-keras tombol H dan bilang, “kalo buat saya sih nggak papa ya pak…” Ngomong-ngomong, waktu penyerahan unit dulu kebetulan gue juga barengan dengan seorang ibu yang komplen karena BB-nya mengeluarkan suara berdenging saat dipake menelepon. Ibu itu mencoba menelepon, mendapatkan suara denging, lalu mengoper ke mbak petugas agar dia turut mendengarkan dan dijawab oleh mbak petugas dengan, “kalo di saya sih nggak denger suara aneh apapun ya bu…” Hear no evil, see no evil, feel no malfunction button – mungkin itu motto yang harus dihafal oleh setiap calon karyawan Malifax.

Dengan dua jawaban sakti tadi, maka si mbak petugas memberikan pilihan pada gue yang intinya adalah:

  1. kembali meninggalkan unit gue untuk ‘diperiksa ulang’ oleh teknisi, tapi tanpa dapet unit pengganti karena pemberian unit pengganti hanya untuk kerusakan yang dicover garansi sementara garansi gue kan udah void akibat cairan misterius, atau…

  2. bayar USD 50 + Rp 375 ribu dan segera pulang.

Tentunya gue memilih opsi ke dua, karena gue harus segera pulang untuk nulis posting ini.

Jadi, kalo boleh gue simpulkan dari pengalaman gue di atas, maka yang gue dapet dari membeli BB resmi Telkomsel adalah:

  1. Bila unit gue mengalami kerusakan, maka gue berkesempatan mengikuti ‘Russian Roulette’ dengan peluang 50:50 – kalo lo beruntung lo dapet servis gratis, kalo apes bayar USD 50.

  2. Terhindar dari kebiasaan konsumtif. Maksudnya, kalo reparasi BB gak resmi di mal Ambas, misalnya, pulangnya bisa kena goda beli barang-barang lain yang enggak guna. Sementara kantor Malifax kan terletak di gedung perkantoran yang minim godaan konsumtif.
  3. Kalo beruntung bisa dapet kenalan dari hasil ngoprek data pribadi orang yang pernah make unit BB pengganti

Kesimpulannya, kalo mau beli BB, belilah BB yang resmi di Ambas.

Tinggalkan komentar

84 Komentar

  1. Brooo… dapat inpo bagus nic… Operator lain gimana??http://202.169.62.3/showthread.php?p=238461143&posted=1#post238461143Agan2 sekalian, ingin bagi2 info nihSaat ini, buat yang punya perangkat BlackBerry Garansi Telkomsel melalui PT. Malifax Indonesia, untuk proses claim yang sebelumnya sering di complain karena dikenakan biaya sebesar 50 USD untuk pengecekan dan administrasi jika ditemukan kondisi garasi tidak berlaku atau istilahnya tuh customer abuse( terkena liquid, ex-bongkar, korosi, karatan ), sekarang ini sudah berubah menjadi Rp. 50.000,- Bukan berita baru lagi kalau biaya inspeksi dan administrasi yang dikenakan ole RIM ini banyak dikeluhkan oleh banyak pengguna BlackBerry Garansi Telkomsel melalui Malifax Indonesia. Menurut pihak Malifax keluhan ini sudah sering disampaikan kepada RIM dan isu tersebut sering dibawa Malifax pada forum diskusi RIM dengan pada Operator dan peritel resmi, karena menurut saya sendiri biaya sebesar $50USD tersebut sangat tidak sesuai dengan kebiasaan penggunaan garansi yang biasa ada di Indonesia yang sewajarnya kalau batal service atau void yang kena beberapa puluh ribu rupiah saja.Dan setelah sekian lama keluhan tersebut disampaikan oleh Malifax kepada RIM dan terbukti terhitung tanggal 01 Juli 2010 biaya inspeksi dan administrasi tersebut turun menjadi Rp. 50.000.Semoga saja hal ini tidak mengurangi service dan layanan garansi BlackBerry Telkomsel dari Malifax yang sering dikatakan orang bagus dan lebih cepat dibandingkan garansi resmi operator lainnya.Nah, buat agan2 yang sebelumnya ogah atau parno pake BB Malifax karena garansinya yang ribet dan biaya cancelnya yang besar mungkin bisa berpikir ulang untuk menggunakan BB setelah denger info ini.

    Suka

    Balas
  1. [Selingan] Cara Me-Reply Blog Yang Baik Lagi Benar | Tonk Kosonk Baonk Bunyinya
  2. gimana caranya mutusin tapi nggak kerasa? « (new) Mbot's HQ

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    apinn95 di [2012-003] Mau gampang? Ya jan…
    Sandra Buana Sari di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    omnduut di Manusia Ibarat Kertas…
    Rezky Yayang Yakhami… di Kenapa Orang Tersinggung?
    fe13bi di Kenapa Orang Tersinggung?
    mbot di Kenapa Orang Tersinggung?
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.157 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Jepret!

    Dia nggak bilang pejalan kakinya manusia kan... Siapa tau yang dimaksud tokek. 
#spanduk #koplak #superindo #tokek #pengumuman #tebet Hati2 kalo nanya sama psikolog asal jeplak gini

#whatsapp #psikolog #chat #konsultasi Kamu seperti... #jemuran #hujan #inget #gombal #meme Silakan add, @bangjoni udah live di Line! Pentingnya grammar
#stiker #sticker #grammar #fail #jakarta #traffic #car Bang Joni akan live di Line! 
#chat #bangjoni One question: HOW? 
#bajaj #jakarta #parkir #got #ajaib #koplak Psychology Class of 91 Silvery Reunion. 
Reunion, reunited. Today. 
#reunion #friends #ui #psikologiui #psikologi #silvery Simbol status
#rokok #cukai #50ribu #harga #meme
  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
    • Battle of Surabaya: Menikmati Seriusnya Proses Jualan Film 23 Maret 2015
      Seumur-umur jadi penggemar film Indonesia, baru kali ini gue ngelihat film yang upaya pemasarannya seserius ini. Bayangin aja, filmnya belum jadi, tapi trailernya udah didaftarin ikut lomba. Eh, masuk nominasi di Golden Trailer Award, bahkan menang di International Movie Trailer Festival. Ngomong-ngomong, baru sekarang loh gue tau ada festival untuk trailer […]
    • Preview: Tomorrowland (2015) 11 Maret 2015
      Gue pertama kali nonton teaser trailer film ini tahun lalu, dan langsung memutuskan akan nonton. Adegannya bikin penasaran banget: ada seorang cewek ABG yang mendadak bisa pindah lokasi saat menyentuh sebuah pin berlogo T. Pin apa itu? Kenapa dia bisa mindahin orang? Pindahnya ke mana? Sukses banget trailernya bikin orang penasaran ingin nonton film ini.Baru […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda.Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke se […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: