penulis, rajinlah ke toko buku


Sejak terbitnya buku “Ocehan si Mbot…” gue punya kebiasaan baru: pergi ke toko buku. Tujuannya ya buat ngecek stok buku gue: udah tinggal berapa, ditaro di rak mana, pesanan terakhirnya tanggal berapa, dsb. Kalo di toko itu nggak ada stok, biasanya gue langsung kirim email ke marketingnya Gramedia untuk ngasih tau.

Kemarin, gue dapet undangan kawinan ke Sukabumi. Berangkatnya mampir ke Gramedia Bogor. Stok abis. Sip, artinya besok gue akan kirim email. Pulangnya, dalam rangka nyari rute yang nggak macet, gue mampir ke Bandung (buset, melintirnya jauh amat). Gue ke Paris Van Java, supaya bisa belanja sekalian ngecek buku, tentunya.

Di komputer database buku, gue temukan stok buku gue masih ada 28 biji. Tertulis lokasinya di “rak depan CSO”. Gue datengin meja CSO, ada 3 rak buku di depannya. Rak pertama dipenuhi buku barunya Andrea Hirata, Maryamah Karpov. Dua rak lainnya memuat aneka buku, tapi buku gue nggak terlihat. Gue datengin mbak-mbak CSO.

“Mbak, saya lihat di database buku ‘Ocehan si Mbot’ ada di rak depan SCO… rak yang mana ya mbak, kok nggak keliatan?”
“Buku apa pak? Ocehan SEMOK?”
“Si Mbot, Mbak…M-B-O-T” Ah, si mbak. Suka mancing-mancing deh.

Mbak CSO membuka database dan tentunya menemukan data yang sama dengan yang gue liat barusan. Trus mulai deh terjadi kehebohan di antara pegawai.
“Eh ini tadi siapa yang beresin rak di sini, Ocehan si Mbot ada yang nyari nih…!”
“Loh kan tempatnya buat Maryamah…”
“Ya kan yang itu doang, harusnya ada di sini nih…”
“Tauk tuh tadi si anu yang beresin…”
“Si anu mana si anu, gimana sih beresin buku…”

Gue membiarkan mereka heboh sendiri dan berkeliling liat2 rak lainnya. Tau-tau mbak semok eh CSO mendatangi gue dengan membawa 1 copy buku “Ocehan si Mbot”.
“Terima kasih mbak… Tapi saya ingin tau, buku ini adanya di rak mana?”
“Euh… eee… sebentar pak…” Trus dia ngilang lagi.

Gue menjelajahi rak lainnya lagi, sampe agak lama. Mana nih si mbak, kok nggak balik-balik? Akhirnya asal aja gue datengin petugas terdekat dan mengajukan pertanyaan yang sama.
“Mas, buku Ocehan si Mbot ini adanya di rak yang mana sih?”
“Sebentar pak…” Dia langsung mengarah ke rak bluku-bluku seperti Kambing Jantan, Mother Keder, dan lainnya.
“Di situ nggak ada mas, udah saya liat tadi,” kata gue.
“Euh… di mana ya? Sebentar pak, sebentar…” trus dengan panik dia menuju ke… meja CSO. Hihihi… mbak-mbak CSO pasti senewen banget dengan teror gue hari itu.

Dari jauh gue amati mereka terlibat dialog seru, dan akhirnya si mbak CSO menunjuk rak di depannya, yang tadi gue datengin pertama kali, dan… tadaaa… udah terpajang 2 tumpuk buku “Ocehan si Mbot” di sana!

Gue menduga urutan kejadiannya adalah sebagai berikut: waktu buku Maryamah Karpov dateng ke toko, mereka dapet instruksi untuk memajangnya di rak tersendiri. Sebagai akibatnya, ada sebagian buku yang kena gusur dan masuk laci, termasuk buku gue. Nah, waktu gue nanya berkali-kali ‘di mana letak buku si mbot’, mereka mungkin menduga bahwa gue bukan pembeli biasa. Mungkin gue dikira ‘pengawas dari kantor pusat’ atau apa, gitu. Daripada salah akhirnya buru-buru mereka keluarin buku gue dari laci, dan kembali terpajang di rak.

Bayangin kalo gue nggak pernah mampir ke toko itu, mungkin selama berminggu-minggu buku gue akan terus mendem di rak dan buntutnya diretur dengan alasan nggak laku!

Kesimpulannya, buat para penulis, rajin-rajinlah mampir ke toko buku untuk mengantisipasi penggusuran oleh buku-buku baru…

Iklan
Tinggalkan komentar

43 Komentar

  1. Di Pangkalpinang alhamdulillah waktu itu gampang dicari, mejeng sama blooks lainnya di tumpukan tengah…Duh, nggak kebayang hebohnya para petugas di sana. Terus nggak ditanyain identitas, kan?

    Suka

    Balas
  2. Emang bener mas Agung. Sy mah udh pengalaman bikin mbak2 dan mas2 Gramedia pusing:). Sampai2 petugas di Gramedia Cinere Mall hafal sama sy. Belum2 udh disapa, ‘Eh mbak Ifa, nyari buku ya?’. Ya iyalah, masak nyari pampers si Adek di Gramed sih? *curhat colongan sesama penulis*

    Suka

    Balas
  3. Wuaaaww…Mas Mbot Congratulation yakk blognya dijadiin buku!! Hebat2!! emang enak dibaca sih tulisan2 lo, makanya waktu gue dapet postingan salah satu tulisan lo di milist gue, langsung gue cek ke mp..cihiy!! Keep up the good werk dude!! (jadi penasaran pengen baca bukunya..)

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: