[sharing hrd] kenapa gaji gede bukan alasan bagus untuk wawancara kerja?


Di posting jadul gue yang ini, gue pernah nulis:

Entah kenapa, hari gini masih banyak aja boss2 di perusahaan besar yang berharap orang bergabung di perusahaannya “bukan semata-mata nyari duit” sehingga langsung bete pada kandidat2 yang secara jujur mengakui motivasi kerjanya adalah uang. Lantas kalo bukan karena nyari duit, buat apa dong orang ngelamar kerja? Kelebihan energi?

Tapi seiring berjalannya waktu, dan semakin banyaknya gue ngobrol sama orang-orang yang udah mencapai level ‘boss’, gue sekarang ngerti alasan kenapa para boss nggak bersimpati terhadap calon karyawan yang bilang alasannya melamar kerja adalah nyari gaji lebih gede, yaitu…

  1. Indikasi hubungan yang buruk dengan perusahaan lama

    Sebuah artikel di website synovate.com menjelaskan bahwa gaji bukan faktor penentu loyalitas karyawan. Yang lebih penting adalah situasi kerja yang nyaman (sumber dari sini). Beberapa survey lainnya yang pernah gue baca juga menyatakan hal yang sama, yaitu gaji bukan faktor utama loyalitas karyawan. Artinya, kalo seorang calon karyawan belum-belum udah bilang bahwa alasan kepindahannya adalah karena nyari gaji lebih gede, artinya kemungkinan besar (walaupun belum pasti) dia bermasalah dengan tempat kerjanya yang lama.

    Pertanyaannya sekarang adalah, kenapa? Memang ada kemungkinan perusahaan lamanya adalah perusahaan brengsek yang situasi kerjanya parah banget, tapi juga ada kemungkinan yang lebih besar bahwa si calon karyawan itu sendirilah sumber kebrengsekannya.

    Dan para boss nggak mau ambil resiko mempekerjakan karyawan yang belakangan cuma jadi sumber masalah.

  2. Indikasi calon karyawan yang kurang berprestasi

    Logikanya sederhana aja: kalo si calon karyawan ini adalah seorang ‘top performer’ di perusahaan lamanya, dia nggak perlu kuatir dengan prospek gaji yang lebih besar. Perusahaan pasti akan berani bayar lebih untuk mempertahankan loyalitas orang-orang yang mereka anggap berprestasi.

    Jadi saat ketemu dengan calon karyawan yang butuh gaji lebih besar, pertanyaan di benak para boss adalah, kenapa, apakah perusahaan lo yang sekarang nggak sudi membayar lo lebih besar?

  3. Indikasi B.U.B.

    …alias Butuh Uang Banget. Yang ini malah lebih menghkhawatirkan lagi. Kenapa seorang karyawan tiba-tiba terjerumus dalam kondisi B.U.B.? Bisa karena butuh biaya besar untuk pengobatan salah satu anggota keluarga, atau hidupnya memang boros banget, atau yang lebih parah lagi: terlilit utang karena judi.

    Apapun alasannya, karyawan yang lagi B.U.B. biasaya nggak kosentrasi bekerja – suatu kondisi yang pastinya nggak diidamkan oleh para boss.

Buat para calon karyawan yang lagi berniat cari kerjaan baru, saran gue adalah pikir dulu baik-baik motivasi utama kalian. Semua orang pasti bahagia dapet gaji lebih gede, tapi gaji lebih gede nggak akan menjamin hidup kalian lebih bahagia.

Iklan
Tinggalkan komentar

35 Komentar

  1. Profisiat… ternyata tulisan mbot.multiply.com banyak (lebih dari dua) yang di copy paste di blog lain ya …Sukses ya… dan ditunggu tulisan lainnya.

    Suka

    Balas
  2. ini pertanyaan yg suka bikin bingung

    Suka

    Balas
  3. kalo MISALNYA, alasannya mo kerja bareng seleb mp gimana?

    Suka

    Balas
  4. klo alasan pindahnya karena nyari kerjaan yg permanen apakah dianggap b’masalah juga?

    Suka

    Balas
  5. thanks bocoranya….kalo dijawab : “pengen belajar hal baru” gimana?????

    Suka

    Balas
  6. mbot said: Buat para calon karyawan yang lagi berniat cari kerjaan baru, saran gue adalah pikir dulu baik-baik motivasi utama kalian.

    Gung, setelah dipikir2 ternyata motivasi Mamih kalo kerja ama orang adalah gaji kudu besar. Gimana dong ini? Habis alasan apa lagi coba? Mamih tidak pernah punya masalah dengan rekan kerja atau boss (bahkan sampai sekarang masih tetap berhubungan sebagai teman) tapi kalau gaji masih segitu2 aja khan capeee deh! Apalagi Mamih harus meninggalkan Rascha untuk kerja dan rumah ngak ada istri = kapal perang tanpa admiral. Bisa nubruk kemana2 (lah wong ada admiralnya aja masih bisa ada kemungkinan nubruk karang koq). Jadi kompensasi untuk meninggalkan rumah dan tenaga dan waktu dan diri tentunya harus sesuai khan? Nah, apa solusinya untuk Mamih kalau Mamih mau ngelamar kerja lagi? Hitung2 sebagai pekerja baru deh, belum berpengalaman. Mamih pekerja keras loh…..Keras banget kalo disuruh kerja, hehehehehe……..

    Suka

    Balas
  7. Gaji saya alhamdulillah UMR, suasana kerja nyaman, jadi selalu mikir kalo hendak pindah, apakah ditempat baru akan gini atau lebih baik…???Gak berani terima tantangan ya…, saya ini…He..he…..

    Suka

    Balas
  8. gw waktu itu pernah job interview terus ditanyain 3 hal yang penting di kerjaan, gw bilang yang pertama itu suasana kerjanya dan org2nya harus enak terus yang kedua gw enjoy sama pekerjaannya dan yang ketiga uang. abis klo uang banyak tapi pekerjaan dan org2nya ga enak ya makan ati yang ada. moga2 artikel mas mbot membuka mata org2 yg mo lamar kerja yaa.

    Suka

    Balas
  9. gaji nomer 2, gung…yg ptg nyaman suasana, enak lingkungannya, baik bossnya, dan seneng ma kerjaannya 😀

    Suka

    Balas
  10. comfortable comes first mas, gaji gue lumayan di kantor yang sekarang tapi i feel not here

    Suka

    Balas
  11. kalo gue gung, kemaren diinterpiu buat jadi legal manager sama CEO salah satu FMCG besar di Indonesia, tapi mendadak sehari sebelum diinterpiu, bos gue meminta gue untuk tetap bersamanya (udah filing kali ya tu orang). padahal gaji disitu udah pasti jauh lebih gede daripada yang sekarang.akhirnya gue memulai interpiu dengan bilang “maaf pak, saya masih ada komitmen yang belum terselesaikan di tempat yang sekarang, jadi saya belum bisa bergerak. money is not my thingy, but commitment is.”there, I just lost my opportunity.

    Suka

    Balas
  12. kalo gw seringkali bilang, di perusahaan lama karirnya dah mentok =P

    Suka

    Balas
  13. cari kerja baru karenagak betah, ada ponakan orang nomer 2 di negeri ini yg masih belum punya pengalaman kerja, tapi di awal masuk gajinya lebih gede dari guwe, bikin semangat guwe runtuh, karena merasa gak dihargai banget, semua prestasi guwe tiba-tiba luntur menguap. Tapi gak lucu dong kalau guwe interview dan bilang hal-hal di atas.Nggak hanya itu sih, kerjaan ini juga gak sesuai dengan nurani, banyak sekali dirty jobsnya *jangan ngeres ye….*kalau dari tempat lama (padal udah permanen), pindah kesini, karena gak betah, bosnya kalau marah suka teriak sampai satu lantai denger semua. ampun dekh….jadi curhat dekh….

    Suka

    Balas
  14. gung.. kalok awalnya situasi nyaman dan gak masalah dengan gaji.. tapi trus kesini2nya.. bos ganti, gak kooperatif, rekan kerja ganti, gak kooperatif juga.. trus.. jenjang kenaikan pangkat gak jelas.. kenaikan gaji gak jelas.. persh. gak mikirin inflasi… aturan cuti gak jelas… gemana dong?? wajar kan cari kerjaan lain? dan cari penghasilan yang lebih besar juga hak pekerja kan?

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: