Penemuan hari ini… matoa, “rambutan” (?) dari papua


matoaHari ini gue dan Ida mampir di Ranch Market Oakwood, Mega Kuningan setelah secara tumben berhasil menemukan waktu buat olah raga bareng. Di rak buah-buahan kami nemu buah aneh yang dipasangi tulisan:

MATOA – Rambutan dari Papua

Gue memang pernah denger tentang buah bernama ‘matoa’, tapi baru kali ini gue denger dia dijuluki ‘Rambutan dari Papua’. Penasaran dengan rasanya, kami beli sebungkus untuk membuktikan apakah benar dia pantas dijuluki ‘rambutan’ – mengingat dari segi penampilan udah nggak memenuhi syarat banget karena dia sama sekali nggak berambut. Ternyata… rasanya sama sekali nggak mirip rambutan. Malah cenderung kesat seperti nangka. Kulitnya agak keras seperti manggis. Penampilan luar mirip kurma, tapi ada juga yang bulet seperti duku. Jadi… kenapa dia dijuluki rambutan, sih?

Kalo gue diserahi tugas untuk ngasih julukan buat si buah aneh ini, mungkin gue lebih milih untuk menamakan dia “duku papua”. Atau mungkin “nangpor” = “nangka portable”. Atau “duknang” = “duku yang kenangka-nangkaan”. Atau kalo mau mewakili semua cirinya: “didukdimangdinangyabukram” = “dilihat duku, dipencet manggis, dimakan nangka, yang jelas bukan rambutan”.

Sampe rumah, karena masih penasaran dengan “apanya – yang – rambutan – sih – dari – buah matoa”, gue buka wikipedia dan menemukan jawabannya.

Ternyata rambutan dan matoa itu satu famili, yaitu sapindaceaealias keluarga lerak-lerakan. Anggota lainnya adalah buah lengkeng, leci, dan… tentu aja lerak. Itu lho, yang terkenal sering dipake buat nyuci batik biar nggak cepet belel. Sedangkan sama duku, hubungan matoa masih agak jauh walaupun masih satu ordo yaitu sapindales, tapi beda famili. Duku itu termasuk keluarga meliaceae.

Pertanyaan berikutnya: terus kenapa si matoa nggak dijuluki ‘lengkeng papua’, toh masih satu famili, malah lebih mirip karena sama-sama nggak berambut?

Ada yang pernah segini penasarannya dengan buah-buahan?

Referensi:

Iklan
Tinggalkan komentar

42 Komentar

  1. Matoa Enak!
    Sayang jarang ada..

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: