Rancangan game buka bersama MP 6 Oktober 2007


Berdasarkan keputusan rapat panitia hari Selasa tanggal 2 Oktober kemarin, maka di posting kali ini gue akan jelasin konsep permainan untuk acara Buka Bersama tanggal 6 Oktober. Harap maklum, permainan-permainan yang gue tulis di sini masih ada kemungkinan untuk berubah pada hari H, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti cuaca, jumlah peserta yang hadir, kondisi fisik peserta, sikon lapangan, ketersediaan waktu, dan tentunya kemungkinan dapet ide permainan baru di detik-detik terakhir.

Tipe Permainan

Di daftar acara tertulis acara gamenya nanti adalah ‘game outbond’ dan gue merasa ngeri keberatan nama. Permainan yang mau digelar ini masih jauh di bawah standar outbond ‘betulan’, jadi gue lebih suka menyebunya outdoor games aja.

Debriefing

Salah satu topik yang dibahas dalam rapat hari Selasa kemarin adalah masalah debriefing alias pembahasan ‘hikmah’ di balik setiap permainan yang akan diadakan setelah acara permainannya selesai. Sebenernya, untuk urusan debriefing ini bisa sangat ‘fleksibel’ tergantung fasilitator yang akan membawakannya. Ekstrimnya, kita bisa bikin lomba cepet-cepetan ngupas mangga dan mengaitkannya dengan semangat membayar pajak – itu sah-sah aja. Dengan kata lain, permainan apapun bisa dikaitkan dengan hikmah apapun. Tapi sebagai panduan kasar aja, topik debriefing akan gue sertakan di setiap judul permainan di posting ini. Sekedar sebagai gambaran aja, sedangkan penerapannya dapat berubah tergantung fasilitator di lapangan nanti yaitu Asma Nadia.

Perlengkapan

Seluruh perlengkapan permainan insya Allah akan gue bawa sendiri, jadi buat seksi perlengkapan nggak usah khawatir deh.

Pembagian kelompok

Di atas kertas, akan hadir 100 anak sebagai peserta permainan. Untuk memudahkan pengaturan, plus meningkatkan semangat kompetisi, jumlah ini akan gue bagi jadi 4 kelompok @ 25 anak. Kalo yang hadir di bawah 90 orang, akan gue bagi jadi 3 kelompok aja. Anggota setiap kelompok gue usahakan se-heterogen mungkin.

Peran anggota panitia (umum)

Di penjelasan setiap permainan, gue akan menjelaskan peran khusus setiap anggota panitia. Tapi secara umum, gue mengharapkan dukungan anggota panitia lainnya selama acara permainan berlangsung dalam bentuk:

  1. Menjaga keselamatan para peserta, khususnya yang masih kecil-kecil. Kemungkinan peserta yang hadir akan memiliki rentang usia yang cukup jauh, yaitu berkisar dari kelas 3 SD hingga usia SMP.Oleh karena itu, mohon pengawasan khusus dari rekan-rekan panitia untuk menjaga keselamatan adik-adik kita agar jangan cedera akibat terdorong / terinjak oleh peserta lain yang lebih besar.
  2. Membantu menerangkan ulang peraturan permainan apabila ada peserta yang kurang ‘mudeng’.
  3. Memfasilitasi tingkat partisipasi peserta, dalam bentuk menjaga agar seluruh peserta tetap berkumpul di sekitar arena permainan dan menyemangati agar mereka tidak malu-malu untuk ‘unjuk gigi’ di tengah arena.
  4. Memastikan bahwa peserta yang tampil di setiap permainan berganti-ganti, agar seluruh peserta kebagian bermain.

Itu tadi gambaran umumnya, dan berikut ini penjelasan untuk setiap permainannya. Tadinya sih mau gue lengkapi dengan gambar ilustrasi, tapi lagi nggak sempet banget. Mudah-mudahan penjelasan gue cukup jelas ya, walaupun tanpa gambar.


Puzzle

Tujuan: menyusun puzzle secara massal.

Persiapan:

Di rumah, gue akan menyiapkan 3 – 4 gambar yang dipotong2 jadi potongan2 berbentuk kotak sama sisi.

Cara bermain:

  1. Potongan-potongan dari seluruh gambar yang udah disiapkan akan diacak sehingga tercampur aduk, lantas dibagikan kepada peserta. Satu orang dapat satu potongan.
  2. Tugas peserta adalah menemukan peserta-peserta lain yang memegang potongan gambar yang sama dengannya, untuk kemudian menyusunnya menjadi gambar yang utuh.
  3. Setelah gambar berhasil tersusun, seluruh peserta yang memiliki potongan gambar tersebut otomatis tergabung menjadi satu kelompok.

Peran panitia

  1. Membagikan potongan gambar. Untuk mempercepat waktu, gue mengharapkan ada sekitar 4 – 5 orang panitia yang berpartisipasi melaksanakan tugas ini.
  2. Memasangkan tanda pengenal kelompok (setelah kelompok terbentuk) berupa potongan pita berwarna – ini optional kalo gue sempet mampir ke pasar untuk beli pita ya… hehehe.

Kriteria kemenangan

kelompok yang mampu menyusun gambar dalam waktu paling singkat.

Debriefing:

Permainan ini sebenarnya cuma bertujuan untuk membagi peserta ke dalam kelompok-kelompok kecil, sekaligus mengacak susunan anggota dalam masing-masing kelompok. Ini perlu karena peserta berasal dari 2 kelompok yang berbeda, apabila pembagian kelompok diserahkan pada mereka, maka mereka cenderung akan mengelompok dengan peserta lain yang sudah mereka kenal aja (nggak berbaur).

Tapi kalo mau diangkat dalam sesi debriefing, materi yang bisa disampaikan adalah:

  • Ilmu Pengetahuan / wawasan: setiap peserta memegang satu gambar, ibarat setiap orang memiliki sedikit pengetahuan. Hanya dengan belajar dari pengetahuan orang lain, kita bisa mengembangkan diri dan punya pemahaman yang lebih luas.
  • Sikap proaktif untuk belajar: puzzle akan lebih cepat selesai kalau setiap anggota aktif mencari potongan gambar lainnya. Kalau hanya nunggu, masalah tidak akan cepat beres.

Balon Air

Tujuan: memindahkan sejumlah balon berisi air dari titik start ke titik finish

Persiapan:

  1. Sekitar 5 – 7 orang perwakilan kelompok (tergantung tempat yang tersedia) berdiri berjajar dengan jarak lebih dari 2 rentangan tangan mereka.
  2. Setelah barisan terbentuk, panitia meletakkan sebuah koran yang dilipat 4 di bawah kaki mereka. Peserta diberitahu bahwa koran tersebut adalah batas wilayah mereka. Mereka tidak boleh melangkah keluar dari batas wilayah koran.
  3. Orang yang berdiri di posisi tengah barisan akan diberi ‘handicap’ yaitu ditutup matanya (blindfolded).

Cara bermain:

  1. Satu orang anggota di titik start mengambil balon air dan mengopernya (estafet) kepada peserta di sebelahnya.
  2. Proses estafet berlangsung terus hingga balon air tiba di titik finish.
  3. Balon air yang jatuh dan tidak pecah, tidak boleh diambil lagi oleh peserta. Panitia yang akan mengambilnya dan meletakkannya lagi di garis start.

Peran panitia

  1. Memasangkan penutup mata berupa beberapa lapis tisu gulung yang direkat dengan selotip di kepala peserta.
  2. Mengawasi agar setiap peserta tidak keluar dari wilayahnya yaitu selebar luas koran.
  3. Mengambilkan balon yang jatuh dan tidak pecah, dan membawanya kembali ke titik finish.
  4. Menghitung jumlah balon yang berhasil sampai di titik finish untuk menentukan kelompok pemenang.

Kriteria kemenangan

Kelompok yang mampu mengantarkan balon terbanyak di titik finish keluar sebagai pemenang.

Debriefing

Kerja sama kelompok: bagaimana strategi mereka untuk mengoperkan balon secepat mungkin? Bagaimana perasaan kelompok saat mengetahui ada salah satu anggota kelompok mereka yang ‘lemah’ (karena ditutup matanya) sehingga menghambat proses pekerjaan? Bagaimana perasaan anggota kelompok yang menjadi ‘si lemah’? Inti pesan moralnya adalah; kadang dalam hidup bermasyarakat / berkelompok kita harus menerima kenyataan bahwa kemampuan setiap anggota tidak sama. Solusinya bukan dengan menyalahkan / menyesali keberadaan ‘si lemah’, namun bagaimana mengatur strategi agar prestasi bisa tetap optimal dengan segala kekurangan yang ada.


Timba Bocor

Tujuan: mengisi botol coca-cola di garis finish dalam waktu tercepat

Persiapan:

  1. Sebelumnya, gue udah menyiapkan beberapa gelas aqua yang telah diberi lubang kecil di bagian dasarnya.
  2. Sek
    itar 5 – 7 anggota kelompok berdiri berjajar dengan jarak lebih dari 2 rentangan tangan, seperti pada permainan balon air.
  3. Posisi setiap anggota juga dibatasi dengan selembar koran, seperti pada permainan ‘balon air’. Tidak boleh ada peserta yang melangkah keluar dari posisinya di atas bidang koran.
  4. Orang yang berada di tengah juga ditutup matanya (blindfolded).

Catatan:

Mohon bantuan rekan panitia untuk memastikan bahwa seluruh peserta yang tampil dalam permainan ‘timba bocor’ ini berbeda dengan yang tampil dalam permainan ‘balon air’, agar ada pemerataan peran pada setiap peserta.

Cara bermain:

  1. Satu orang anggota di titik start mengambil air dari sumber dengan menggunakan gelas aqua yang telah dilubangi. Ia harus mengopernya kepada peserta lain secepat mungkin sebelum air dalam gelas terbuang terlalu banyak.
  2. Peserta di garis finish menuangkan air dalam gelas ke dalam botol coca-cola.
  3. Proses estafet berlangsung terus hingga botol coca-cola di titik finish terisi penuh.
  4. Apabila sebelum sampai garis finish gelas sudah kosong, maka harus diestafet kembali ke titik start untuk diisi ulang.

Peran panitia

  1. Memastikan agar tidak ada peserta yang keluar dari batas wilayahnya yaitu selebar kertas koran dilipat 4.
  2. Menginformasikan apabila sudah ada kelompok yang berhasil mengisi penuh botol coca cola di garis finish.

Kriteria kemenangan:

Kelompok yang mampu mengisi penuh botol coca-cola dalam waktu tercepat.

Debriefing

Kurang lebih sama dengan debriefing untuk permainan balon air, yaitu kerja sama kelompok dan menyiasati hambatan yang ada.


Helium Stick

Tujuan: meletakkan pipa paralon ke tanah secepat mungkin.

Cara bermain:

  1. Setiap kelompok diwakili oleh 5-7 orang.
  2. Seluruh wakil kelompok berdiri berjajar rapat ke samping, tangan terentang ke depan setinggi dada, jari telunjuk kanan dan kiri dalam posisi menunjuk.
  3. Di atas jari telunjuk mereka, diletakkan sebatang pipa paralon.
  4. Kelompok harus mampu meletakkan pipa paralon ke tanah secepat mungkin tanpa melepaskan satu jaripun dari pipa. Jadi, hinggi pipa paralon menyentuh tanah, tidak boleh ada satu jaripun yang terlepas / tidak bersentuhan dengan pipa.
  5. Apabila di tengah proses ada satu saja peserta yang melepaskan jari dari pipa, maka proses harus diulang dari awal.

Peran panitia

  1. Memastikan tidak ada jari peserta yang terlepas dari pipa
  2. Apabila ada jari peserta yang terlepas dari pipa, panitia membantu peserta untuk mengembalikan posisi pipa di posisi awal yaitu sejajar dengan dada peserta.
  3. Menginformasikan kepada gue apabila ada kelompok yang berhasil menjadi pemenang (berhasil meletakkan pipa di tanah).

Kriteria kemenangan

Kelompok yang mampu meletakkan pipa ke tanah dalam waktu tersingkat.

Debriefing:

Walaupun perintahnya sederhana, yaitu meletakkan pipa ke tanah secepat mungkin tanpa melepaskan jari dari pipa, namun prakteknya tidak mudah. Karena masing-masing anggota takut melepaskan jari dari pipa, yang terjadi adalah pipa justru ‘melayang’ makin tinggi. Analoginya sama seperti bila kita terlalu takut saat menghadapi masalah, seringkali justru perbuatan kita makin memperparah / menyulitkan keadaan. Selain itu, kunci dari permainan ini adalah kerja sama antar anggota kelompok. Gerakan menurunkan pipa harus seirama dengan anggota kelompok yang lain. Bila salah satu anggota tidak sabaran / ingin cepat sendiri, justru semakin memperlambat proses.

Begitulah sekilas rencana permainan yang akan gue gelar. Kalau ada saran / masukan, silakan lho. Buat yang penasaran ingin liat kaya apa permainannya dalam bentuk nyata, dateng aja ke Taman Menteng, 6 Oktober 2007 mulai jam 13.00. Ok?

Iklan
Tinggalkan komentar

46 Komentar

  1. baca bukunya deh.. ada yg lebih gila.. wakakakakakakkak(*duh.. postingan lama .. mencuat kembali.. hihiihi

    Suka

    Balas
  2. salam kenal mas agung…aku lagi nyari nyari..games buat outing nihh…eeehh ketemu disini….seru juga games nya mas….tapi masih gak ngerti prakteknya gimana..ada gambarnya gak mas?…

    Suka

    Balas
  3. Mas, nanti aku siap bantuin, insyaAllah :-)*asik, bakal happy2 ya kita bersama adik2 ituw* :-p

    Suka

    Balas
  4. sudah tentu tidaks.

    Suka

    Balas
  5. apa sip sip?udah siapin mental untuk ngasih sambutan nanti?

    Suka

    Balas
  6. syiiiiiiiip….

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    mbot di My Wonder Woman
    p3n1 di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
    enkoos di My Wonder Woman
    Rafi: manggung lagi,… di demi anak naik panggung…
    mbot di My Wonder Woman
    Johana Elizabeth di My Wonder Woman
    My Wonder Woman | (n… di Di rumah, ibu seperti wol…
    mbot di My Wonder Woman
    mbot di My Wonder Woman
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 6.574 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Tautan-tautan Pribadi

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Hal yang Perlu Disiapin Sebelum Nonton "A Quiet Place" 15 April 2018
      Buat yang belum tau, "A Quiet Place" menceritakan kehidupan sebuah keluarga dengan 3 anak yang hidupnya sama sekali nggak boleh berisik, karena kalo bersuara dikit aja bisa diserang oleh 'sesuatu' (no spoiler ahead).Tentunya ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi gue, lantas gimana kalo mereka eek. Mungkin suara ngedennya bisa diredam, s […]
    • Benarkah Pacific Rim Uprising Jelek? 25 Maret 2018
      Soal keputusan untuk nonton atau nggak nonton sebuah film kadang cukup pelik. Di satu sisi, inginnya nonton semua film yang rilis. Di sisi lain, tiket bioskop deket rumah sekarang udah mencapai 60 ribu (harga weekend). Belum termasuk pop corn yang ukuran mediumnya 50 ribu dan air putih di botol 330 ml seharga 10 ribu*. Artinya: filmnya harus beneran dipilih […]
    • Review: Designated Survivor (Serial TV 2016) 15 Maret 2018
      Semua berawal gara-gara Netflix.Di suatu hari yang selo, nyalain Netflix tanpa tau mau nonton apa, tiba-tiba trailer film ini muncul.Ida langsung tertarik. "Nonton ini aja, suami. Istri seneng nonton film yang gini-gini," katanya, tanpa keterangan yang lebih operasional mengenai batasan film yang masuk dalam kategori 'gini-gini'.Ternyata […]
    • Review: Peter Rabbit (2018) Bikin Penonton Doain Tokoh Utama Celaka 11 Maret 2018
      Biasanya film kan dikemas sedemikian rupa biar penonton bersimpati pada tokoh utamanya, ya. Biar kalo tokoh utamanya dalam posisi terancam, penonton deg-degan, berdoa biar selamat sampai akhir film. Khusus untuk film ini, gue sih terus terang doain Peter Rabbit-nya cepetan mati. Digambarkan dalam film ini Peter Rabbit adalah kelinci yang sotoy, sangat iseng […]
    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Diamond Conference Tokyo 2018: Part 1-- Keberangkatan! 8 Mei 2018
      [Senin, 17 April 2018] Jalan-jalan Conference kali ini rasa excitednya agak sedikit beda karenaaaaa ini adalah DIAMOND CONFERENCE PERTAMA AKU... 😍😍😍😍😍😍 Selama ini aku pergi kan untuk Gold Conference, yaitu reward buat title Gold Director and up. Sedangkan seperti namanya, Diamond Conference ini adalah reward khusus buat yg titlenya Diamond and up! Selama ini […]
    • Seminar "Katakan TIDAK Pada Investasi Ilegal"-- MLM vs Money Game. 8 Mei 2018
      Diamond and up Oriflame bersama Top Management Oriflame foto bareng. Tanggal 2 Mei 2017 tahun lalu, sebagai salah satu Diamond Director-nya Oriflame, aku dapat sebuah undangan eksklusif untuk hadir ke acara Seminar Nasional yg diselenggarakan oleh Satuan Tugas Waspada Investasi dan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Judul seminar ini adalah-- KATA […]
    • Sewa Modem Wifi Buat Ke jepang? Di HIS Travel Aja! 26 April 2018
      Ceritanyaaa.. aku dan agung baru aja pulang dari Diamond Conferencenya Oriflame di Tokyo.. Ada banyaaaaak banget yg pengen aku ceritain. Satu-satu deh ya nanti aku posting. Tapi aku mau mulai dari soal INTERNETAN selama di sana.. ahahahaha.. PENTING iniii! Untuk keperluan internetan di tokyo kemarin aku dan agung sempet galau. Mau pakai roaming kartu atau se […]
    • Penyebab Kapas Ini Kotor Adalah... 17 Maret 2018
      Kapas ini bekas aku bersihin muka tadi pagi bangun tidur.. Lhoo kok kotor?Emangnya gak bersihin muka pas tidur?Bersihin dong. Tuntas malahan dengan 2+1 langkah.Lalu pakai serum dan krim malam. Kok masih kotor? Naaah ini diaaaa.. Tahukah teman2 kalau kulit wajah kita itu saat malam hari salah satu tugasnya bekerja melakukan sekresi atau pembersihan?Jadi krim […]
    • Join Oriflame Hanya Sebagai Pemakai? Boleh! 16 Maret 2018
      Aku baru mendaftarkan seseorang yg bilang mau join oriflame karena mau jadi pemakai..Dengan senang hatiiii tentunyaaa aku daftarkan..😍😍😍 Mbak ini bilang kalau udah menghubungi beberapa orang ingin daftar oriflame tapi gak direspon karena dia hanya ingin jadi pemakai aja.. Lhoooooo.. Teman2 oriflamers..Member oriflame itu kan ada 3 tipe jenisnya--Ada yg join […]
    • Semua karena AKU MAU 16 Maret 2018
      Lihat deh foto ini..Foto rafi lagi asyik mainan keranjang orderan di Oriflame Bulungan dulu sebelum pindah ke Oriflame Sudirman sekarang. Tanggal 1 Juli 2010.Jam 00.20 tengah malam. Iya, itu aku posting langsung setelah aku foto.Dan jamnya gak salah.Jam setengah satu pagi. Hah?Masih di oriflame? IyaNgapain? Beresin tupo. Jadi ya teman2, jaman sistem belum se […]
    • Kerja Keras yang Penuh Kepastian... Aku Suka! 15 Maret 2018
      Dari club SBN--Simple Biznet, ada 3 orang yg lolos challenge umroh/uang tunai 40 juta.Sedangkan dari konsultan oriflame se-indonesia raya konon ada total sekitar 60-an orang yg dapat hadiah challenge ini. Inilah yg aku suka dari oriflame.Level, title, cash award, maupun hadiah challengenya gak pernah dibatasin jumlahnya! Mau berapapun jumlah orang yg lolos k […]
    • Tendercare Oriflame: Si Kecil Ajaib 14 Maret 2018
      Buat teman-teman yg pemakai oriflame, atau at least pernah liat katalognya, mungkin pernah dengar atau justru pemakai setia si Tender Care ini.Bentuknya keciiil, mungiiil, lha cuma 15 ml doang.. Eh tapi kecil-kecil gini khasiatnya luar biasa.Tender Care ini produk klasiknya oriflame, termasuk salah satu produk awal saat oriflame pertama kali mulai dagang di […]
    • Sharing di Dynamics Sunday Party 4 Maret 2018
      Agenda hari minggu ini berbagi ilmu dan sharing di acara bulanannya teh inett Inette Indri-- DSP, Dymamics Sunday Party! Yeaaaaay! Teh inet udah lama bilang kalau pengen undang aku kasih sharing di grupnya. Aku dengan senang hari meng-iya-kan. Karena buatku berbagi ilmu gak pernah rugi. Jadilah kebetulan wiken ini aku ke Bandung untuk kasih kelas buat team b […]
    • Kelas Bandung, Sabtu 3 Maret 2018 3 Maret 2018
      Ah senaaaang ketemuan lagi sama team bandungku tersayang..😍😍😍😍😍 Hari ini aku bawain materi tentang mengelola semangat.Ini materi sederhana tapi sangat amat POWERFULL.Karena betul2 bikin ngaca sama diri sendiri.Yang banyak dibahas adalah soal MINDSET. Kelas kali ini Agung Nugroho juga ikut berbagi ilmu..Bapak Diamond kasih kelas juga lhooo..😍😍😍😍😍 Seneng […]
  • Iklan
%d blogger menyukai ini: