Rancangan game buka bersama MP 6 Oktober 2007


Berdasarkan keputusan rapat panitia hari Selasa tanggal 2 Oktober kemarin, maka di posting kali ini gue akan jelasin konsep permainan untuk acara Buka Bersama tanggal 6 Oktober. Harap maklum, permainan-permainan yang gue tulis di sini masih ada kemungkinan untuk berubah pada hari H, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti cuaca, jumlah peserta yang hadir, kondisi fisik peserta, sikon lapangan, ketersediaan waktu, dan tentunya kemungkinan dapet ide permainan baru di detik-detik terakhir.

Tipe Permainan

Di daftar acara tertulis acara gamenya nanti adalah ‘game outbond’ dan gue merasa ngeri keberatan nama. Permainan yang mau digelar ini masih jauh di bawah standar outbond ‘betulan’, jadi gue lebih suka menyebunya outdoor games aja.

Debriefing

Salah satu topik yang dibahas dalam rapat hari Selasa kemarin adalah masalah debriefing alias pembahasan ‘hikmah’ di balik setiap permainan yang akan diadakan setelah acara permainannya selesai. Sebenernya, untuk urusan debriefing ini bisa sangat ‘fleksibel’ tergantung fasilitator yang akan membawakannya. Ekstrimnya, kita bisa bikin lomba cepet-cepetan ngupas mangga dan mengaitkannya dengan semangat membayar pajak – itu sah-sah aja. Dengan kata lain, permainan apapun bisa dikaitkan dengan hikmah apapun. Tapi sebagai panduan kasar aja, topik debriefing akan gue sertakan di setiap judul permainan di posting ini. Sekedar sebagai gambaran aja, sedangkan penerapannya dapat berubah tergantung fasilitator di lapangan nanti yaitu Asma Nadia.

Perlengkapan

Seluruh perlengkapan permainan insya Allah akan gue bawa sendiri, jadi buat seksi perlengkapan nggak usah khawatir deh.

Pembagian kelompok

Di atas kertas, akan hadir 100 anak sebagai peserta permainan. Untuk memudahkan pengaturan, plus meningkatkan semangat kompetisi, jumlah ini akan gue bagi jadi 4 kelompok @ 25 anak. Kalo yang hadir di bawah 90 orang, akan gue bagi jadi 3 kelompok aja. Anggota setiap kelompok gue usahakan se-heterogen mungkin.

Peran anggota panitia (umum)

Di penjelasan setiap permainan, gue akan menjelaskan peran khusus setiap anggota panitia. Tapi secara umum, gue mengharapkan dukungan anggota panitia lainnya selama acara permainan berlangsung dalam bentuk:

  1. Menjaga keselamatan para peserta, khususnya yang masih kecil-kecil. Kemungkinan peserta yang hadir akan memiliki rentang usia yang cukup jauh, yaitu berkisar dari kelas 3 SD hingga usia SMP.Oleh karena itu, mohon pengawasan khusus dari rekan-rekan panitia untuk menjaga keselamatan adik-adik kita agar jangan cedera akibat terdorong / terinjak oleh peserta lain yang lebih besar.
  2. Membantu menerangkan ulang peraturan permainan apabila ada peserta yang kurang ‘mudeng’.
  3. Memfasilitasi tingkat partisipasi peserta, dalam bentuk menjaga agar seluruh peserta tetap berkumpul di sekitar arena permainan dan menyemangati agar mereka tidak malu-malu untuk ‘unjuk gigi’ di tengah arena.
  4. Memastikan bahwa peserta yang tampil di setiap permainan berganti-ganti, agar seluruh peserta kebagian bermain.

Itu tadi gambaran umumnya, dan berikut ini penjelasan untuk setiap permainannya. Tadinya sih mau gue lengkapi dengan gambar ilustrasi, tapi lagi nggak sempet banget. Mudah-mudahan penjelasan gue cukup jelas ya, walaupun tanpa gambar.


Puzzle

Tujuan: menyusun puzzle secara massal.

Persiapan:

Di rumah, gue akan menyiapkan 3 – 4 gambar yang dipotong2 jadi potongan2 berbentuk kotak sama sisi.

Cara bermain:

  1. Potongan-potongan dari seluruh gambar yang udah disiapkan akan diacak sehingga tercampur aduk, lantas dibagikan kepada peserta. Satu orang dapat satu potongan.
  2. Tugas peserta adalah menemukan peserta-peserta lain yang memegang potongan gambar yang sama dengannya, untuk kemudian menyusunnya menjadi gambar yang utuh.
  3. Setelah gambar berhasil tersusun, seluruh peserta yang memiliki potongan gambar tersebut otomatis tergabung menjadi satu kelompok.

Peran panitia

  1. Membagikan potongan gambar. Untuk mempercepat waktu, gue mengharapkan ada sekitar 4 – 5 orang panitia yang berpartisipasi melaksanakan tugas ini.
  2. Memasangkan tanda pengenal kelompok (setelah kelompok terbentuk) berupa potongan pita berwarna – ini optional kalo gue sempet mampir ke pasar untuk beli pita ya… hehehe.

Kriteria kemenangan

kelompok yang mampu menyusun gambar dalam waktu paling singkat.

Debriefing:

Permainan ini sebenarnya cuma bertujuan untuk membagi peserta ke dalam kelompok-kelompok kecil, sekaligus mengacak susunan anggota dalam masing-masing kelompok. Ini perlu karena peserta berasal dari 2 kelompok yang berbeda, apabila pembagian kelompok diserahkan pada mereka, maka mereka cenderung akan mengelompok dengan peserta lain yang sudah mereka kenal aja (nggak berbaur).

Tapi kalo mau diangkat dalam sesi debriefing, materi yang bisa disampaikan adalah:

  • Ilmu Pengetahuan / wawasan: setiap peserta memegang satu gambar, ibarat setiap orang memiliki sedikit pengetahuan. Hanya dengan belajar dari pengetahuan orang lain, kita bisa mengembangkan diri dan punya pemahaman yang lebih luas.
  • Sikap proaktif untuk belajar: puzzle akan lebih cepat selesai kalau setiap anggota aktif mencari potongan gambar lainnya. Kalau hanya nunggu, masalah tidak akan cepat beres.

Balon Air

Tujuan: memindahkan sejumlah balon berisi air dari titik start ke titik finish

Persiapan:

  1. Sekitar 5 – 7 orang perwakilan kelompok (tergantung tempat yang tersedia) berdiri berjajar dengan jarak lebih dari 2 rentangan tangan mereka.
  2. Setelah barisan terbentuk, panitia meletakkan sebuah koran yang dilipat 4 di bawah kaki mereka. Peserta diberitahu bahwa koran tersebut adalah batas wilayah mereka. Mereka tidak boleh melangkah keluar dari batas wilayah koran.
  3. Orang yang berdiri di posisi tengah barisan akan diberi ‘handicap’ yaitu ditutup matanya (blindfolded).

Cara bermain:

  1. Satu orang anggota di titik start mengambil balon air dan mengopernya (estafet) kepada peserta di sebelahnya.
  2. Proses estafet berlangsung terus hingga balon air tiba di titik finish.
  3. Balon air yang jatuh dan tidak pecah, tidak boleh diambil lagi oleh peserta. Panitia yang akan mengambilnya dan meletakkannya lagi di garis start.

Peran panitia

  1. Memasangkan penutup mata berupa beberapa lapis tisu gulung yang direkat dengan selotip di kepala peserta.
  2. Mengawasi agar setiap peserta tidak keluar dari wilayahnya yaitu selebar luas koran.
  3. Mengambilkan balon yang jatuh dan tidak pecah, dan membawanya kembali ke titik finish.
  4. Menghitung jumlah balon yang berhasil sampai di titik finish untuk menentukan kelompok pemenang.

Kriteria kemenangan

Kelompok yang mampu mengantarkan balon terbanyak di titik finish keluar sebagai pemenang.

Debriefing

Kerja sama kelompok: bagaimana strategi mereka untuk mengoperkan balon secepat mungkin? Bagaimana perasaan kelompok saat mengetahui ada salah satu anggota kelompok mereka yang ‘lemah’ (karena ditutup matanya) sehingga menghambat proses pekerjaan? Bagaimana perasaan anggota kelompok yang menjadi ‘si lemah’? Inti pesan moralnya adalah; kadang dalam hidup bermasyarakat / berkelompok kita harus menerima kenyataan bahwa kemampuan setiap anggota tidak sama. Solusinya bukan dengan menyalahkan / menyesali keberadaan ‘si lemah’, namun bagaimana mengatur strategi agar prestasi bisa tetap optimal dengan segala kekurangan yang ada.


Timba Bocor

Tujuan: mengisi botol coca-cola di garis finish dalam waktu tercepat

Persiapan:

  1. Sebelumnya, gue udah menyiapkan beberapa gelas aqua yang telah diberi lubang kecil di bagian dasarnya.
  2. Sek
    itar 5 – 7 anggota kelompok berdiri berjajar dengan jarak lebih dari 2 rentangan tangan, seperti pada permainan balon air.
  3. Posisi setiap anggota juga dibatasi dengan selembar koran, seperti pada permainan ‘balon air’. Tidak boleh ada peserta yang melangkah keluar dari posisinya di atas bidang koran.
  4. Orang yang berada di tengah juga ditutup matanya (blindfolded).

Catatan:

Mohon bantuan rekan panitia untuk memastikan bahwa seluruh peserta yang tampil dalam permainan ‘timba bocor’ ini berbeda dengan yang tampil dalam permainan ‘balon air’, agar ada pemerataan peran pada setiap peserta.

Cara bermain:

  1. Satu orang anggota di titik start mengambil air dari sumber dengan menggunakan gelas aqua yang telah dilubangi. Ia harus mengopernya kepada peserta lain secepat mungkin sebelum air dalam gelas terbuang terlalu banyak.
  2. Peserta di garis finish menuangkan air dalam gelas ke dalam botol coca-cola.
  3. Proses estafet berlangsung terus hingga botol coca-cola di titik finish terisi penuh.
  4. Apabila sebelum sampai garis finish gelas sudah kosong, maka harus diestafet kembali ke titik start untuk diisi ulang.

Peran panitia

  1. Memastikan agar tidak ada peserta yang keluar dari batas wilayahnya yaitu selebar kertas koran dilipat 4.
  2. Menginformasikan apabila sudah ada kelompok yang berhasil mengisi penuh botol coca cola di garis finish.

Kriteria kemenangan:

Kelompok yang mampu mengisi penuh botol coca-cola dalam waktu tercepat.

Debriefing

Kurang lebih sama dengan debriefing untuk permainan balon air, yaitu kerja sama kelompok dan menyiasati hambatan yang ada.


Helium Stick

Tujuan: meletakkan pipa paralon ke tanah secepat mungkin.

Cara bermain:

  1. Setiap kelompok diwakili oleh 5-7 orang.
  2. Seluruh wakil kelompok berdiri berjajar rapat ke samping, tangan terentang ke depan setinggi dada, jari telunjuk kanan dan kiri dalam posisi menunjuk.
  3. Di atas jari telunjuk mereka, diletakkan sebatang pipa paralon.
  4. Kelompok harus mampu meletakkan pipa paralon ke tanah secepat mungkin tanpa melepaskan satu jaripun dari pipa. Jadi, hinggi pipa paralon menyentuh tanah, tidak boleh ada satu jaripun yang terlepas / tidak bersentuhan dengan pipa.
  5. Apabila di tengah proses ada satu saja peserta yang melepaskan jari dari pipa, maka proses harus diulang dari awal.

Peran panitia

  1. Memastikan tidak ada jari peserta yang terlepas dari pipa
  2. Apabila ada jari peserta yang terlepas dari pipa, panitia membantu peserta untuk mengembalikan posisi pipa di posisi awal yaitu sejajar dengan dada peserta.
  3. Menginformasikan kepada gue apabila ada kelompok yang berhasil menjadi pemenang (berhasil meletakkan pipa di tanah).

Kriteria kemenangan

Kelompok yang mampu meletakkan pipa ke tanah dalam waktu tersingkat.

Debriefing:

Walaupun perintahnya sederhana, yaitu meletakkan pipa ke tanah secepat mungkin tanpa melepaskan jari dari pipa, namun prakteknya tidak mudah. Karena masing-masing anggota takut melepaskan jari dari pipa, yang terjadi adalah pipa justru ‘melayang’ makin tinggi. Analoginya sama seperti bila kita terlalu takut saat menghadapi masalah, seringkali justru perbuatan kita makin memperparah / menyulitkan keadaan. Selain itu, kunci dari permainan ini adalah kerja sama antar anggota kelompok. Gerakan menurunkan pipa harus seirama dengan anggota kelompok yang lain. Bila salah satu anggota tidak sabaran / ingin cepat sendiri, justru semakin memperlambat proses.

Begitulah sekilas rencana permainan yang akan gue gelar. Kalau ada saran / masukan, silakan lho. Buat yang penasaran ingin liat kaya apa permainannya dalam bentuk nyata, dateng aja ke Taman Menteng, 6 Oktober 2007 mulai jam 13.00. Ok?

Iklan
Tinggalkan komentar

46 Komentar

  1. baca bukunya deh.. ada yg lebih gila.. wakakakakakakkak(*duh.. postingan lama .. mencuat kembali.. hihiihi

    Suka

    Balas
  2. salam kenal mas agung…aku lagi nyari nyari..games buat outing nihh…eeehh ketemu disini….seru juga games nya mas….tapi masih gak ngerti prakteknya gimana..ada gambarnya gak mas?…

    Suka

    Balas
  3. Mas, nanti aku siap bantuin, insyaAllah :-)*asik, bakal happy2 ya kita bersama adik2 ituw* :-p

    Suka

    Balas
  4. sudah tentu tidaks.

    Suka

    Balas
  5. apa sip sip?udah siapin mental untuk ngasih sambutan nanti?

    Suka

    Balas
  6. syiiiiiiiip….

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: