‘dikasih obat’ oleh dokter gigi


Sejak beberapa minggu yang lalu, entah kenapa gue sering nggak enak badan. Gue yang biasanya betah duduk di depan komputer semalem suntuk, tiba-tiba aja nggak kuat ngeliatin monitor lebih dari 2 jam. Kepala rasanya pusing seperti masuk angin, tapi dibilang masuk angin kok ya enggak juga. Pokoknya badan terasa nggak fit deh.

Tadinya gue nggak kepikiran menghubungkan kondisi tersebut dengan urusan gigi, sampe akhirnya beberapa hari yang lalu gusi gue terasa aneh. Rada susah mendeskripsikannya, tapi rasanya setiap kali makan, makanannya menyundul langit2 mulut dan sakit. Dengan kata lain, gue curiga gusi gue membengkak.

Pada suatu siang di kantor, gue senggol-senggol gusi gue pake ujung lidah, “loh, kok terasa asin, ya?’ Gue ambil tisu dan gue tempelin di langit-langit mulut… wah… ternyata ada darahnya! Memang kadang-kadang gusi gue suka berdarah kalo lagi sikat gigi, tapi belum pernah sekonyong-konyong berdarah kaya gini.

Akhirnya untuk ke sekian kalinya gue memanfaatkan koneksi per-MP-an dan menghubungi siapa lagi kalo bukan Alya sang nice lovely dentist. (Inilah senangnya ikutan MP punya relasi dengan berbagai background!).

Berhubung cuma denger keluhan gue per telepon, tentunya Alya nggak berani mendiagnosa terlalu jauh. Tapi dugaan sementaranya, gusi gue mengalami radang. Alya menyarankan gue langsung berkunjung ke dokter gigi. Dia merekomendasikan klinik Dokter Hilly di MMC Kuningan.

Jum’at pagi gue ke sana, ketemu dengan dokter Sinta. Dia nanya,
“Tau klinik ini dari rekomendasinya siapa?”
“Dari dokter Alya”
“Ooo.. dokter Alya… kamu siapanya, KEPONAKANNYA?” >> huahahaha.. kalo Alya denger pertanyaan ini pasti ngomel-ngomel, masa dia dianggap cukup pantes untuk menjadi tante gue sih…
“Bukan.. temen..”
“Temen di mana?” Nah, pertanyaan yang satu ini pasti sulit dijawab kalo urusannya dengan temen-temen yang gue kenal di MP.
“Di internet”
“Ooo.. temen chatting ya?”
“Mmm… bukan chatting… eh… gimana ya… kenalnya di blog, gitu… weblog… tau?”
“Enggak.”
Repot… repot… kira-kira kapan ya, Multiply cukup dikenal di kalangan masyarakat luas?

Sesudah basa-basi perkenalan, gigi gue diintip-intip.
“Ini gusinya bengkak karena ada pocket di sekitar gigi. Pocket ini jadi tempat bersarang sisa makanan, sehingga akhirnya terjadi inflamasi… ck… apa ya istilah lainnya inflamasi itu…?” demikian diagnosa dr. Sinta.
“Radang?” kata gue.
“Yak betull… kamu kok pinter banget sih?” Wah kayaknya bener nih dokter nyangkain gue masih seumuran keponakannya Alya.

Sebagai langkah awal, gigi gue harus dibersihin dulu dari karang gigi. Yang menangani bukan dr. Sinta, tapi seseorang yang bernama Mbak Wati (CMIIW). Gue pernah dibersihin karang giginya beberapa bulan yang lalu, tapi kali ini rupanya si Mbak Wati ini jauh lebih teliti dari dokter gue yang dulu. Bersihinnya lamaaa… sekali.

Dua puluh menit pertama gue masih bisa mengikuti proses dengan anteng, apalagi gue diserahi sebuah remote tivi yang bebas gue ganti-ganti channelnya. Tapi mendekati menit ke 30 kan rahang gue pegel juga disuruh nganga mulu dari tadi.
“Buka mulutnya yang lebar sedikit… bibirnya jangan kaku, nanti alatnya makin terdorong masuk lho… rileks aja…” kata Mbak Wati.
“Hhwa hawhae han hehel haha hawwi hawngi…” kata gue, yang mana terjemahan bebasnya adalah ‘iya tapi kan pegel nganga dari tadi’ Lagian, mana ada sih orang bisa nganga selama lebih dari 30 menit secara rileks?

Setelah lebih dari 45 menit, akhirnya acara pembersihan karang gigi usailah sudah. Habis itu Mbak Wati memberikan nasehat, “Ini karang giginya banyak sekali, pasti gosok giginya nggak bener deh caranya. Ini, begini caranya menggosok gigi yang benar,” katanya sambil membuka sebuah sikat gigi baru yang bergambar…Mickey Mouse.
“Lihat nih, kalo gosok gigi, mulai dari gusi, dorong ke arah ujung gigi seperti ini. Jadi kotoran yang terperangkap di pocket bisa ikut terdorong keluar,” kata Mbak Wati.
“Mmm… sikat giginya harus gambar Mickey Mouse ya?”
“Ya ini saya contohkan memang pakai sikat gigi anak-anak karena ujung sikatnya kecil sehingga bisa menjangkau sela gigi,” kata Mbak Wati tetap dengan nada serius.
Iya iya mbak… aduuh… serius amat sih jawabnya… hihihihi..

Habis dibersihin karang gigi, gue difoto panoramix. Itu lho, foto x-ray yang bisa menangkap susunan gigi secara menyeluruh. FYI, orang yang difoto panoramix sebelum gue adalah calon mantan gubernur Sutiyoso (apakah informasi ini penting bagi pembaca?)

Habis difoto, gue kembali ke kursi periksa. Nggak lama kemudian datanglah dr. Sinta.
“Sekarang saya mau diapain lagi, dokter?”
“Gusinya mau dikasih obat.”
Five minutes later i realize that ‘dikasih obat’ is a MAJOR UNDERSTATEMENT.

Kirain yang namanya ‘dikasih obat’ tuh ya diolesin atau ditempelin sesuatu, gitu. Ternyata…. dengan alat-alat tajamnya yang mengerikan itu, gusi gue yang bengkak-bengkak itu dikorek-korek dan obatnya diselipin di celah sempit antara gusi dan gigi. Rasanya? Hmmm… sedaaap! Setiap kali gue meludah, yang keluar adalah cairan kental berwarna merah menyala.

“Ini memang agak perih sedikit… tahan ya… rileks aja..”
Menurut gue orang yang mampu rileks saat disayat-sayat gusinya hanya para master yoga. Dan jelas gue bukan termasuk di dalamnya.
“Hwahid hwau hohwer!” kata gue, yang kalo diterjemahkan bebas berarti, “SAKIT tauk, dokter…!”

Untunglah proses ‘pemberian obat’ ini lebih singkat dari proses pembersihan karang gigi, sehingga nggak lama kemudian gue udah bisa bernafas lega.
“Minggu depan balik lagi ya! Tadi udah diajarin kan cara sikat gigi yang bener? Nah, nanti di rumah dipraktekin ya! Saya mau liat minggu depan kamu udah pinter belum sikat giginya.” kata dr. Sinta, yang nampaknya masih yakin gue sebaya dengan keponakan dr. Alya. “Itu di mulutnya masih ada obat, jadi jangan dikumur atau dipake makan dulu selama 1 jam ya.”

Keluar dari tempat praktek, mulut gue terasa nggak karuan – seperti campuran antara rasa jamu dengan rasa obat pemutih cucian. Tadi katanya nggak boleh makan atau kumur, kan? Berarti kalo ngerokok boleh dong… maka gue pun menyulut sebatang gudang garam…

Sekilas tentang penyakit gusi (Periodontal Disease)

Penyakit gusi bisa terjadi akibat plak yang tertinggal di gigi. Dalam jangka panjang, plak bisa menjadi karang gigi dan menyebabkan gusi menjadi bengkak. Ciri-ciri yang paling mudah dikenali adalah gusi berdarah waktu menyikat gigi.

Kebiasaan-kebiasaan yang bisa memicu timbulnya penyakit gusi antara lain: cara menyikat gigi yang salah, kebiasaan menggunakan tusuk gigi, minum minuman beralkhohol, dan merokok.

Buat kalian yang kalo lagi nyikat gigi suka berdarah gusinya, buruan deh ke dokter gigi – daripada keburu bengkak dan dikorek-korek pake benda tajam kaya gue!

Sumber gambar dan penjelasan lebih lanjut tentang periodontal disease bisa diklik di sini.
Buat yang gusinya berdarah, giginya bengkok, giginya kropos, giginya mrongos, napasnya bau naga, atau problematika mulut, gigi, dan gusi lainnya, bisa menghubungi klinik gigi Dr. Hilly di RS MMC Kuningan lantai basement, telp 5203422 – 5203423. Dibandingkan dengan dokter gigi yang pernah gue datengin sebelumnya, penanganan di sini jauh lebih teliti. Kalo ditanya dapet referensi dari mana, bilang aja “dari Agung, KEPONAKANNYA dokter Alya” hihihihihi….

Iklan
Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

37 Komentar

  1. firebomber4

     /  19 Desember 2018

    meski ini artikel sudah lebih dari 10 tahun, tapi relevan dgn kondisiku skr…

    saya baru saja cabut gigi (yg paling ujung kiri atas sendiri), cabutnya sekitar jam 5 sore, lalu diberi dokternya kapas+kasa untuk diselipkan di gusi bekas gigi dicabut, untuk menyerap darah yg keluar tapi ternyata sampai jam 8 masih keluar darah terus, akhirnya kukompres pakai es dibungkus handuk, terus minum air garam, abis itu dah paksain tidur aja. Itu pun tiap 1-2 jam terbangun krn mulut penuh rasa darah, tp setelah jam 10an malam, akhirnya bs tidur nyenyak sampai pagi.

    Hanya paginya, saya coba pakai cotton bud secara pelan2, tidak ada bekas darah lagi, tapi kalau pakai lidah koq asin… -_- awal kukira itu sisa garam dr air garam yg kupakai kumur semalam, tp setelah kumur lagi dengan air minum, tetap asin, tp kalau pakai cotton bud, ga ada bekas darah. aneh

    Suka

    Balas
  2. hmmm aku dah 3 hari nich benngkak, tapi takut mau periksa, beugh gak bisa ngomong, makan pun sakit benerrr, liat postingan kamu makin ngeri rasanya 😦

    Suka

    Balas
  3. kekekek gak papa, ngeles aja…

    Suka

    Balas
  4. orinkeren said: orin yakin tuh DRG rabun berat

    hus.. nanti dimarahin sama koleganya lho…

    Suka

    Balas
  5. imazahra said: Tapi klinik di MMC, mahal yak Mas???

    hmmm… relatif ya…*jawaban diplomatis*

    Suka

    Balas
  6. aisyahputri said: But i’m getting used to dentist since i’m wearing behel.

    aduh amit2 deh semoga gue gak harus pake juga, mengingat gigi belakang udah banyak yang ilang.

    Suka

    Balas
  7. nicelovelydentist said: Agung, numpang pesan seponsor neh:

    nah, tuh, dengerin pesan ibu dokter gigi ya anak-anak!

    Suka

    Balas
  8. jrdd said: Makanya ponakan brenti merokok dong.. masih kecil udah rajin merokok gimana kalo udah tua nanti??????????

    dokternya sih sempet bilang gitu juga, ‘gimana kalo nggak merawat gigi sejak sekarang, kamu kan masih muda…’dan dijawab dengan, ‘masih muda? mmm… nggak terlalu sih…’

    Suka

    Balas
  9. orin yakin tuh DRG rabun berat, itulah sebabnya Om Agung disangka ponakan DR Alya… hehehheehhhehehehhe

    Suka

    Balas
  10. Hahahahahahaha…Tapi klinik di MMC, mahal yak Mas???Aku punya langganan dokter teliti banget di UGM, beliau dosen FKG disana 🙂

    Suka

    Balas
  11. hahaha lucu banget!! btw, dari kecil aku bermasalah mulu nih sama gigi, huhu…

    Suka

    Balas
  12. Bwhahahahaaa… skeling emang menyakitkan, tapi daripada kek Om Agung, yah mending rajin skeling dan sikat gigi yg bener. Untung waktu itu yg skeling gigi gw temen gw yg lagi co-ass, jadi kalo sakit gw bisa marahin temen gw tanpa harus ngerasa gak enak. Hihi 🙂 But i’m getting used to dentist since i’m wearing behel.Suntik sana-sini dan cabut gigi sudah jadi makanan gw for at least last 3 months. Cepet semuh yah keponakannya Drg Alya.. (msh gak habis pikir, bisa-bisanya Om Agung dibilang keponakannya Drg Alya)

    Suka

    Balas
  13. alhamdulillah….berarti sebagai tante saya awet muda sekaliiiiy *positive thinking forevaaa* hihihi

    Suka

    Balas
  14. dr. Alya makin banyak sodara nih…. ponakan nya dah pada gede2 pula

    Suka

    Balas
  15. asik, tuh, mas Agung, punya ‘tante’ seorang dokter gigi…hehehehehehe…

    Suka

    Balas
  16. mbot said: pokoknya orang yang udah ngerasain kena korek dokter gigi langsung pada rajin ngerawat gigi deh… hehehe..

    Agung, numpang pesan seponsor neh: mangkenye, pas dari bayi, diajak maen ke dokter gigi, biar diperikse, diajakin maen, dinasehatin, diajarin cara merawat gigi agar supaye dilaksanakan nasehatnya jadinye kagak sempet ada kelaenan yang ngebenerinnya harus ada efek sakitnye ….satu lagi,….mencegah lebih baiiiiiiiiiiiiik (baca: lebih ga sakit, lebih murah, lebih gak stress, lebih ga bahaya) dibanding mengobati…. jadi…sudahkah anda periksa rutin ke dokter gigi anda dalam 6 bulan terakhir iniiiii ?*end of pesan sponsor*

    Suka

    Balas
  17. Makanya ponakan brenti merokok dong.. masih kecil udah rajin merokok gimana kalo udah tua nanti??????????

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • Komentar Terbaru

    mbot pada [Menuju Langsing] Kenalan (Lag…
    Josea Agx pada [Menuju Langsing] Kenalan (Lag…
    mbot pada Hidup Mapan Adalah…
    gegelin2 pada Hidup Mapan Adalah…
    Bali trip 2 hari 3:… pada Honeymoon hari 1: tim rusuh MP…
    Bali trip 2 hari 3:… pada Hotel Harris, Kuta Bali
    Bali trip 2 hari 2:… pada Ida dan Misteri Pulau Pen…
    Bali trip 2 hari 2:… pada Hotel Alam Kulkul
    Bali trip 2 hari 2:… pada Bali trip 2 hari 3: Next time…
    Bali trip 2 hari 1:… pada Bali trip 2 hari 2: Denpasar,…
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 6.428 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Tautan-tautan Pribadi

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Hal yang Perlu Disiapin Sebelum Nonton "A Quiet Place" 15 April 2018
      Buat yang belum tau, "A Quiet Place" menceritakan kehidupan sebuah keluarga dengan 3 anak yang hidupnya sama sekali nggak boleh berisik, karena kalo bersuara dikit aja bisa diserang oleh 'sesuatu' (no spoiler ahead).Tentunya ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi gue, lantas gimana kalo mereka eek. Mungkin suara ngedennya bisa diredam, s […]
    • Benarkah Pacific Rim Uprising Jelek? 25 Maret 2018
      Soal keputusan untuk nonton atau nggak nonton sebuah film kadang cukup pelik. Di satu sisi, inginnya nonton semua film yang rilis. Di sisi lain, tiket bioskop deket rumah sekarang udah mencapai 60 ribu (harga weekend). Belum termasuk pop corn yang ukuran mediumnya 50 ribu dan air putih di botol 330 ml seharga 10 ribu*. Artinya: filmnya harus beneran dipilih […]
    • Review: Designated Survivor (Serial TV 2016) 15 Maret 2018
      Semua berawal gara-gara Netflix.Di suatu hari yang selo, nyalain Netflix tanpa tau mau nonton apa, tiba-tiba trailer film ini muncul.Ida langsung tertarik. "Nonton ini aja, suami. Istri seneng nonton film yang gini-gini," katanya, tanpa keterangan yang lebih operasional mengenai batasan film yang masuk dalam kategori 'gini-gini'.Ternyata […]
    • Review: Peter Rabbit (2018) Bikin Penonton Doain Tokoh Utama Celaka 11 Maret 2018
      Biasanya film kan dikemas sedemikian rupa biar penonton bersimpati pada tokoh utamanya, ya. Biar kalo tokoh utamanya dalam posisi terancam, penonton deg-degan, berdoa biar selamat sampai akhir film. Khusus untuk film ini, gue sih terus terang doain Peter Rabbit-nya cepetan mati. Digambarkan dalam film ini Peter Rabbit adalah kelinci yang sotoy, sangat iseng […]
    • Sensasi Nonton Pengabdi Setan Bareng Emak-Emak Setan 8 Oktober 2017
      Sejak lama, Joko Anwar terobsesi dengan film horor. Menurutnya, horor adalah genre film yang paling jujur. Tujuannya ya nakut-nakutin penonton, bukannya mau ceramah, motivasi, atau menyisipkan pesan moral. Di kesempatan berbeda, gue juga pernah denger dia bilang, secara komersial film horor lebih berpotensi laku. Alasannya sederhana: karena takut, orang cend […]
    • Parodi Film: Jailangkung (2017) 26 Juni 2017
      SPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTSPOILER ALERTFerdi (Lukman Sardi) diketemukan nggak sadar di sebuah rumah terpencil oleh pilot pesawat carterannya. Dia dirawat di ICU, tapi dokter nggak bisa menemukan apa penyakitnya.Anak Ferdi, Bella (Amanda Rawles), tentu kepikiran. Dia minta bantuan Rama (Jefri Nichol), seorang... yah, dib […]
    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Diamond Conference Tokyo 2018: Part 1-- Keberangkatan! 8 Mei 2018
      [Senin, 17 April 2018] Jalan-jalan Conference kali ini rasa excitednya agak sedikit beda karenaaaaa ini adalah DIAMOND CONFERENCE PERTAMA AKU... 😍😍😍😍😍😍 Selama ini aku pergi kan untuk Gold Conference, yaitu reward buat title Gold Director and up. Sedangkan seperti namanya, Diamond Conference ini adalah reward khusus buat yg titlenya Diamond and up! Selama ini […]
    • Seminar "Katakan TIDAK Pada Investasi Ilegal"-- MLM vs Money Game. 8 Mei 2018
      Diamond and up Oriflame bersama Top Management Oriflame foto bareng. Tanggal 2 Mei 2017 tahun lalu, sebagai salah satu Diamond Director-nya Oriflame, aku dapat sebuah undangan eksklusif untuk hadir ke acara Seminar Nasional yg diselenggarakan oleh Satuan Tugas Waspada Investasi dan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Judul seminar ini adalah-- KATA […]
    • Sewa Modem Wifi Buat Ke jepang? Di HIS Travel Aja! 26 April 2018
      Ceritanyaaa.. aku dan agung baru aja pulang dari Diamond Conferencenya Oriflame di Tokyo.. Ada banyaaaaak banget yg pengen aku ceritain. Satu-satu deh ya nanti aku posting. Tapi aku mau mulai dari soal INTERNETAN selama di sana.. ahahahaha.. PENTING iniii! Untuk keperluan internetan di tokyo kemarin aku dan agung sempet galau. Mau pakai roaming kartu atau se […]
    • Penyebab Kapas Ini Kotor Adalah... 17 Maret 2018
      Kapas ini bekas aku bersihin muka tadi pagi bangun tidur.. Lhoo kok kotor?Emangnya gak bersihin muka pas tidur?Bersihin dong. Tuntas malahan dengan 2+1 langkah.Lalu pakai serum dan krim malam. Kok masih kotor? Naaah ini diaaaa.. Tahukah teman2 kalau kulit wajah kita itu saat malam hari salah satu tugasnya bekerja melakukan sekresi atau pembersihan?Jadi krim […]
    • Join Oriflame Hanya Sebagai Pemakai? Boleh! 16 Maret 2018
      Aku baru mendaftarkan seseorang yg bilang mau join oriflame karena mau jadi pemakai..Dengan senang hatiiii tentunyaaa aku daftarkan..😍😍😍 Mbak ini bilang kalau udah menghubungi beberapa orang ingin daftar oriflame tapi gak direspon karena dia hanya ingin jadi pemakai aja.. Lhoooooo.. Teman2 oriflamers..Member oriflame itu kan ada 3 tipe jenisnya--Ada yg join […]
    • Semua karena AKU MAU 16 Maret 2018
      Lihat deh foto ini..Foto rafi lagi asyik mainan keranjang orderan di Oriflame Bulungan dulu sebelum pindah ke Oriflame Sudirman sekarang. Tanggal 1 Juli 2010.Jam 00.20 tengah malam. Iya, itu aku posting langsung setelah aku foto.Dan jamnya gak salah.Jam setengah satu pagi. Hah?Masih di oriflame? IyaNgapain? Beresin tupo. Jadi ya teman2, jaman sistem belum se […]
    • Kerja Keras yang Penuh Kepastian... Aku Suka! 15 Maret 2018
      Dari club SBN--Simple Biznet, ada 3 orang yg lolos challenge umroh/uang tunai 40 juta.Sedangkan dari konsultan oriflame se-indonesia raya konon ada total sekitar 60-an orang yg dapat hadiah challenge ini. Inilah yg aku suka dari oriflame.Level, title, cash award, maupun hadiah challengenya gak pernah dibatasin jumlahnya! Mau berapapun jumlah orang yg lolos k […]
    • Tendercare Oriflame: Si Kecil Ajaib 14 Maret 2018
      Buat teman-teman yg pemakai oriflame, atau at least pernah liat katalognya, mungkin pernah dengar atau justru pemakai setia si Tender Care ini.Bentuknya keciiil, mungiiil, lha cuma 15 ml doang.. Eh tapi kecil-kecil gini khasiatnya luar biasa.Tender Care ini produk klasiknya oriflame, termasuk salah satu produk awal saat oriflame pertama kali mulai dagang di […]
    • Sharing di Dynamics Sunday Party 4 Maret 2018
      Agenda hari minggu ini berbagi ilmu dan sharing di acara bulanannya teh inett Inette Indri-- DSP, Dymamics Sunday Party! Yeaaaaay! Teh inet udah lama bilang kalau pengen undang aku kasih sharing di grupnya. Aku dengan senang hari meng-iya-kan. Karena buatku berbagi ilmu gak pernah rugi. Jadilah kebetulan wiken ini aku ke Bandung untuk kasih kelas buat team b […]
    • Kelas Bandung, Sabtu 3 Maret 2018 3 Maret 2018
      Ah senaaaang ketemuan lagi sama team bandungku tersayang..😍😍😍😍😍 Hari ini aku bawain materi tentang mengelola semangat.Ini materi sederhana tapi sangat amat POWERFULL.Karena betul2 bikin ngaca sama diri sendiri.Yang banyak dibahas adalah soal MINDSET. Kelas kali ini Agung Nugroho juga ikut berbagi ilmu..Bapak Diamond kasih kelas juga lhooo..😍😍😍😍😍 Seneng […]
  • Iklan
%d blogger menyukai ini: