journal investigasi: ibu hamil vs kombes polisi (gadungan?)


Hari ini, gue dapet e-mail forward-an dari seorang temen dengan subject “Kualitas Polisi Indonesia”. Gue baca selintas, isinya tentang pengalaman seorang cewek yang ribut di jalanan sama seorang polisi gara2 mobil serempetan. Topik yang cukup sering beredar di kancah perforward-an, jadi awalnya gue nggak terlalu tertarik.

Tapi minat gue jadi sedikit terbangkitkan waktu gue liat di bagian bawah e-mail ada signature nama lengkap, alamat kantor dan nomor telepon si penulis. Pikir gue, kalo identitasnya lengkap gini minimal gue bisa cross-check sama yang bersangkutan, apa bener ini kisah nyata atau sekedar hoax.

Isi lengkap e-mail yang cukup panjang itu bisa lo baca di sini, tapi kurang lebih ringkasannya adalah:

Tanggal 8 Mei kemarin, penulis e-mail yang bernama Jeannie Kiagoes lagi berangkat ke kantor naik mobil bareng suaminya. Di daerah Deplu Raya Pondok Pinang, mobil mereka ditabrak dari kiri oleh sebuah mobil Carens warna abu-abu dengan nomor polisi B 8273 BR. Jeannie dan suaminya turun, berhadapan dengan pengemudi Carens yang mengumumkan dirinya adalah seorang KOMBES Polisi (setingkat Kolonel) dan menyatakan akan mengganti kerusakan – tanpa meminta maaf. Jeannie lantas nyeletuk, “Bapak, ngaku2 KOMBES POLISI tapi nyetir mobil sembarangan dan gak nyontohin yang bener ke masyarakat”. Bapak yang mengaku Kombes tadi marah mendengar perkataan itu dan menunjukkan sikap akan memukul Jeannie. Suami Jeannie melerai sambil mengatakan bahwa istrinya adalah perempuan dan sedang hamil pula. Setelah kejadian tersebut, “pak Kombes” cabut tapi tak lupa meninggalkan nama dan nomor HP-nya.

Di email yang gue terima, ditulis dengan jelas bahwa pengemudi Carens tersebut mengaku bernama Kombes Muhammad Siri Mahmud, dengan nomor telepon 0813 183 75 848. Sedangkan identitas Jeannie juga tertulis jelas di signaturenya yaitu

Ms. Jeannie Kiagoes
Free Trade Agreements Cluster
Bureau for Economic Integration and Finance
ASEAN Secretariat
70A, Jalan Sisingamangaraja
Jakarta 12110 – Indonesia
Tel. +6221 – 726 2991, 724 3372 ext.381
Fax. +6221 – 739 8234, 724 3504, 720 0848
email: jeannie@aseansec.org

Sebagai orang yang sempet punya cita-cita jadi wartawan tapi belum kesampean, rasa penasaran gue mulai timbul. Bener nggak sih kisah yang diceritain di email ini? Bisa aja ini cuma propaganda seseorang yang ingin mendiskreditkan polisi, ATAU ulah iseng seorang temen Jeannie yang ingin bikin temennya kerepotan nerima telepon / email gelap.

Maka gue angkat telepon, dan pertama-tama gue hubungi Jeannie di nomor yang tercantum di signaturenya. Automatic greeting yang menyambut gue mengkonfirmasikan bahwa nomer yang gue hubungi memang betul kantornya ASEAN. Gue tekan nomor extension, dan akhirnya terhubung dengan Jeannie Kiagoes sendiri.

Lewat telepon, Jeannie membenarkan bahwa dialah yang menulis email itu dan kejadian yang diceritakannya bener-bener terjadi. Dia cuma mengirimkannya ke beberapa orang temen plus milis yang dia ikuti, tapi nggak nyangka bahwa ternyata e-mail itu nyebar ke mana2 (jadi inget kasus pengokot). Setelah menanyakan alamat e-mail gue, Jeannie lantas memforwardkan sebuah e-mail yang berisi tanggapan teman-temannya atas peristiwa tersebut.

Yang menarik adalah; di email yang diforwardkan oleh Jeannie ini ada tanggapan dari Bapak Benyamin Selawah, Divisi Telematika InterPol yang menyatakan bahwa TIDAK ADA KOMBES BERNAMA MUHAMMAD SIRI MAHMUD DI DATABASE KEPOLISIAN! Sebaliknya, di bagian lain dari e-mail itu juga ada ‘laporan’ beberapa orang teman Jeannie yang mencoba menghubungi Pak Muhammad Siri ini dan menerima pengakuan dari ybs bahwa dia memang betul seorang Kombes Polisi, pernah bertugas di Sulawesi dan sekarang bertugas di Badan Narkotika Nasional.

Nah lo, mana yang betul nih? Jadi makin penasaran deh gue. Tadinya gue mau langsung menghubungi Pak Muhammad Siri ini dari telepon kantor, tapi takutnya tau-tau telepon gue dilacak trus kantor gue disangkutpautkan dengan ‘tindakan menghina aparat negara’ kan repot. Sedangkan mau gue telepon dari HP gue sendiri, resikonya kalo ternyata si Pak Muhammad Siri ini bertindak aneh dan meneror HP gue, kan males juga.

Awalnya gue mencoba melupakan urusan aneh ini, tapi kok ya penasaran juga. Akhirnya tau nggak… gue memutuskan untuk beli kartu perdana Simpati, KHUSUS untuk nelepon si Pak Muhammad Siri ini! Hehehehe… temen-temen gue sampe pada heran, “lo tuh iseng banget, tau nggak sih?” Bukan, ini bukan iseng. Ini naluri jurnalistik!

Rekaman lengkap pembicaraan gue dengan Pak Muhammad Siri bisa didownload dari attachment posting ini, ukurannya 1.6 MB dalam format wma, durasinya 7 menit. Gue rekam pake MP3 player yang didekatkan sama HP yang disetel pake loudspeaker, jadi lumayan banyak distorsi sinyal di situ, tapi mudah-mudahan dialognya cukup terdengar jelas. Dengan pe-denya gue memperkenalkan diri sebagai, “Agung dari website mbot-multiply.com” – jadi kedengerannya seperti reporter dari Detik.com or something, hihihihi…

Intinya, Pak Muhammad Siri membenarkan bahwa udah terjadi insiden lalu lintas dengan Jeannie, tapi dia membantah udah menabrak – melainkan hanya ‘serempetan sedikit’. Dia merasa udah menawarkan ganti rugi, tapi malah menerima penghinaan dari Jeannie. Karena penghinaan Jeannie telah menghina polisi dan tindakan itu adalah tindakan yang “tidak benar”.

Pak Muhammad Siri membantah akan memukul Jeannie, dan juga ketika gue tanya pendapatnya tentang pernyataan Benyamin Selawah bahwa nggak ada kombes bernama Muhammad Siri, tanggapannya adalah, “Jangan dimain-mainkan! Anda punya kenalan polisi atau tidak?” (Lho, apa hubungannya pak?)

Pak Muhammad Siri juga ‘menantang’ dirinya tidak takut bila urusan ini dibawa ke Kapolri atau SBY sekalipun, dirinya terbuka untuk didatangi bila hendak menyelesaikan urusan ini. Denger dia ngomong gitu ya sekalian aja gue tanya, “Kalo gitu boleh tau alamat rumah bapak?” Eh, dia nggak mau ngasih, heheheh…

Ditanya soal di mana kantor tempat bertugasnya sebagai polisi, dia juga menolak untuk menjawab, sebab “Saya ini orangnya tertutup…” Lah, tadi katanya terbuka, pak…

Sayangnya, berhubung kartu perdana gue cuma punya pulsa 10 ribu, maka pembicaraan mendadak terputus gara2 pulsa abis. Pertanyaannya sekarang adalah:

  1. Jadi, Pak Muhammad Siri ini polisi betulan atau bukan?
  2. Kalau ya, kenapa Pak Benyamin Selawah menyatakan nggak ada kombes bernama Muhammad Siri? Apakah databasenya nggak lengkap? Apakah dia hanya search di kalangan para Kombes sementara Pak Muhammad Siri sebenernya bukan Kombes tapi sekedar mengaku-ngaku Kombes? (jangan-jangan cuma Ajun Brigadir Polisi Dua, gitu). Atau, apakah sekedar melindungi identitas sesama polisi dari aib? (kalo yang ini yang terjadi, sayang sekali, efeknya justru sebaliknya).

Gue teringat sama salah satu reply di email Jeannie yang ke dua, yang menginformasikan bahwa Pak Muhammad Siri ini sekarang bertugas di Badan Narkotika Nasional. Gue lantas nyoba nyari nomor telepon BNN, antara lain dengan nanya ke SMS polisi 1717 dan nelepon 108, tapi nggak ada satupun nomer yang nyambung ke sana. Ada yang punya kenalan di BNN, sekedar untuk mengkonfirmasi apa memang betul Pak Muhammad Siri ini bertugas di sana?

Anyway, pesan moralnya adalah: hari gini, di jaman internet gini, main gertak dengan bawa-bawa nama besar kepolisian untuk menyelesaikan urusan serempetan di jalan adalah tindakan yang tidak bijaksana.

 

image gue pinjem dari sini

Pesan Sponsor:
Planet Holiday Tour and Travel

Tinggalkan komentar

71 Komentar

  1. Tahun 2004, Drs. Siri Mahmud adalah Polisi dengan pangkat KOMBES …sekarang tahun 2007, mungkin saja sudah tidak berpangkat KOMBES … tetapi,bukan berarti ybs bukanlah polisi sehingga tidak lagi dalam yuridiksikepolisian republik indonesia … kecuali dinyatakan sudah pensiun dengansurat pemberhentiannya nomor keberapa … lha …susah deh kalau polisi junior-nya sudah melindungi polisi senior …hehehehehehe … terlampir adalah artikel yang menceritakan bahwa Drs. Siri Mahmud memangbenar pernah berpangkat KOMBES dan menjabat di BNN. sehingga salah kalau divisi telematika menyatakan bahwa ybs (DRs. SiriMahmud) 3. Bahwa, dari hasil penelusuran tidak ada anggota POLRIberpangkat Komisaris Besar Polisi yang bernama Muhamad Siri Mahmud. (2007) BNN: Indonesia Jadi Negara Produsen NarkobaJakarta [06 Januari 2004, 08:19 WIB] VisionNet Semarang, Ketua Tim Sosialisasi Badan Narkotika Nasional (BNN)Komisaris Besar (Kombes) Polisi Drs. Siri Mahmud mengatakan, Indonesia bukanlagi konsumen, tetapi sudah menjadi produsen narkoba di dunia.VisionNet Semarang, Ketua Tim Sosialisasi Badan Narkotika Nasional (BNN)Komisaris Besar (Kombes) Polisi Drs. Siri Mahmud mengatakan, Indonesia bukanlagi konsumen, tetapi sudah menjadi produsen narkoba di dunia.”Bahkan ditengarai negara Indonesia menjadi negara produsen narkotik danobat-obat berbahaya (narkoba) yang cukup besar,” lanjutnya ketika ditanyapers, di sela-sela sosialisasi pengembangan sistem informatika narkoba diBanjarmasin, Senin.Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Haji Husin Kasah ketikamembuka sosialisasi tersebut menyebutkan, kasus-kasus narkoba sepanjangtahun 2003 peredarannya tampak semakin kentara di seluruh wilayah diIndonesia.”Kondisi yang memprihatinkan itu sangat kita sesalkan, kalau tidak adakeseriusan dan komitmen semua pihak untuk mencegah dan menanggulangikejahahatan penggunaan narkoba yang merupakan musuh bangsa ini,” kata HusinKasah.Orang kedua di jajaran Pemerintah Propinsi (Pemprop) Kalsel itu jugamengungkapkan bahwa Indonesia disinyalir tidak hanya sebagai pemakai, tetapijustru telah menjadi pengedar dan produsen yang sangat besar serta telahmembentuk jaringan internasional.”Hal tersebut tentunya akan berdampak semakin buruk bagi kehidupanmasyarakat terutama generasi muda,” tandas Husin Kasah, yang juga KetuaBadan Narkotika Propinsi (BNP) setempat ketika memberikan sambutan padasosialisasi Pengembangan Sistem Informatika Narkoba di ruang Sasangga BanuaKantor Gubernur.Ketua BNN Siri Mahmud yang datang pada acara sosialisasi untuk memberikanmateri pengarahan, ketika dimintai komentarnya, membenarkan kalau Indonesiabukan lagi sebagai negara transit tapi sudah negara tujuan narkoba di dunia.Oleh sebab itu, menurut perwira menengah polisi itu, perlu ada gerakanterpadu dan serentak serta penanganan yang tepat. “Di sinilah diperlukanadanya jaringan informasi yang tepat dan akurat melalui akses data yangakurat, dari aparat dan masyarakat untuk mencegahnya,” tandasnya.Ia mengungkapkan, peringkat kasus-kasus narkoba tetap didominasi di PulauJawa dan Sumatera seperti Jakarta, Bali dan Medan, untuk Kalsel kasusnyatidak seberapa banyak.Terungkapnya kasus narkoba cukup bervariasi tergantung dari aktivitas Polriuntuk mengungkapnya. “Kalau polisinya tidak aktif, walaupun di suatu daerahbanyak pencandu narkoba, kasusnyan tak akan bisa mereka ungkap,” tuturnya.Meningkatnya kasus narkoba itu, dilihat dari kinerja aparat kepolisiandengan dibantu masyarakat yang berani melaporkan kejadian di lingkungannyatentang penyalahgunaan narkoba.Tahun 2015 mendatang negara ASEAN diprogramkan bebas narkoba, termasukIndonesia. Karena itu, seluruh pemerintahan di negara tersebut akanbersama-sama memberantas pemakaian dan peredaran narkoba.Acara sosialisasi yang dihadiri juga oleh anggota tim penyampaian informasiBNN, Kompol Sumirat tersebut diikuti sekitar 50 peserta berasal dari BadanNarkoba kabupaten/kota se Kalsel. Selasa, 6 Jan 2004, 08:33:19 Sumber: Gatra Regards,LEO TOBING

    Suka

    Balas
  2. hmmm apa karena “beban” seorang polisi yg begitu berat ya

    Suka

    Balas
  3. menarik banget investigasinya..:), detektif…tapi…apa sudah ada saksi mata yang ditemukan sbg pelengkap berita ini, pak Agung?Bukannya itu penting sekali, daripada cuma denger dari para pelakunya?? Karena bisa jadi mereka berdua ‘bikin-bikin’ berita begini..? Meski bisa jadi 2-2 juga peristiwa itu ‘real’..

    Suka

    Balas
  4. Oom Agung, sebenernya ada kenalan yg “kebetulan” pembuat program database di POLRI.Saya pernah minta bantuan nyariin temen SMA yg di kepolisian dan sudah lebih dari 10tahun gak ketemu. Hasilnya cukup meyakinkan. Sayang anak ini sekarang sudah gak nanganin data itu lagi. Tapi pada intinya, database di POLRI bisa dibilang sangat terupdate.

    Suka

    Balas
  5. jrdd said: Aku punya kenalan di Intel MABES, perlu ga nih? trus bokap dulu juga di MABES jadi kalo emang perlu…??? iya deh, nglamar jadi jurnalis aja.. tp jangan yg gossip yah..🙂

    Maksudnya kenalannya intel di mangga besar? Wuihhh! Mau dong dikenalin… siapa tau bisa diajak tur ke sana…

    Suka

    Balas
  6. oh……..mas agung keren…..!!!!*mukasegarbarungehapayangtengahterjadi-ON*btw, ada2 aja sih…

    Suka

    Balas
  7. Sudah saya relay di blog saya http://www.indrani.net.. mudah2an para blogger lain juga merelay berita ini kalau bisa diterjemahkan ke bahasa inggris juga

    Suka

    Balas
  8. moga2 aja ibu jeanny, mau melaporkan ke polisieh bisa gak sih ngelaporin polisi ke polisi ?

    Suka

    Balas
  9. mungkin polisi sih, setau gw pengalaman jadi wartawan mabes banyak polisi yang model kaya gitu, yang suka main gertak itu memang justru yang pangkatnya rendahan, kalo yang pangkatnya tinggian otaknya rada dipake sih🙂

    Suka

    Balas
  10. ditelepon aja mbak …. kali aja kenalan lama nyambung lagi … kan bisa jadi hikmah of the day .. dari MP ketemu temen lama …. kalah deh FS …😛

    Suka

    Balas
  11. mau tanggung jawab…. ngasih notel telepon dia, ke bengkel, mau ganti kerusakan… ya udah lah. gue heran aja, udah digituin… masih juga nulis email ngomel2… nulis nama lengkap dan notel itu kan pencemaran nama baik lho.. bisa dituntut. gue bilang, dua2nya sama kalapnya!!! karakter keduanya, kata gue mah 11 12!!! :-p lagian ya…. emangnya mentang2 jeannie civilian dan mahmud polisi terus kata2 jeannie pasti bener, dan mahmud asbun? kita kan ngga disana… there is always two side of the story… again, gue ngga bela2in mahmud lhoo… hanya berusaha objektif aja… abis kok kesannya mentang2 doi polisi jadinya gimanaaaa gitu… polisi kan manusia juga! hehehehebtw, kalo pensiun mah, gung… mungkin maksudnya mau berhenti? kan ada pensiun yang emang udah waktunya, ada yang pensiun dini. kali duitnya ngga kenceng doi mau pindah ke bisnis? i dont know. maybe ini mahmud yang beda. tapi kok dari cerita2nya, mirip bener dengan gaya dia. but then… maybe im wrong…. auk ah… gelap!😛

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    apinn95 di [2012-003] Mau gampang? Ya jan…
    Sandra Buana Sari di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    omnduut di Manusia Ibarat Kertas…
    Rezky Yayang Yakhami… di Kenapa Orang Tersinggung?
    fe13bi di Kenapa Orang Tersinggung?
    mbot di Kenapa Orang Tersinggung?
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Jepret!

    Dia nggak bilang pejalan kakinya manusia kan... Siapa tau yang dimaksud tokek. 
#spanduk #koplak #superindo #tokek #pengumuman #tebet Hati2 kalo nanya sama psikolog asal jeplak gini

#whatsapp #psikolog #chat #konsultasi Kamu seperti... #jemuran #hujan #inget #gombal #meme Silakan add, @bangjoni udah live di Line! Pentingnya grammar
#stiker #sticker #grammar #fail #jakarta #traffic #car Bang Joni akan live di Line! 
#chat #bangjoni One question: HOW? 
#bajaj #jakarta #parkir #got #ajaib #koplak Psychology Class of 91 Silvery Reunion. 
Reunion, reunited. Today. 
#reunion #friends #ui #psikologiui #psikologi #silvery Simbol status
#rokok #cukai #50ribu #harga #meme
  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
    • Battle of Surabaya: Menikmati Seriusnya Proses Jualan Film 23 Maret 2015
      Seumur-umur jadi penggemar film Indonesia, baru kali ini gue ngelihat film yang upaya pemasarannya seserius ini. Bayangin aja, filmnya belum jadi, tapi trailernya udah didaftarin ikut lomba. Eh, masuk nominasi di Golden Trailer Award, bahkan menang di International Movie Trailer Festival. Ngomong-ngomong, baru sekarang loh gue tau ada festival untuk trailer […]
    • Preview: Tomorrowland (2015) 11 Maret 2015
      Gue pertama kali nonton teaser trailer film ini tahun lalu, dan langsung memutuskan akan nonton. Adegannya bikin penasaran banget: ada seorang cewek ABG yang mendadak bisa pindah lokasi saat menyentuh sebuah pin berlogo T. Pin apa itu? Kenapa dia bisa mindahin orang? Pindahnya ke mana? Sukses banget trailernya bikin orang penasaran ingin nonton film ini.Baru […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda.Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke se […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: