belum bisa b2w, b2k aja dulu deh!


Dalam rangka mempertahankan bahkan kalo bisa terus menurunkan harga gue sebagai sapi, gue mentargetkan olah raga 6 kali seminggu, @ minimal 1 jam. Tapi pada kenyataannya, 3 hari terakhir ini (Jum’at – Minggu) program olah raga gue terhambat oleh berbagai kendala. Yah, di hari Sabtu ada sih olah raganya dikit, yaitu bersepeda ke pertokoan Roxy Mas untuk beli beberapa pernaik-pernik sepeda, tapi kayaknya masih belum memenuhi syarat.

Rencananya sih hari ini gue mau membayar utang absen olah raga selama 3 hari, tapi… ealaaah.. ada lagi hambatan, yaitu temen-temen sedivisi pada berencana karaoke bareng. Sempet dilema juga; di satu sisi gue merasa bersalah udah melalaikan olah raga selama 3 hari. di sisi lain gue juga kepingin karaokean bareng mereka.

Akhirnya gue ambil win-win solution yaitu tetep ikut karaoke, tapi gue menuju tempat karaoke dengan naik sepeda alias B2K (Bike to Karaoke) hehehe… Yah, itung2 sebagai pengganti B2W karena sampe hari ini masih belum punya solusi mau mandi di mana sesampainya di kantor.

Habis maghrib gue berangkat, mampir dulu di Glodok Elektronik depan Sarinah Thamrin untuk beli lampu yang bisa dipasang di kepala (apa sih nama resmi benda itu? head-lamp ya?). Di sana dapet yang lumayan murah, di bawah 50 ribu udah dengan 19 LED yang cukup terang.

Jam 19.00 temen-temen gue nelepon dari kantor gue di Kuningan, melaporkan bahwa mereka mau berangkat ke tempat karaoke. Gue juga mulai jalan di saat yang sama, dari depan Sarinah Thamrin. Tujuan: NAV Karaoke, Fatmawati.

Gue emang udah siap mental sebelumnya bahwa jalanan di jam seperti itu akan ‘mengerikan’,tapi gue bener2 nggak nyangka akan separah itu. Bahkan dengan naik sepeda pun susah bergerak. Kemacetan mulai menggila dari depan Chase Plaza, terus berlanjut sampe seputaran Atma Jaya. Di titik ini gue udah nyaris putus asa dan mau puter balik aja – pulang dan main sama bayi Rafi – tapi pikir2 sayang amat udah kadung gaya-gayaan beli lampu. Kalo nggak dipake sekarang kapan lagi gue main sepeda malem2?

Sebenernya gue udah terpikir untuk pindah jalur aja ke jalur cepat, tapi gue ragu-ragu ngeliat banyak petugas polisi berjaga. Kira2 kalo sepeda masuk jalur cepat, dimarahin nggak ya? Ya, gue tau sepeda nggak mungkin ditilang, tapi kan kalo disuruh push-up di tengah kemeriahan lalu lintas gitu tengsin juga coy.

Di depan gedung ex-Anggana Danamon (yang sekarang udah jadi gedungnya Sampoerna dan gue nggak tau apa nama barunya) sempet terjadi insiden kecil, yaitu gue kehilangan keseimbangan saat lagi terjebak kemacetan dan rubuh membentur… sebuah bis PPD. Nggak ada luka tapi kaos kesayangan gue jadi item dekil kesenggol bodi bis.

Selepas bottle-neck Atma Jaya, gue akhirnya nekad aja masuk ke jalur cepat – toh udah nggak ada polisi. Dari titik itu sampe ke lokasi NAV Fatmawati relatif nggak ada hambatan berarti, kecuali sedikit tambahan pengetahuan yang belum pernah gue sadari sebelumnya yaitu bahwa ternyata jalan Fatmawati dari arah Melawai itu merupakan tanjakan yang panjaaaaang sekali. Sudut kemiringannya sih kecil, kalo naik mobil nggak akan kerasa deh, tapi kalo naik sepeda kayanya nggak abis2 deh tuh tanjakan.

Satu-satunya hal yang bisa gue manfaatkan untuk memotivasi diri sendiri adalah, “inget, nanti pas perjalanan pulang, ini akan jadi turunan yang panjaaaang…. sekali… ayo, ayo semangat!” Berhubung gue pake masker, cuek aja gue ngomong ke diri gue sendiri demi memompa semangat. Toh nggak ada orang yang bisa liat mulut gue komat-kamit.

Jam 8 kurang 5, alias 55 menit dari titik start di sarinah, gue berhasil memasuki area parkir NAV Fatmawati, berbarengan dengan temen-temen gue! Jadi ternyata naik sepeda dari Thamrin – Fatmawati itu butuh waktu yang sama dengan naik mobil dari Kuningan – Fatmawati!

Temen-temen gue langsung pada terkagum-kagum sampe ada salah satu yang mulai serius mikirin kemungkinan ber-B2W karena ngeliat sepeda non-anjrit gue aja ternyata cukup memenuhi syarat untuk menempuh perjalanan sejauh itu. Tapi ya pastinya problemnya akan sama aja dengan gue, yaitu nggak punya tempat untuk mandi.

Jam 23.00, temen-temen gue masih aja asik2 nyanyi bahkan saat ditanya petugas mereka dengan cerianya ngejawab, “perpanjang aja maaas….!” Sedangkan berhubung gue naik sepeda, kayaknya terlalu sok PD sekali kalo berencana pulang bareng mereka after mitnait. Gue pamit pulang duluan, diiringi dengan pertanyaan temen-temen gue, “emangnya nggak ngeri ya, naik sepeda malem2 gini?”
Gue jawab dengan yakinnya, “enggak dong, kan udah beli lampu”

Sesuai perkiraan, perjalanan pulang terasa jauh lebih menyenangkan karena didominasi turunan. Tapi selepas Blok M plaza, tiba-tiba gue didekati serombongan anak2 muda* bersepeda trondol yang nampak mencurigakan. Gue langsung teringat pertanyaan temen-temen gue menjelang pulang tadi dan menyadari bahwa maksud pertanyaan mereka nampaknya nggak berhubungan sama keberadaan lampu.

Gue sih nggak terlalu kuatir dengan sepedanya ya, secara ini sepeda murah meriah, kalo mereka mau iseng ambil ya ambil aja gih sana – gue tinggal nerusin pulang naik taksi. Tapi masalahnya dalam ransel gue ada sebuah kamera pohon yang cicilannya baru lunas 5 bulan lagi… huhuhuhu…. buru2 gue pindah ke jalur lambat dan mendekati kumpulan taksi2 yang lagi istirahat. Untungnya rombongan itu nampak nggak terlalu tertarik dengan gue dan melanjutkan perjalanan nun jauh di depan sana.

Terlepas dari gerombolan bersepeda trondol, gak ada lagi hambatan berarti di perjalanan pulang gue, kecuali waktu melintas di kolong jembatan Semanggi mendadak teringat legenda manusia harimau yang sempetnaik daun di awal 80-an. Konon di era tersebut, ada beberapa saksi mata yang ngeliat harimau berkepala manusia mondar-mandir di kolong Jembatan Semanggi… hiiiy…. buru-buru deh gue pindah ke gigi maksimal terus ngebuuut…

Untuk rute pulang gue ambil jalan yang sedikit beda dari berangkatnya, yaitu dari Sudirman turun di Dukuh Atas, lewat Taman Lawang, Latuharhary, Mesjid Sunda Kelapa, Syamsu Rizal, Jalan Cilacap, Finish.

Total waktu yang gue butuhkan untuk rute pulang Fatmawati – Menteng: 41 menit. Not bad, eh?

*secara gue kan udah tua gitu loh
foto: lampu baru gue dan sarung tangan gel – dua benda yang sangat berjasa bagi gue malam ini.

Tinggalkan komentar

45 Komentar

  1. Hebat..tapi mesti hati hati di jalur lambat dekat atmajaya, yang lewat terowongan itu lohh. Bertebaran ranjau.Aku pernah sekali kena di situ.Mana nambalnya jauh lagi, di dekat al azhar.

    Suka

    Balas
  2. rauffy said: sepeda-mu itu udah masuk kategori hampir anjrit mas kalo dibanding sepedanya agungjadi, kapan bener2 B2W ? moso trial sekali doang😀

    hehehehe……..kalao dibanding sama sepedanya mas alan yo jauh toh……iya nih baru berani trial…..ijin exit permit-nya susah banget……:((btw. ini di jogya apa di jkt..???

    Suka

    Balas
  3. reipras94 said: sepeda non anjritku…

    halah…sepeda-mu itu udah masuk kategori hampir anjrit mas kalo dibanding sepedanya agungjadi, kapan bener2 B2W ? moso trial sekali doang😀

    Suka

    Balas
  4. waaaaaaaaaa………………..kayanya harus beneran nyoba sepedaan lagi nih mas……tadinya nggak pede dengan sepeda non anjritku…tapi setelah di komporin mbak ida….jadi pengen lagi nih…….tengkyu yah mas agung……*nyari lampu*

    Suka

    Balas
  5. mbot said: Di sana dapet yang lumayan murah, di bawah 50 ribu udah dengan 19 LED yang cukup terang.

    Waaa… ga kemahalan? Aku dapet yang mirip di bis cuman 10rb-an beberapa bulan yang lalu. Sayang sepedanya blom ada. Nyicil lampunya dulu kali yaa hehehe :p.

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    apinn95 di [2012-003] Mau gampang? Ya jan…
    Sandra Buana Sari di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    omnduut di Manusia Ibarat Kertas…
    Rezky Yayang Yakhami… di Kenapa Orang Tersinggung?
    fe13bi di Kenapa Orang Tersinggung?
    mbot di Kenapa Orang Tersinggung?
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Jepret!

    Dia nggak bilang pejalan kakinya manusia kan... Siapa tau yang dimaksud tokek. 
#spanduk #koplak #superindo #tokek #pengumuman #tebet Hati2 kalo nanya sama psikolog asal jeplak gini

#whatsapp #psikolog #chat #konsultasi Kamu seperti... #jemuran #hujan #inget #gombal #meme Silakan add, @bangjoni udah live di Line! Pentingnya grammar
#stiker #sticker #grammar #fail #jakarta #traffic #car Bang Joni akan live di Line! 
#chat #bangjoni One question: HOW? 
#bajaj #jakarta #parkir #got #ajaib #koplak Psychology Class of 91 Silvery Reunion. 
Reunion, reunited. Today. 
#reunion #friends #ui #psikologiui #psikologi #silvery Simbol status
#rokok #cukai #50ribu #harga #meme
  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
    • Battle of Surabaya: Menikmati Seriusnya Proses Jualan Film 23 Maret 2015
      Seumur-umur jadi penggemar film Indonesia, baru kali ini gue ngelihat film yang upaya pemasarannya seserius ini. Bayangin aja, filmnya belum jadi, tapi trailernya udah didaftarin ikut lomba. Eh, masuk nominasi di Golden Trailer Award, bahkan menang di International Movie Trailer Festival. Ngomong-ngomong, baru sekarang loh gue tau ada festival untuk trailer […]
    • Preview: Tomorrowland (2015) 11 Maret 2015
      Gue pertama kali nonton teaser trailer film ini tahun lalu, dan langsung memutuskan akan nonton. Adegannya bikin penasaran banget: ada seorang cewek ABG yang mendadak bisa pindah lokasi saat menyentuh sebuah pin berlogo T. Pin apa itu? Kenapa dia bisa mindahin orang? Pindahnya ke mana? Sukses banget trailernya bikin orang penasaran ingin nonton film ini.Baru […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda.Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke se […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: