Kalo Psikolog ikut Psikotes (3/4): Tipe seperti apakah gue?


Ujian lisan di Fakultas Psikologi

cerita sebelumnya:

Yang mewawancarai gue adalah seorang ibu yang nampak sudah sangat seniooor.. sekali. Kayaknya beliau udah baca formulir gue sehingga langsung menyambut dengan “Wah hari ini ada rekan sejawat”.

Habis itu kami ngobrol-ngobrol soal kapan gue lulus, dilanjutkan dengan “kenal nggak sama…” dan sejenisnya. Trus masuklah ibu psikolog ke dua. Yang ini nampak lebih seniooor lagi dari yang pertama. Untuk memudahkan cerita, mari kita namakan mereka Ibu Psikolog Senior 1 (IPS 1) dan Ibu Psikolog Senior 2 (IPS2).

IPS 1 berkata dengan nada ceria kepada IPS 2, “Ini lho, Mas ini ternyata psikolog juga.”
Di luar dugaan, IPS 2 menyambut dengan nada setengah nyolot, “Psikolog? Bener Psikolog atau BARU SARJANA PSIKOLOGI?

I’ll take that as a compliment. Artinya kan wajah gue nampak seperti anak baru lulus S1. “Psikolog Bu. Udah lulus profesi. stasis. Praktek. Ada ijazah,” jawab gue sopan.

“Anda pasti anak bungsu ya?” kata IPS 2 lagi.
“Ya.”
“Cukup dengan lihat saja saya sudah langsung tahu, padahal saya belum baca formulir Anda,” ujarnya penuh kebanggaan atas kemampuan ‘psikologis’nya yang mampu ‘membaca orang’. Dan menurut gue dia pasti dosen, dan pasti punya nama julukan yang kurang menyenangkan di kalangan mahasiswa. Itu juga gue tau tanpa harus liat KTP lho.

“Trus, KENAPA MAU PINDAH KERJA?” tanya IPS 2 masih dengan nada nyolot.
“Loh siapa yang mau pindah kerja, orang saya lagi makan siang bareng temen tau-tau disuruh kirim CV dan ikutan psikotes,” jawab gue (masih) sopan. IPS 1 nampak agak kurang nyaman tapi masih diem aja.
“Jadi begitu? Setiap kali ada tawaran kerja terus Anda mau saja, begitu ya? Sampai kapan Anda mau begitu? Anda kan psikolog, pastinya tau TIPE ORANG SEPERTI ANDA INI. Harusnya Anda terapkan dong ilmu psikologi itu untuk ANDA SENDIRI!”

Ini apa-apaan sih? Gue mulai hilang kesabaran. “TIPE ORANG SEPERTI SAYA? Ada yang SALAH dengan TIPE ORANG SEPERTI SAYA??

Ngeliat gelagat gue mulai naik darah, IPS 1 buru2 menengahi dan mengganti topik. Sayangnya, pertanyaan berikut yang dilontarkannya susah gue jawab yaitu, “Sebenarnya pekerjaan Anda sekarang ini apa sih?”

Waduh, gimana jelasinnya ya. Ntar gue ngomongin intranet belum tentu beliau mudeng. Akhirnya dengan penyederhanaan di sana-sini gue bilang, “tugas saya menyampaikan informasi kepada karyawan lewat komputer, sedemikian rupa sehingga informasinya menarik, bisa gerak, bisa bunyi, dan bisa diklik pakai mouse. Itu lho, yang suka dipencet-pencet kalau kita sedang make komputer.”

IPS 1 manggut-manggut, mudah-mudahan karena ngerti. Dan 5 menit kemudian sesi wawancara (yang niatnya mendalam itu) berakhir.

[bersambung]

Ilustrasi: cuplikan koran kampus buatan gue, tentang adegan ujian bersama ibu-ibu psikolog senior.

Tinggalkan komentar

12 Komentar

  1. orang sotoy ky ibu itu mah mending jawab aja:”bukan, saya gigi bungsu,bu..”

    Suka

    Balas
  2. mbot said: dengan sangat menyesal kayanya beliau UI deh… ember sotoy banget, dan pake pedoman wawancara tipe manapun nggak ada yang menganjurkan pewawancara untuk melakukan labelling – emang apa perlunya?

    ya ampun mas mbott..kok tau dr ui? kl dr tw dari ui mbokya jgn disebutin merk ui nya ngono loo..mcemarkan kredibiliti fakultas psikologi tertua di indonesa aj tu ibu2..ck!

    Suka

    Balas
  3. tianarief said: gung, aku jadi inget pengalaman “ditelanjangi” tanpa harus membuka baju, oleh seorang psikolog dari lembaga psikologi terapan ui (sudah kakek2), waktu tes pekerjaan. dengan “ilmu membaca pikirannya” dan teknik interogasi yang canggih, dia berhasil mempecundangiku,

    nah ini dia satu lagi yang salah kaprah di kalangan psikolog sendiri. yang namanya interview pekerjaan bertujuan mengetahui kelebihan dan kekurangan calon pegawai UNTUK DIGUNAKAN UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN MENERIMA / MENOLAK LAMARAN. Jadi, sebenernya TIDAK ADA RELEVANSINYA untuk ‘SHOW-OFF’ kepada kandidat seberapa banyak informasi yang kita (baca; psikolog) berhasil tarik dari dirinya. Malah tindakan ini membuat kandidat makin tidak nyaman, yang akhirnya makin waspada, dan makin menutup diri sehingga makin sulit digali. contohnya (serius ini contoh asal2an – bukan kutipan wawancara betulan): “buah kesukaan anda?””manggis, pak””wah kalau begitu anda ini pasti orangnya sering bolos, kurang ajar terhadap boss, dan sering nyolong ATK. Betul kan?””…” (sambil mikir, ‘ups, ketahuan deh belang gue, kalo gitu abis ini harus lebih hati-hati ngomong’)”warna kesukaan?”“saya buta warna, pak…”Justru interview yang efektif adalah bila kandidat merasa nyaman, santai, kaya lagi ngobrol di warung, tapi sebenernya udah kebongkar habis-habisan :-))

    Suka

    Balas
  4. Gung, sesuai Tag… bikin senewen.

    Suka

    Balas
  5. gung, aku jadi inget pengalaman “ditelanjangi” tanpa harus membuka baju, oleh seorang psikolog dari lembaga psikologi terapan ui (sudah kakek2), waktu tes pekerjaan. dengan “ilmu membaca pikirannya” dan teknik interogasi yang canggih, dia berhasil mempecundangiku, tersenyum penuh kemenangan dan… tesnya tidak keterima! (aku nggak akan lupa orang itu!). :(agung mbot ini, hmm… saya kira *tanpa harus membuka cv* orang multitalented, mulai dari ilmu psikologi, komputer grafis/program komputer, ilustrasi/komik, penulis/reporter –yang humoris. :))

    Suka

    Balas
  6. nicelovelydentist said: “Anda anak bungsu yaaaaa? “

    jawab aja, “bukan, saya anak orang” :-p

    Suka

    Balas
  7. brecs said: ah, aku tahu. tesnya di panti wreda kan?

    hus, ga sopan ya sama ibu psikolog senior :-p

    Suka

    Balas
  8. 4udny said: Juga bisa bikin orang wakakakaka….aturannya tambahannya begitu mas..!!!( bukannya ngajarin lho mas)

    hehehehe… jobdesc baru🙂

    Suka

    Balas
  9. sumprit jadi inget, aku pernah BERANTEM dan disentimenin sama pengajar yang katanya psikolog di salah satu kursus kepribadian (yang semua dokter di klinik gw harus ikuti) . Si ibu bener bener kesel dan gw bener bener kesel (tapi puas karena berhasil jawabin tiap remarks yang dia buat soal gw di depan kelas) …dan guess what….lucky guess dia yang pertama ?”Anda anak bungsu yaaaaa? ”

    Suka

    Balas
  10. ah, aku tahu. tesnya di panti wreda kan?

    Suka

    Balas
  1. Kalo Psikolog ikut Psikotes (4/4): Naga dan Tukang Duku | (new) Mbot's HQ
  2. Kalo Psikolog ikut Psikotes (2/4): The Old Gang Reunion! | (new) Mbot's HQ

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    apinn95 di [2012-003] Mau gampang? Ya jan…
    Sandra Buana Sari di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    omnduut di Manusia Ibarat Kertas…
    Rezky Yayang Yakhami… di Kenapa Orang Tersinggung?
    fe13bi di Kenapa Orang Tersinggung?
    mbot di Kenapa Orang Tersinggung?
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Jepret!

    Dia nggak bilang pejalan kakinya manusia kan... Siapa tau yang dimaksud tokek. 
#spanduk #koplak #superindo #tokek #pengumuman #tebet Hati2 kalo nanya sama psikolog asal jeplak gini

#whatsapp #psikolog #chat #konsultasi Kamu seperti... #jemuran #hujan #inget #gombal #meme Silakan add, @bangjoni udah live di Line! Pentingnya grammar
#stiker #sticker #grammar #fail #jakarta #traffic #car Bang Joni akan live di Line! 
#chat #bangjoni One question: HOW? 
#bajaj #jakarta #parkir #got #ajaib #koplak Psychology Class of 91 Silvery Reunion. 
Reunion, reunited. Today. 
#reunion #friends #ui #psikologiui #psikologi #silvery Simbol status
#rokok #cukai #50ribu #harga #meme
  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
    • Battle of Surabaya: Menikmati Seriusnya Proses Jualan Film 23 Maret 2015
      Seumur-umur jadi penggemar film Indonesia, baru kali ini gue ngelihat film yang upaya pemasarannya seserius ini. Bayangin aja, filmnya belum jadi, tapi trailernya udah didaftarin ikut lomba. Eh, masuk nominasi di Golden Trailer Award, bahkan menang di International Movie Trailer Festival. Ngomong-ngomong, baru sekarang loh gue tau ada festival untuk trailer […]
    • Preview: Tomorrowland (2015) 11 Maret 2015
      Gue pertama kali nonton teaser trailer film ini tahun lalu, dan langsung memutuskan akan nonton. Adegannya bikin penasaran banget: ada seorang cewek ABG yang mendadak bisa pindah lokasi saat menyentuh sebuah pin berlogo T. Pin apa itu? Kenapa dia bisa mindahin orang? Pindahnya ke mana? Sukses banget trailernya bikin orang penasaran ingin nonton film ini.Baru […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda.Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke se […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: