Makassar trip hari 2: demo-demo, kudu-kudu, bebek-bebek


Bagian sebelumnya bisa dibaca di sini.
Gara-gara sakit, ada kebiasaan Ibu yang berubah. Yang tadinya siang-siang bolong masih doyan aja minum teh anget, sekarang minta AC kamar disetel pol. Minta blower AC maksimal di angka 18o C, yang saat berpadu dengan hawa dingin dari luar gue yakin akan menghasilkan suhu di bawah angka tersebut . Bahkan gue yang bersemboyan “cold is always better than hot” akhirnya nyerah juga. Jaket masih terasa kurang, sehingga gue kerudungan sarung sebelum begadang nungguin ibu. Sekalian gue manfaatin kesempatan itu untuk ngetik sebuah personal project yang udah lama nggak kelar-kelar. Sekali lagi membuktikan, selalu ada hikmah dari setiap kejadian.

Sekitar jam 2-an datang seorang suster untuk ngecek tekanan darah dan suhu. Waktu itu kondisi kamar gelap total, satu-satunya sumber cahaya cuma dari layar laptop. Posisi duduk gue waktu itu pas di depan pintu. Jadi saat buka pintu, suster malang itu disambut pemandangan kamar gelap, ada cahaya remang-remang menerangi seonggok bayangan berkerudung sarung. Logis bila kemudian mbak suster berujar,

“Whuaaa…!”

“Tenang-tenang suster, ini saya, lagi kedinginan…!”

Sementara itu kakak gue sedemikian excited-nya melihat penampilan gue sampe ingin mengabadikannya. “Hihihihi… ya ampuuuun… tampangmu kayak wewe gombel! Mana kamera, mana kamera, sini ta’ foto…!” Dia langsung sibuk mengacak-acak ke sana kemari mencari kamera, dan dengan teriakan penuh kemenangan dia menyomot…. MP3 player gue.

“Eh… tapi… ini bukan kamera ya? Ini apaan sih?” katanya kebingungan sambil membolak-balik benda itu. Memang gitulah kalo orang gaptek sok mau iseng.

Selain karena sibuk ngetik, malam itu gue kurang berselera tidur karena rupanya jalan raya di depan RS adalah tempat favorit untuk para anak GAWL Makassar main tarik-tarikan motor. Nanti kalo udah capek tarik-tarikan, mereka pada nongkrong di pinggir jalan, setel musik kenceng-kenceng kaya tukang getuk lindri, minum-minum, lantas botolnya dibuang ke tengah jalan.

Tapi sekali lagi, setiap kejadian ada hikmahnya. Karena nggak tidur semaleman, gue bisa menyaksikan saat-saat terakhir sebelum bulan terbenam di ufuk barat. Bagus banget, mana kebetulan lagi purnama dan sinarnya membayang di permukaan laut. Gue kira pemandangan kaya gini cuma ada di postcard.

12 Mei 2006

Berdasarkan pemeriksaan hasil ronsen dan serangkaian tes yang udah dijalankan kemarin, tim dokter memutuskan pagi ini ibu akan menjalani operasi ringan untuk mengeluarkan nanah yang terakumulasi di persendiannya. Gue sendiri nggak nungguin operasinya, krn lagi tidur pules sehabis begadang semaleman.

Siangnya, gue dan Pak Aswadi sholat Jum’at di mesjid deket hotel. Rupanya ada yang beda dengan acara sholat Jum’at kali ini. Sebelum pak khatib naik mimbar, pak Camat naik duluan untuk menyampaikan himbauan agar masyarakat nggak bertindak anarkis. Tema ceramah Jum’atnya juga senada. Rupanya, akibat langsung bersarang di kamar RS sejak dateng, gue sampe lupa bahwa penduduk kota ini lagi dihantui kerusuhan. Dalam perjalanan pulang Pak Aswadi sengaja ngambil jalan muter biar gue bisa liat-liat keadaan di daerah pertokoan. Sebagian besar toko tutup, kalopun buka cuma buka separo pintu, biar bisa cepet ditutup lagi kalo ‘ada apa-apa’. Sementara itu, di depan Polwiltabes Makassar segerombolan orang berkaos item lagi demo. Padahal perlu dicatat dan digarisbawahi, saat itu matahari lagi terik-teriknya. Gue sama sekali nggak mudeng apa sebenernya yang mereka tuntut. Pangkal permasalahannya kan karena ada orang membunuh pembantu, itupun pelakunya juga udah ditangkep. Terus mau apa lagi? Apa lagi yang mau didemo? Minta pelakunya disate di tengah lapangan? Atau sekedar caper?

Sampe di RS, istri hamil tau-tau ingin sambel mangga. Tepat di depan RS ada resto padang dan bakso, kalo mau jalan ke sanaan dikit juga ada yang jual ayam goreng, tapi tetep… yang dimaui adalah sambel mangga. Maka lagi-lagi Pak Aswadi bertugas nganter ke sebuah resto seafood bernama Bahari.

Celakanya jalan-jalan ke kota pesisir seperti Makassar adalah: resto-resto andalan di sini sebagian besar jualan seafood, sementara gue nggak doyan ikan. Koleksi ikannya sih lengkap banget, aneka bentuk dan warna ada. Yang warnanya belang-belang kuning seperti ikan hias sampe nggak terlihat seperti makanan juga ada. Tapi yang paling aneh adalah ikan yang disebut ikan Kudu-kudu. Bentuknya sumpah aneh abis, mirip setrika terbalik. Kulitnya item dan keras, di bagian atas bermotif polkadot sementara di bagian samping bermotif segi enam seperti tempurung kura-kura. Penjualnya dengan bangga memamerkan ikan bertampang purba itu dari dalam kotak es, sementara dengan sangat menyesal gue pesen ayam goreng. Konon ikan Kudu-kudu itu hidangan istimewa karena sulit ditangkep, tapi sori nih mas, kita mah doyannya makanan yang lumrah-lumrah aja deh.

Namanya resto seafood, tentu nggak banyak yang bisa diharapkan dari rasa ayam gorengnya. Lembek dan berminyak banget. Tapi kayaknya resto “Bahari” ini cukup terkenal juga di sini, buktinya Pak Walikota juga memilih resto ini sebagai tempat makan siang. Seperti umumnya pejabat daerah, kedatangan Pak Walikota menimbulkan kehebohan di seantero restoran. Beliau dikawal oleh seorang pria yang sangat mengikuti “pakem” banget: berkulit gelap, kumis baplang, pake kaos item bertuliskan judul sebuah kongres politik, dan jangan lupa: seluruh jari tangan penuh dengan cincin batu akik segede-gede belimbing wuluh. Sayangnya dia pake sepatu, jadi gue nggak bisa confirm apakah di jari kakinya ada cincin juga atau enggak.

Selesai makan, gue dan Ida jalan kaki balik ke RS. Waktu menyusuri pantai Losari, Ida kumat.

“Yang…, kira-kira sore nanti kamu capek nggak ya?”

Sayangnya dia pake sepatu, jadi gue nggak bisa confirm apakah di jari kakinya ada cincin juga atau enggak.

“Hmm. Kenapa, ingin makan apa lagi?”
“Enggak.. aku ingin main bebek-bebekan…”

Udah ratusan kilometer dari Jakarta, nyeberang laut pula, dan istri ingin main bebek-bebekan yang mana di Taman Mini juga buanyak. Tapi berhubung gue adalah seorang suami yang bertanggung jawab memberikan nafkah lahir dan bathin kepada istri, sore harinya gue dan Ida main bebek-bebekan di pantai Losari. Buat yang tertarik nyoba hal yang sama, gue kasih tau aja nih, nggenjotnya lumayan pegel. Dan airnya agak bau.

Selesai main bebek-bebekan kami pulang ke RS, ketemu Nara keponakan gue, yang dengan ceria berkata, “Oom Aguuung… besok aku juga mau dong main bebek-bebekan! Temenin ya!
“Tuh sana ajak tante Ida aja, dia yang doyan main gituan.”

Akibat main bebek-bebekan, malam itu gue cuma kuat melek sampe jam 2. Capek bo’.

Bersambung ke bagian tiga dan empat (selesai)

Tinggalkan komentar

25 Komentar

  1. Buset, dulu nulis artikelnya niat banget dibikin kayak layout majalah.

    Suka

    Balas
  2. agusdidin said: ikan kudu-kudu itu mungkin bentuknya kayak ikan sapu-sapu ya Mas Agung?

    nggak juga, kalo ikan sapu2 kan gepeng, sedangkan ini.. gimana ya? pokoknya mirip setrika terbalik deh! Besok gue upload foto2nya. (sekalian menjawab pertanyaan eriq).

    Suka

    Balas
  3. foto nya mana gung?

    Suka

    Balas
  1. Makassar trip hari 3&4 (habis): malpraktek dan Mal Panakkukang | (new) Mbot's HQ
  2. Makassar trip hari 1: Mi, Ji, Toh, keluar! | (new) Mbot's HQ

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    apinn95 di [2012-003] Mau gampang? Ya jan…
    Sandra Buana Sari di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    omnduut di Manusia Ibarat Kertas…
    Rezky Yayang Yakhami… di Kenapa Orang Tersinggung?
    fe13bi di Kenapa Orang Tersinggung?
    mbot di Kenapa Orang Tersinggung?
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Jepret!

    Dia nggak bilang pejalan kakinya manusia kan... Siapa tau yang dimaksud tokek. 
#spanduk #koplak #superindo #tokek #pengumuman #tebet Hati2 kalo nanya sama psikolog asal jeplak gini

#whatsapp #psikolog #chat #konsultasi Kamu seperti... #jemuran #hujan #inget #gombal #meme Silakan add, @bangjoni udah live di Line! Pentingnya grammar
#stiker #sticker #grammar #fail #jakarta #traffic #car Bang Joni akan live di Line! 
#chat #bangjoni One question: HOW? 
#bajaj #jakarta #parkir #got #ajaib #koplak Psychology Class of 91 Silvery Reunion. 
Reunion, reunited. Today. 
#reunion #friends #ui #psikologiui #psikologi #silvery Simbol status
#rokok #cukai #50ribu #harga #meme
  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
    • Battle of Surabaya: Menikmati Seriusnya Proses Jualan Film 23 Maret 2015
      Seumur-umur jadi penggemar film Indonesia, baru kali ini gue ngelihat film yang upaya pemasarannya seserius ini. Bayangin aja, filmnya belum jadi, tapi trailernya udah didaftarin ikut lomba. Eh, masuk nominasi di Golden Trailer Award, bahkan menang di International Movie Trailer Festival. Ngomong-ngomong, baru sekarang loh gue tau ada festival untuk trailer […]
    • Preview: Tomorrowland (2015) 11 Maret 2015
      Gue pertama kali nonton teaser trailer film ini tahun lalu, dan langsung memutuskan akan nonton. Adegannya bikin penasaran banget: ada seorang cewek ABG yang mendadak bisa pindah lokasi saat menyentuh sebuah pin berlogo T. Pin apa itu? Kenapa dia bisa mindahin orang? Pindahnya ke mana? Sukses banget trailernya bikin orang penasaran ingin nonton film ini.Baru […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda.Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke se […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: