Tips bikin “Screen Capture”


Trik ini mungkin tergolong ‘basic’, tapi ternyata masih banyak yang belum familiar. Berhubung manfaatnya banyak, di sini gue coba jelasin cara bikinnya, semoga nggak bikin tambah bingung.

Yang dimaksud dengan screen capture adalah ‘menangkap’ semua hal yang tampil di monitor kita (kecuali mouse pointer – eh, bisa sih nangkep mouse pointer juga, tapi harus dengan program khusus) untuk diubah menjadi image. Manfaatnya antara lain:

  1. Kalo komputer lo mendadak berulah aneh, muncul pesan2 ajaib di layar kaca, terus elo panik dan nelepon helpdesk IT, kemudian dengan keterbatasan pemahaman istilah yang elo miliki elo mencoba menjelaskan apa yang telah terjadi namun mas-mas petugas helpdesk masih belum mudeng juga, maka lebih baik lo kirimi dia screen capture.
  2. Kalo elo lagi chatting sama pacar, terus elo ngegombalin dia dengan bilang, “foto kamu aku jadiin wallpaper lho…”, eh ternyata dia nggak percaya, malah bilang “Alaaa… boong! Perasaan kemarin gue liat foto Jessica Alba lo pasang di wallpaper” dan elo berusaha meyakinkan, “Eh kok Jessica Alba sih, orang foto kamu kok! Bener!” tapi sang pacar tetep aja skeptis, “yea… yea… yea…, percayaa…” maka tiada jalan lain untuk meyakinkannya kecuali dengan mengirimi si dia screen capture detik itu juga.
  3. Kalo elo lagi chatting dengan seorang teman, terus teman tersebut memberi tahu, “Eh, lo daftar deh di anuanuanu.com (menyebutkan sebuah alamat situs-red), seru lho!” lantas elo tertarik dan mencoba ikutan daftar, tapi di tengah prosedur pendaftaran elo mengalami kebingungan, “Eh abis ini ngapain lagi nih?” dan temen lo berkata, “ya udah, klik aja tombol yang di sebelah kiri!” sementara lo liat di sebelah kiri layar nggak ada tombol apapun, sehingga elopun menjawab “tombol apaan? nggak ada!” sedangkan temen lo tetep aja haqqul yakin bilang, “Ada kok! Liat dong pake mata!” – “nggak ada!” – “ada!” – “nggak ada!” demikian seterusnya; berbantahan yang bila dibiarkan nggak akan usai hingga kiamat, maka lebih baik kirimi temen lo itu sebuah screen capture.
  4. Kalo elo mau ikutan blogawards2006, elo akan diminta membuat screen capture halaman blog elo. Maka tiada pilihan lagi kecuali membuat sebuah screen capture. Tujuannya agar tampilan halaman blog elo bisa dilihat oleh para (calon) pendukung, siapa tau ada yang tertarik nge-vote atau minimal mampir deh. Coba liat; peserta tanpa screen capture nampak kurang ‘mengundang’, bukan?

    (capture sebagian halaman peserta blogawards2006)

Nah sekarang kita masuk pada inti permasalahan, langkah-langkah membuat screen capture.

  1. Buka tampilan monitor yang hendak dicapture, sesuai kebutuhan. Kalo yang mau dicapture sebuah dokumen MS Word, ya buka filenya. Kalo yang mau dicapture sebuah halaman blog untuk didaftarkan ke blogawards2006, ya buka halaman blognya.
  2. Tekan tombol ‘PrtScr’ di keyboard elo. Letak tombol ini ada di sebelah kanan tombol F12. Dan awas aja kalo sampe nanya di mana letak tombol F12.
  3. Setelah tombol ‘Prt Scr’ ditekan, buka program pengolah gambar yang ada di komputer elo. Buat para pengguna Windows, program yang udah pasti tersedia adalah “Paint” yang biasanya terletak di Start > Programs > Accessories. Kalo elo hanya butuh capture doang, betul2 capture terus save, program “Paint” ini udah memadai. Tapi kalo lo butuh mengedit hasil capture lo supaya nampak lebih ‘manis’ – misalnya dengan membuang bagian-bagian layar yang kurang relevan, atau mengecilkan hasil gambar biar nggak berat untuk diattach di e-mail, gue sarankan mending pake program lain deh. Terus terang sampe sekarang gue belum sepenuhnya mudeng dengan cara kerjanya Paint, ribet! Kalo ada Adobe Photoshop itu jauh lebih baik, tapi kalo nggak ada mungkin bisa coba program standar lain seperti MS Photo Editor – yang ini jauh lebih manusiawi ketimbang Paint.
  4. Setelah program pengolah gambar terbuka, create new file (kecuali kalo pake Paint – krn saat dibuka program ini langsung menyediakan sebuah file kosong). Habis itu tinggal klik tombol ‘paste‘ atau tekan tombol Ctrl+V di keyboard dan hore…! screen capture lo telah tersedian. Selanjutnya tinggal “save as…” screen capture lo tadi ke dalam format yang elo inginkan, bisa jpg, bmp, atau lainnya tergantung program yang elo pake.

Selain dengan mengikuti langkah-langkah di atas, program-program seperti ACDsee dan Snag-It! juga menawarkan fitur pembuatan screen capture secara lebih mudah.

Selamat mencoba!

Image hosting: Photobucket.com


Tutorial ini gue persembahkan dalam rangka mensukseskan blogawards2006. Ayo MPers Indonesia, rame-rame daftar dan jangan lupa pasang screen capturenya ya!

Iklan
Tinggalkan komentar

62 Komentar

  1. Mas Agung. Ini bisa dipakai capture webpage utuh jadi satu image nggak? Saya pengin itu.Malah kalau bisa, bikin widget seperti snap.com, tapi yang bisa diterima MP. Soalnya si snap kayanya cuma mau javascript doang.

    Suka

    Balas
  2. mau taawudz dan shodaqallah dong buat alvo fm radionya komunitas muslim IPB bogor

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: