Penemuan hari ini… siapa itu Che Guevara?


Siapa sih Che Guevara itu?
“Pemakai, Oom..!”

P

ada suatu hari, gue iseng2 ngeliat HP keponakan gue dan menemukan gambar Che Guevara dalam keadaan yang banyak dijumpai akhir-akhir ini; yaitu warna-warni mambo.

Gue tanya, “Kamu masang gambar ini, memangnya tau ini siapa?”
“Che Guevara!” jawab keponakan gue gagah perkasa.
“Siapa itu Che Guevara?”
“Hmmm… tauk deh… dia ‘pemakai’* kali…!” jawab keponakan gue asal, nggak seyakin tadi. Trus yang lainnya ikutan nyeletuk, “Bukan, lagi. Dia itu sejenis Iwan Fals, tapi dari luar negeri.”
“Hus… bukan, tauk…”
“Abis siapa dong Oom?”
“Tauk ya. Yang jelas sih bukan pemakai atau penyanyi, tapi Oom Agung juga gak tau siapa tepatnya. Makanya nanya.”
“Huuu… kirain nebakin”

Beberapa hari setelah percakapan itu, kakak gue kirim SMS: “Che Guevara adalah pejuang Argentina yang akhirnya meninggal di Kuba. Alirannya sosialis.” Hehehe… rupanya dia juga penasaran dengan pertanyaan gue. Tapi iya lho, Che Guevara ini memang fenomena ajaib. Kenapa sih gambar sepotong kepala yang nampak biasa2 aja ini begitu ngetop sampe dibikin poster, kaos, mug, dan lucunya sebagian besar pemakainya nggak tau siapa itu Che Guevara.

Malam ini gue menghubungi sahabat setia gue google untuk mencari tahu jawabannya, dan inilah penemuan gue:

Che Guevara atau yang nama lengkapnya Ernesto Guevara de la Serna adalah pejuang marxisme kelahiran Argentina. Lahir di tahun 1928, dia banyak berinteraksi dengan kehidupan kaum miskin di wilayah Amerika Latin dan berkesimpulan: hanya revolusi lah yang bisa mengatasi ketidakadilan ekonomi ini. Dia jadi tertarik mempelajari Marxisme, dan akhirnya bergabung dengan gerakan revolusi Guatemala pimpinan presiden Jacobo Arbenz Guzmán.

Belakangan mas Che atau yang panggilan yayangnya “el Che” ini bergabung dengan gerakan pimpinan Fidel Castro di Kuba. Setelah menduduki sejumlah jabatan di pemerintahan Kuba yang baru terbentuk, Che meninggalkan negeri itu untuk memimpin revolusi di Kuba dan Bolivia. Di negara yagn terakhir ini dia tertangkap dalam sebuah operasi militer CIA. Che tewas dieksekusi oleh tentara nasional Bolivia, tanpa melalui persidangan apapun.

Foto yang kondang sedunia itu diambil oleh seorang fotografer bernama Alberto Korda di sebuah acara pemakaman di Kuba. Waktu itu foto Che nggak langsung dipublikasikan karena dianggap kurang komersil. Foto ini mengawali langkahnya menguasai kaos-kaos anak mall sedunia saat seorang penerbit Italia bernama Giangiacomo Feltrinelli memegang hak cipta untuk menerbitkan buku harian Che yang berisi rekaman peristiwa selama keterlibatannya dalam beberapa perang revolusi. Feltrinelli menggunakan foto karya Korda ini sebagai poster promosi.

Perlu dicatat juga keterlibatan seniman Irlandia Jim Fitzpatrick yang mengutak-atik foto Che yang asli menjadi gambar yang sekarang mendunia ini. Fitzpatrick melakukan beberapa modifikasi pada foto itu, antara lain dengan menggeser sedikit arah pandangan Che serta mengubah garis mulutnya. Hasilnya, ekspresi Che yang di foto aslinya sebenernya biasa-biasa aja, berubah jadi dramatis dengan pandangan mengawang jauh ke masa depan – simbol seorang revolusioner sejati.

Habis itu seniman pop art Andy Warhol yang kalo liat foto orang terkenal gatel tangannya untuk dibikin warna-warni (seperti fotonya Marilyn Monroe ini) juga terlibat mewarna-warnikan foto Che. Ditambah satu faktor lagi yaitu group rock Rage Against the Machine ikut-ikutan masang foto Che di cover album ‘Bombtrack’ keluaran tahun 1992, maka lengkaplah sudah image Che sebagai ikon pemberontakan, semangat anti kemapanan, pokoknya simbol ‘alternatif’ deh.

Ironisnya, Che yang seumur-umur keluar-masuk hutan sambil menyandang bedil, becek-becekan, dinyamukin, dilintahin, diulerin, semuanya untuk membela komunisme, sekarang fotonya malah laris-manis sebagai komoditi agen-agen kapitalis; dijual sebagai kaos, mug, dan poster, dibeli sama anak-anak ‘gawl’ yang nongkrong di cafe sambil nyeruput eskrim Baskin dan mencetin HP untuk janjian nonton bareng pacar naik mobil ceper. Udah gitu, disangkain “pemakai” lagi.

Che, Che. Nasibmu nak…

Sumber:

Halaman wikipedia tentang Che Guevara
Halaman wikipedia tentang fotonya Che Guevara
Halaman popart.uk tentang poster Che Guevara

*maksudnya pemakai narkoba

Iklan
Tinggalkan komentar

55 Komentar

  1. putra68 said: sayang ya kalau generasi muslim sampe ngidolain si che ini, sementara perjuangan dia untuk dunia aja. sedangkan perjuangan Rasulullah dan para sahabat yang ikhlas itu adalah untuk dunia dan akhirat dan penuh keikhlasan.

    *case close*

    Suka

    Balas
  2. sayang ya kalau generasi muslim sampe ngidolain si che ini, sementara perjuangan dia untuk dunia aja. sedangkan perjuangan Rasulullah dan para sahabat yang ikhlas itu adalah untuk dunia dan akhirat dan penuh keikhlasan.

    Suka

    Balas
  3. ha..ha.. salut buat el che, tapi prihatin juga sih ketika kenangan yang ditinggalkan bukan lagi jiwa sosialisnya melainkan semangat komoditi. El Che… moga kau tenang di sana. trims say..

    Suka

    Balas
  4. mas, om, abang…trims banget y buat info gueveranyauntung nyasar disinisekarang mo balik tempur nihmerdeka!

    Suka

    Balas
  5. saumyakavita said: Tapi sejak dia jadi icon kapitalis, gw gak nge-fans lagi… ;). Alasannya? Ya karena udah jadi terlalu “nge-pop”… 😉

    yaaaa… tapi itu kan bukan salah dia May… kesian kan… 🙂

    Suka

    Balas
  6. dbaonk said: setelah baca-baca lagi ada tambahan nih mas agung.che itu bukan nama panggilan dalam pengertian kependekan dari “nama” (Ernesto)karena “che” dalam bahasa argentina itu berarti “bung” atau “kawan”jadi agak nggak tepat kalau ditulis “che” saja (lebih tepat guevara)dan kalau disebut “mas che” malah jadi kayak basuki manggil “mak nyak” 🙂

    ya udah kalo gitu “mas che” adalah terjemahan bebas dari “kang mas” hehehe… maksa. makasih atas info tambahannya 🙂

    Suka

    Balas
  7. setelah baca-baca lagi ada tambahan nih mas agung.che itu bukan nama panggilan dalam pengertian kependekan dari “nama” (Ernesto)karena “che” dalam bahasa argentina itu berarti “bung” atau “kawan”jadi agak nggak tepat kalau ditulis “che” saja (lebih tepat guevara)dan kalau disebut “mas che” malah jadi kayak basuki manggil “mak nyak” 🙂

    Suka

    Balas
  8. Hehehe… gw jawab gak ya pertanyaan loe? Well… gak tahan, gw jawab juga deh: Waktu SMA dan awal2 kuliah gw sempat nge-fans sama Che, baca2 biografinya. Makanya seneng banget pas di film Evita yg jadi imaginary naratornya Che (itu tuh, yg diperankan Antonio Banderas).Tapi sejak dia jadi icon kapitalis, gw gak nge-fans lagi… ;). Alasannya? Ya karena udah jadi terlalu “nge-pop”… 😉

    Suka

    Balas
  9. andriedaniel said: yang gue tau sih dia mati bukan dalam proses eksekusi…tapi ditembak oleh penembak gelap gitu….eh…itu eksekusi juga yaaa…hehehehe..pisss gung pisss

    ya ya ya… yang jelas matinya bukan karena diracun deh.. :-p

    Suka

    Balas
  10. yosek80 said: seandanya pangeran diponegoro or hasanuddin juga kaya gitu, keren kali yee….??? 🙂

    waduh jangan deh, beliau2 itu pada sakti, nanti tukang posternya kualat :-))))

    Suka

    Balas
  11. yokekomik said: btw… temenku pernah cerita. dia lagi jalan2 di solo gitu. trus liat stickernya che di kaki lima. iseng dia tanya sama penjualnya: “Iki sopo to, mas?” Dengan tangkas penjualnya menjawab, “Penyanyi reggae.”

    whuahahahaha… asli gue ngakak baca ini… kesian bener sih mas che…

    Suka

    Balas
  12. udah nonton The Motorcycle Diaries, mas? Kalo belum, nonton deh buat lebih melengkapi info ttg Che ini :). Mana yg main ganteng lagi, hihihi… btw… temenku pernah cerita. dia lagi jalan2 di solo gitu. trus liat stickernya che di kaki lima. iseng dia tanya sama penjualnya: “Iki sopo to, mas?” Dengan tangkas penjualnya menjawab, “Penyanyi reggae.”

    Suka

    Balas
  13. kalu mas che guevara sih aye dah lama kenal. sudah pernah baca juga novel tentang dirinya. pertama kali juga waktu liat aku kira penyanyi kaya bob marley gitu deh. tau-taunya pejuang juga. seandanya pangeran diponegoro or hasanuddin juga kaya gitu, keren kali yee….??? 🙂

    Suka

    Balas
  14. yang gue tau sih dia mati bukan dalam proses eksekusi…tapi ditembak oleh penembak gelap gitu….eh…itu eksekusi juga yaaa…hehehehe..pisss gung pisss

    Suka

    Balas
  15. forever1forever said: comerades…hasta la victoria siempre…

    yang artinya adalah…?

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: