Mr. & Mrs. Smith, film nanggung yang adil


poster film mr. & mrs. smith

Buat para penggemar film action Hollywood pasti mengenali karakter2 standar sbb:

  1. Jagoan yang ganteng, kuat, bijak, cool.
  2. Cewek pemanis yang cantiknya nggak masuk akal, galak tapi manja.
  3. Sidekick (temennya si jagoan) buat lucu-lucuan, biasanya mata keranjang, otak mesum, slebor, ugal-ugalan, atau penjahat kelas teri yang suka nipu kecil2an tapi pada dasarnya baik hati.
  4. Para penjahat yang luar biasa kejemnya, di atas kertas nggak terkalahkan karena jauh lebih banyak / kaya / kuat daripada jagoannya.

Tokoh-tokoh tersebut kemudian diramu dalam cerita yang kurang lebih sebagai berikut:


Jagoannya bersahabat dengan si sidekick, suka berantem cela-celaan / jail-jailan tapi sebenernya saling menyayangi. Si jagoan dan si cewek pemanis awalnya saling benci, tapi sesuai pepatah Jawa witing tresno jalaran soko kulino (=cinta tumbuh akibat saling ketemu), akibat senasib-sepenanggungan diuber-uber penjahat, si cewek yang tadinya acuh-acuh-butuh akhirnya suka juga dan di akhir film ciuman sama si jagoan. Tokoh cewek ini digambarkan cerdas, berani, keras kepala, nggak pernah nurut kalo dilarang-larang sampe akhirnya sial sendiri terjerumus masalah dan buntutnya meronta-ronta dalam sekapan penjahat, pasrah menanti diselamatkan oleh si jagoan. Sedangkan si penjahat nggak pernah belajar dari pengalaman para penjahat di film lainnya; bukannya tembak langsung saat si jagoan terdesak, malahan pilih cara2 yang bikin repot sendiri dan memberi peluang buat jagoannya meloloskan diri (misal: diiket di ruang yang ‘pasti‘ akan kebanjiran, ditinggal di dalam mobil yang ‘bentar lagi‘ meledak, atau dikurung di tempat di mana si jagoan ‘nggak mungkin meloloskan diri‘ ) . Pada akhirnya toh si jagoan berhasil juga lolos dan mengalahkan si penjahat, biasanya dalam duel abis-abisan sambil ujan-ujanan. Film diakhiri dengan kematian si penjahat dengan cara mengenaskan, kalo nggak meledak berkeping-keping, jatuh ke lahar panas, atau putus-putus anggota badannya untuk kemudian muncul kembali secara maksa di film sequel.

Hampir semua blockbuster Hollywood yang bertema action punya resep seperti itu. Kalopun beda, paling hanya perbedaan kecil yang nggak penting, atau sekedar tukar-menukar sifat antar para tokoh standarnya.

Nggak terkecuali film yang satu ini.

Ceritanya, si Brad Pitt jadi pembunuh bayaran yang punya istri (Angelina Jolie) pembunuh bayaran juga. Kedua orang ini nggak saling mengetahui latar belakang masing2 dan berhasil menjalani hidup perkawinan secara garing selama 5-6 tahun. Tiba-tiba ada masalah dalam salah satu assignment mereka sehingga identitas rahasia mereka jadi terbongkar dan konsekuensinya mereka harus saling bunuh. Belakangan ketahuan, assignment itu cuma akal2an pihak agency mereka, karena pihak agency takut kerahasiaan mereka terancam akibat 2 pembunuhnya hidup bersama sebagai suami istri. Akhirnya, Brad dan Angie harus bekerja sama untuk meloloskan diri dari kejaran para pembunuh bayaran lainnya. Udah, gitu doang ceritanya, dan tanpa harus di-spoil pun endingnya udah ketebak, bukan?

Karena udah menduga ceritanya akan simpel begini, niat gue nonton emang bukan untuk penasaran ingin tahu kaya apa endingnya, tapi untuk nonton Angelina Jolienya . Emang dasar hokinya si studio film, kok ya ndhilalah pas syuting film ini Brad Pitt pake acara ribut-ribut sama Jennifer Aniston, yang konon akibat jeles sama Angie. Publikasi gratis buat film ini, karena (calon) penonton jadi penasaran, berharap tanda-tanda perselingkuhan antara Brad dan Angie terbawa sampe ke layar.

Tapi walaupun udah berbekal ekspektasi yang nggak terlalu tinggi, ramuan cerita film ini rada mengecewakan. Masalahnya, sebagai film dia nanggung banget. Mau dibilang komedi kok ya nggak lucu2 amat, dibilang action kok ya nggak tegang2 amat, dibilang action-komedi juga kurang pantes. Sebagai perbandingan, film “Die Hard 3”: film action-komedi yang menurut gue bagus. Banyak dialog lucu antara si Bruce Willis si polisi nekad vs si Samuel L. Jackson , orang biasa2 aja yang bete karena kejebur masalah tanpa tahu ujung pangkalnya. Actionnya juga tegang banget, karena berurusan sama bom dan teka-teki aneh. Sedangkan di Mr. & Mrs. Smith ini, udah dialognya biasa aja, tokoh sidekicknya kurang menarik, adegan action nya juga standard. Yang layak catet paling cuma adegan kejar-kejaran mobil di akhir film , itupun diselipin jurus basi dari film ke film, yaitu mobil jagoan yang lagi ngebut tiba2 berputar 180 derajat untuk nembakin para penjahat yang mengejarnya. Gue pertama kali liat adegan ini di film “Cobra” (Stallone, 80-an), abis itu cukup sering ditiru-tiru sana-sini (termasuk di Die Hard 3 juga sih).

Belum lagi sejumlah kejanggalan yang nggak masuk logika, untuk ukuran film Hollywood sekalipun. Contohnya: oven ajaib berisi kumpulan senjata yang bisa dibuka dengan kode rahasia ==> gimana caranya Angie masang alat itu di rumah tanpa ketahuan suami? Trus, masa iya sih, pembunuh bayaran profesional bisa segitu teledornya memutuskan kawin sama seseorang tanpa ngecek latar belakangnya, minimal tau apa profesinya? Dari segi continuity juga ada lubang; mobil station wagon milik Angie yang udah ngusruk ke galian beberapa menit kemudian tampil mulus kembali seperti sedia kala. Atau jidat Angie yang siangnya lecet2 bekas kena roket, malemnya udah mulus lagi. Trus yang paling mendasar: kalo memang pihak agency kedua mempelai tersebut berniat membunuh mereka, ngapain juga harus repot pake assignment bohongan segala, kenapa nggak dari awal aja kirim sepasukan pembunuh, toh itu juga yang mereka lakukan di akhir film?

Anyway, walaupun nanggung, film ini adil buat para penonton. Yang cewek bisa ternganga2 nonton Brad Pitt, sementara sementara cowoknya silakan ngacai nonton Angie. Angie di sini emang tampil abis-abisan cantiknya, sampe kaya bukan manusia lagi. Udah gitu, ‘tuntutan peran‘ di film ini mengharuskan Angie pake baju2 modis yang seksi2, nggak kaya peran di Tomb Raider yang banyak guling-gulingan di tanah berdebu. No wonder si Jennifer sewot. Poor Jenny, dia nggak level lah dibandingin Angie. Dari peringkat FHM aja udah kalah jauuuuh… no. 1 vs. no. 41 gitu loh. Silakan bandingkan sendiri, kalo elo jadi Brad Pitt pilih yang mana:

Image hosted by Photobucket.com

Akhir kata, 3 bintang buat film ini. Walaupun nanggung, tapi kehadiran para pemainnya menghibur, dan yang penting… adil!

Tinggalkan komentar

24 Komentar

  1. ggggggggggaaaaaaaaaaaaauuuuuuuuuuuulllllllllllllllli love angelina jolieeeeeeeesexy n top bnget dekpan indonesia pux artis sperti dy y?????

    Suka

    Balas
  2. mbot said: *jadi curiga lagi…*

    sampe’ saat ini siy ngakunya homo (penyuka lelaki), tapi seneng liat cewek berbody bagus, jadi apa dong ? :p

    Suka

    Balas
  3. myshant said: gilak tuh body keren banget siygak kalah sama jessica alba *halah*

    *jadi curiga lagi…*

    Suka

    Balas
  4. kok bisa siy, aku ketinggalan review-an yg ini ..hihihitelat banget deh !!tapi di pelem ini aku ngeces liat si angelina jolie kok, gilak tuh body keren banget siygak kalah sama jessica alba *halah*

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Komentar Terbaru

    apinn95 di [2012-003] Mau gampang? Ya jan…
    Sandra Buana Sari di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    mbot di Manusia Ibarat Kertas…
    ganganjanuar di Manusia Ibarat Kertas…
    omnduut di Manusia Ibarat Kertas…
    Rezky Yayang Yakhami… di Kenapa Orang Tersinggung?
    fe13bi di Kenapa Orang Tersinggung?
    mbot di Kenapa Orang Tersinggung?
  • Terfavorit

  • Terbanyak diklik

  • Masukin email lu di sini agar dapat notifikasi tiap kali ada tulisan baru

    Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

  • Twitnya @mbot

  • Agung ‘si mbot’ Nugroho

  • Jepret!

    Dia nggak bilang pejalan kakinya manusia kan... Siapa tau yang dimaksud tokek. 
#spanduk #koplak #superindo #tokek #pengumuman #tebet Hati2 kalo nanya sama psikolog asal jeplak gini

#whatsapp #psikolog #chat #konsultasi Kamu seperti... #jemuran #hujan #inget #gombal #meme Silakan add, @bangjoni udah live di Line! Pentingnya grammar
#stiker #sticker #grammar #fail #jakarta #traffic #car Bang Joni akan live di Line! 
#chat #bangjoni One question: HOW? 
#bajaj #jakarta #parkir #got #ajaib #koplak Psychology Class of 91 Silvery Reunion. 
Reunion, reunited. Today. 
#reunion #friends #ui #psikologiui #psikologi #silvery Simbol status
#rokok #cukai #50ribu #harga #meme
  • Arsip

  • Penunggu blog ini

    mbot

    mbot

    Seorang pegawai biasa-biasa aja

    Layanan Terverifikasi

    Tampilkan Profil Lengkap →

  • RSS Nonton Deh!

    • Parodi Film: Suicide Squad (2016) 14 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Amanda Waller, pejabat intelijen, presentasi di depan sekumpulan pejabat militer. AMANDA: “Kita beruntung Superman yang barusan ini, yang sekarang lagi mati suri dan dipastikan akan hidup kembali dalam film berikut karena demikianlah pakem da […]
    • Parodi Film: Bangkit (2016) 12 Agustus 2016
      SPOILER ALERT!Jangan baca kalo masih ingin penasaran dengan cerita film ini.SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!SPOILER ALERT!Ada bus kejeblos jurang. Muncul sang pahlawan, anggota Basarnas, bernama Addri. Ya, dengan 2 huruf D. Addri: “Saya akan menyelamatkan Anda semua, satu per satu. Kita mulai dari wanita dan anak-anak!”Beberapa menit kemudian, hampir semua penum […]
    • Kalo Fans Turun Tangan Ngeberesin Trailer Film 15 Mei 2016
      Hari gini, jadi produsen film 'mainstream' itu semakin nggak gampang. Masalahnya, software pembuat film makin gampang didapat, film bisa dibikin secara "rumahan" dan akibatnya: penonton makin kritis. Sepuluh tahun lalu, saat produsen film melempar trailer promosi ke pasar, kemungkinannya cuma dua: orang tertarik atau nggak tertarik. Sekar […]
    • Review: My Stupid Boss (2016) 14 Mei 2016
      Nggak kerasa udah 7 tahun sejak gue pertama kali bikin review tentang buku My Stupid Boss. Dalam kurun waktu tersebut bukunya udah masuk jilid 5, plus sempet ada antologi cerita boss-boss bego kiriman pembaca juga, dan… difilmkan!Kemarin gue kembali beruntung dapet kesempatan nonton premiere film My Stupid Boss the Movie, sebagai (kalo nggak salah) premiere […]
    • Review: 5th Wave (2016) 17 Januari 2016
      Coba deh tonton trailer film ini:Action? Check.Alien? Check.Chloë Grace Moretz? Check.Jelas, gue langsung memutuskan nonton.Ekspektasi gue adalah film sejenis Battle Los Angeles (2011) atau War of the Worlds (2005) atau Independence Day (1996), tentang bumi yang diserang alien jahat dan berisi adegan-adegan perang seru.Begitu filmnya mulai, adegan dibuka den […]
    • Review: Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) 5 Januari 2016
      Tentang kenapa di sini kaum Cina ‘diperlakukan khusus’ adalah pertanyaan yang belum berhasil gue temuin jawabannya. Kenapa kita bisa santai bilang, “Si Joko Jawa, Si Tigor Batak, Si Asep orang Sunda,” tapi giliran “Si Ling Ling” mendadak kagok, lantas jadi nginggris: “Chinese”? Atau yang lebih absurd lagi: pencanangan sebutan Cina diganti jadi Tionghoa oleh […]
    • Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran 9 April 2015
      Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol. Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 […]
    • Review: Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) 6 April 2015
      Baru kali ini gue sampe merasa perlu "belajar" dulu sebelum nonton film. Ada dua pemicunya. Pengalaman nonton film Lincoln: udah mana pengetahuan gue tentang sejarah Amerika minim banget, cuma ngerti Lincoln itu anti perbudakan dan matinya ditembak, eh di filmnya muncul tokoh banyak banget yang mukanya nampak sama semua karena rata-rata berewokan.  […]
    • Battle of Surabaya: Menikmati Seriusnya Proses Jualan Film 23 Maret 2015
      Seumur-umur jadi penggemar film Indonesia, baru kali ini gue ngelihat film yang upaya pemasarannya seserius ini. Bayangin aja, filmnya belum jadi, tapi trailernya udah didaftarin ikut lomba. Eh, masuk nominasi di Golden Trailer Award, bahkan menang di International Movie Trailer Festival. Ngomong-ngomong, baru sekarang loh gue tau ada festival untuk trailer […]
    • Preview: Tomorrowland (2015) 11 Maret 2015
      Gue pertama kali nonton teaser trailer film ini tahun lalu, dan langsung memutuskan akan nonton. Adegannya bikin penasaran banget: ada seorang cewek ABG yang mendadak bisa pindah lokasi saat menyentuh sebuah pin berlogo T. Pin apa itu? Kenapa dia bisa mindahin orang? Pindahnya ke mana? Sukses banget trailernya bikin orang penasaran ingin nonton film ini.Baru […]
  • RSS Bisnis bareng Ida Yuk!

    • Banyak orang gagal jalanin MLM? Bukan..mereka BERHENTI. 1 September 2016
      'Udah pernah join dulu mbak, tapi gagal….’ Pernah denger kalimat ini saat mengajak seseorang join oriflame? Saya sering..  Alasan ‘kegagalan’-nya macam-macam.. Ada yg karena modalnya mandeg gara-gara jualan produk oriflamenya sistem hutang maka menilai bisnisnya gagal , ada yg ditolak 10 orang lalu merasa gak bakat dan gagal, ada yg gak naik-naik level […]
    • Konsultan Oriflame seperti siapakah Anda: Neil Armstrong atau Lance Armstrong? 26 Agustus 2016
      Ada dua orang Armstrong yang menempati ruang khusus di hati rakyat Amerika. Keduanya berjasa, telah terbukti komitmennya, dan menunjukkan keberanian yang menginspirasi banyak orang. Namun, kisah mereka memiliki akhir yang berbeda.Yang pertama adalah Neil Armstrong, astronot Amerika. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, namanya kondang ke se […]
    • Bangga Jualan, Sekarang Juga! 25 Agustus 2016
      "Malu Jualan", barengan sama "Gampang Percaya Hoax" dan "Jam Karet"adalah kebiasaan-kebiasaan yang penting segera diberantas karena bikin Indonesia susah maju. Tapi "Malu Jualan" adalah yang paling parah. Beberapa waktu lalu, seorang teman yang lama nggak kedengeran kabarnya tiba-tiba muncul dengan pertanyaan, "Gu […]
    • Kerja Oriflame itu seperti apa sih? 24 Agustus 2016
      Dulu, waktu pertama kali baca tentang Oriflame, liat cerita sukses para top leader yang berhasil dapat penghasilan bulanan hingga puluhan juta, dapat mobil, jalan-jalan ke luar negeri, aku bertanya-tanya, "Ini kerjanya gimana sih sebenernya? Kok kayaknya seru banget. Nggak harus terikat jam kerja kayak kantoran tapi bisa pada punya uang jutaan!" Se […]
    • Skin Pro Oriflame, Membersihkan Wajah 5x Lebih Bersih 23 Agustus 2016
      Membersihkan wajah itu penting! Aku menyarankan metode 2 langkah untuk pembersihan wajah, yaitu: 1. Susu Pembersih 2. Toner Untuk menuntaskan pembersihan, kita mencuci muka menggunakan sabun muka yang sesuai dengan jenis kulit. Cuci muka pakai tangan saja hasilnya ternyata kurang maksimal, karena kotoran dalam pori-pori tidak bisa terangkat sepenuhnya. Orifl […]
    • Edukasi MLM untuk Abang Gojek 22 Agustus 2016
      Aku baru pulang dari training skin care di Oriflame Daan Mogot. Pulangnya seperti biasa panggil Gojek. Di jalan, abang Gojeknya tanya, kenapa ramai sekali kantor Oriflame Daan Mogot hari itu. Rupanya dia biasa mangkal di depan kantor Oriflame dan keramaian hari itu lebih dari biasanya. Aku bilang, habis ada training besar, yang pesertanya sampai 300 orang. T […]
    • Scrub Bibir ala Ida dengan Tendercare dari Oriflame 21 Agustus 2016
      Banyak downline dan pelanggan yang menanyakan, apakah Oriflame sudah mengeluarkan produk scrub untuk bibir. Sayangnya, sampai hari ini belum. Tapi kita bisa membuat scrub bibir sendiri lho, dengan memanfaatkan produk andalan Oriflame, si kecil mungil ajaib Tendercare. Silakan tonton videonya ya! Bonus: Di menit 4:55 ada kejutan khusus gara-gara shootingnya d […]
    • NovAge, Skin Care favorite aku! 19 Agustus 2016
      Soal urusan merawat wajah, aku udah buktiin sendiri deh pokoknya. Produk Oriflame yg sesuai kalau dipakainya secara KONSISTEN dan SABAR, hasilnya beneran NYATA. Sebagai yg kulit wajahnya cukup rewel--sensitif maksudnya, aku dulu takut sekali coba sembarang skin care. Soalnya salah-salah pakai produk pastiii jerawatan dan bruntusan. Ah sedih deh pokoknya. Mak […]
    • Oriflame bagi-bagi Tab Advan, ini pemenang dari teamkuu.. :-) 17 Agustus 2016
      Bulan April 2016 lalu Oriflame bikin challenge KEREN BANGET!Apalagi kalau gak bagi-bagi hadiah kan? Judul challenge-nya 'NOW OR NEVER'.Persyaratannya bisa dibilang MUDAH SEKALI lho. Para konsultan yang ingin dapat hadiah ini cukup meraih level baru 9% atau 12% atau 15% di bulan April 2016, lalu mempertahankannya di bulan berikutnya. Serta ada syara […]
    • Merawat wajah itu SABAR dan KONSISTEN. 20 Juni 2016
      Yang namanya perawatan kulit wajah itu BUTUH WAKTU ya teman2. Minimal banget hasil mulai terlihat nyata pada minggu ke 4 ya.. sekitar 28 hari, sesuai siklus pergantian kulit kita. Baca lagi, aku tulis-- 'MULAI terlihat nyata'. Bukan berarti langsung tau2 muka berubaaaaah gitu. Gak bisa. Tapi umumnya akan terlihat perbedaan pada minggu ke 4. Apalagi […]
%d blogger menyukai ini: