A Thank You note


Sori banget,
baru sekarang gue sempet nulis a proper thank you note buat kalian semua, para multipliers yang bener-bener udah menciptakan miracle di rangkaian acara pernikahan gue.

Khusus buat Ari, yang udah bersusah-payah survey piala, ngumpulin foto, dan mengkoordinir kedatangan para multipliers, yang gue tau pasti menghabiskan banyak waktu dan tentunya pulsa HP, gue dan Ida mengucapkan

thank you very very very much
we owe you big time!

Juga buat Bayu, one of my oldest contact in this multiply world yang dengan cucuran darah keringat dan air mata dalam arti nyaris harfiah udah ngedesainin kado istimewa khas multipliers, thanks a lot, bro!

For the rest of the gank, yang udah bela-belain macet-macetan, panas-panasan, capek-capek dateng baik ke acara serah-serahan, acara resepsi pernikahan, acara dinner bareng di sierra, yang gue tau besokannya pasti jadi pada ngantuk di kantor, maupun yang nggak sempet / nggak bisa dateng tapi gue tau banget udah niat / udah urun rembug soal piala dan kado, udah mengirimkan doa dan ucapan selamat buat gue dan Ida, dan udah nulis journal-journal seru dan upload album-album foto keren selama acara 2-3 Juli kemarin di Bandung, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan amiiin untuk doa-doanya.

You know what?
Seeing a multiply people in person is like watching a novel adapted into a movie.

You read their story, and then you begin to imagine
you imagine how these people talk, walk, shake hands, smile, and interact.

Most of the time, the adaptation failed
because our imagination flies higher than reality

But on July 2nd and 3rd,
I saw the best adaptation ever

That was the time when reality is no longer virtual
and went beyond the wildest imagination.

I thank God I was there
to witness the big family gathered
and realize one more time
that miracles do happen!

Thank you, guys!

Image: desain kartu ucapan terima kasih di souvenir gue.

Iklan
Tinggalkan komentar

28 Komentar

  1. mbot said: Seeing a multiply people in person is like watching a novel adapted into a movie

    yes …gue setuju yg ini ..dan bener, mereka2 ini ternyata hasil adaptasi yg luar biasa gila …hehe*ini orang bank salah itung-itungan kok malah pinter bikin puisi ?*

    Suka

    Balas
  2. srisariningdiyah said: *gue berasa maen lenong nih

    setujuuuuuuuu*ups! salah quote!!*:))

    Suka

    Balas
  3. imazahra said: Ini dia neh, penonton mah setuju banget ^_^”Persahabatan ibarat biji-biji mutiara yang dirangkai indah menghasilkan seuntai kalung kebahagiaan, karena saling melekat disatukan oleh tali saling pengertian dan memberi-menerima”.*kata mutiara yg mendadak muncul begitu saja, tapi kepanjangan yah 😦 *

    Bak mutu manikam yang berpendaran, tertali temali oleh benang merah cinta…biarpun lazuardi, zamrud atau apapun bentuknya, persaudaraan ibarat batu mulia yang harus terus dipelihara kekilauannya sampai akhir zaman..(eeee,..jaraaannn..kok jadi melow guslow gene)

    Suka

    Balas
  4. srisariningdiyah said: kita pan sudara, jadi ya why not atuh, berbuat sesuatu untuk sudara sendiri….. ye gak penongton????

    Ini dia neh, penonton mah setuju banget ^_^”Persahabatan ibarat biji-biji mutiara yang dirangkai indah menghasilkan seuntai kalung kebahagiaan, karena saling melekat disatukan oleh tali saling pengertian dan memberi-menerima”.*kata mutiara yg mendadak muncul begitu saja, tapi kepanjangan yah 😦 *

    Suka

    Balas
  5. lho kog gue baru liat ini jurnal ya????*celingak-celinguk* nguk nguk nguk… :pmakasi juga yaaaaa Ida & Agung ….. gue jadi malu gini disebut duluan namanya di jurnal… ih… padahal kan gue pemalu banget *walopun toa-nya kenceng*…hihi… gue cuma mao bilang…. semua yang gue lakukan gak ada gunanya dan gak berarti tanpa semua rekan2 yang berkiprah langsung dalam urun rembug, kasi pendapat, ‘ngingetin gue, dan banyak lagi lah…. gue rasa semua rekan sama besar perannya, to make this happened….,… seperti Nena & Rully yang begitu besar pengorbanannya ‘nyupir untuk malem2 jalan bareng ke Bandung setelah sebelumnya rela meng-iya-kan usul gue untuk menjemput oom Sigit dari bandara untuk langsung diculik ke Bandung… seperti Tei yang rela minjemin handuk buat gue & rumahnya dijadikan markas multipliers gilak serta rela menjadi sekretaris pribadi gue selama ‘nyupir, terutama dalam membalas sms-sms dari para pria ganteng dimana pun kalian berada *ini sumpah bo’ong banget*…. seperti Winda yang udah rela juga mengorbankan waktunya untuk antar jemput rekan-rekan dari luar kota …. subuh-subuh coyyyy…. seperti oom Mbong yang rela juga meninggalkan sejenak keluarganya yang jelas-jelas ada acara, demi ketemu rekan-rekan semua di Bandung….aduh semuanya deh….. gue yakin perlu jurnal satu-persatu buat gue untuk menceritakan secara detail tentang mereka… *jadi ide neh* mwehehheehuiehiaheia….Yang penting mah… kita pan sudara, jadi ya why not atuh, berbuat sesuatu untuk sudara sendiri….. ye gak penongton????*gue berasa maen lenong nih

    Suka

    Balas
  6. mbot said: Seeing a multiply people in person is like watching a novel adapted into a movie. You read their story, and then you begin to imagineyou imagine how these people talk, walk, shake hands, smile, and interact.Most of the time, the adaptation failedbecause our imagination flies higher than realityBut on July 2nd and 3rd, I saw the best adaptation everThat was the time when reality is no longer virtualand went beyond the wildest imagination. I thank God I was thereto witness the big family gatheredand realize one more timethat miracles do happen!Thank you, guys!

    duh beneran jadi terharu lagi dan lagi dan lagi….makasih banyak ya mas agung, ida…kemaren aku bener2 had a great time…thanks again!

    Suka

    Balas
  7. hik hik hik….sedih deh gak bisa datang.doanya telat gak papa kan?hope God gives all the blessing for your wed for the rest of ur life.

    Suka

    Balas
  8. agung ida,kita semua yang makasih ke kalian….maaf ya gw ga dateng ke resepsicm sempet ke siera doang….

    Suka

    Balas

Ada komentar?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: